ULAMA SALAFY – WAHABI: ABU JAHAL LEBIH BERIMAN DARI PADA KAUM MUSLIM YANG BERTAWASUL

Posted: November 22, 2012 in FATWA ANEH WAHABI, KENAPA KELUAR DARI SALAFY ?

saudi-king-abdullah-with-Bush

ULAMA WAHABI DAN KITABNYA YANG PALING NGACO DAN MENYESATKAN

KITAB “KAIFA NAFHAM AT-TAUHID” [BAGAIMANA KALIAN MEMAHAMI TAUHID] MUHAMMAD AHMAD BASYAMIL TAHUN CETAKAN 1406 H

Muhammad Ahmad Basyamil lahir tahun 1915 M/1336 H. Dia seorang yatimpada usia delapan tahun. Dia adalah ulama wahabi, murid dari Muhammad bin Ibrahim Alu asy-Syaikh, murid dari Abdulloh bin Muhammad bin Hamid, juga murid dari Abdul ‘Azoz bin Abdulloh bin Baz.

kitab tauhid wahabi -1
Sobat fillah, jika kita membaca kitab tersebut pada halaman 4 [empat], kita akan menemukan ungkapan yang menggambarkan keilmuan si penulis kitab [Muhammad Ahmad Basyamil] dalam mukaddimahnya sbb:
kitab tauhid wahabi

Terjemahan scan kitab yg berwarna kuning:

“Sesungguhnya pada umumnya umat islam adalah orang-orang bodoh, tidak mengetahui makna hakikat ibadah. Mereka menghadapkan diri dengan ibadanya kepada selain Allah (karena kebodohannya). Maka jatuhlah mereka dalam perbuatan syirik dan keluar dari jalan (agama).”

“Dan hal itu karena mereka menghadapkan diri dengan penuh rasa takut dan khudhu’ [merendahkan diri] kepada kuburan para Nabi, para wali dan para orang-orang sholih, dengan berdo’a dan beristighotsah, memotong hewan dan bernadzar, bertowaf dan menginap dikuburan [karena memuliakan] sebagaimana mereka bertowaf di Ka’bah yang mulia. Dan ini adalah ibadah yang mereka namakan tabaruk [mengambil berkah] dan tawasul [menjadikan perantara].”

Namun betapa kagetnya kita setelah membaca kalimat pada halaman 12 tentang “TAUHID ABU JAHAL DAN ABU LAHAB”.

“Abu Jahal dan Abu Lahab dan orang-orang yang berada dalam agama musyrik mereka, mereka adalah beriman kepada Allah, dan mentauhidkan rububiyahnya, sebagai yang mencipta, yang memberi rizki, yang menghidupkan dan yang mematikan, yang memberi mudhorot & manfaat, mereka tidak menyekutukan Nya dalam hal itu sedikitpun”.

“Aneh dan ganjil, ternyata Abu Jahal dan Abu Lahab lebih banyak tauhidnya kepada Allah dan lebih murni imannya kepada-Nya dari pada kaum Muslimin yang bertawassul dengan para wali dan orang-orang shaleh dan memohon pertolongan dengg perantara mereka kepada Allah. Ternyata Abu Jahal dan Abu Lahab lebih banyak tauhidnya dan lebih tulus imannya dari mereka kaum Muslimin yg mengucapkan “La’ilaha illallah Muhammadar Rasulullah” (tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad Rasul Allah)” Wallahu a’lam bish-Shawab

☆☆ TIPU DAYA IBLIS ☆☆

◎ Iblis menjelma sebagai Seorang Syech Tua dan mengaku dari Najd, serta mendukung Abu jahal

رواه الإمام محمد بن إسحاق بن يسار صاحب ” المغازي ”

Hadis diriwayatkan oleh Imam Muhammad bin lshaq bin Yasar, penulis kitab Al-Magazi.

◎ Di kisahkan sekelompok orang dari kalangan Pembesar Kafir Quraisy mengadakan pertemuan di Darun Nudwah.
Kemudian Iblis muncul di kalangan mereka dalam wujud seorang syech yang berwibawa.

Ketika mereka melihatnya, mereka berkata;
“Siapakah anda ini..??”.

Iblis yang berupa orang tua itu menjawab;
“Aku seseorang dari Najd…,
Aku mendengar bahwa kalian mengadakan pertemuan,
Maka aku berkeinginan untuk menghadiri pertemuan ini,
Dan saran serta pendapatku nanti niscaya tidak akan mengecewakan kalian.

Mereka berkata;
“Kalau begitu, silakan masuk..!!”.

Maka iblis pun bergabung bersama dengan mereka.

Iblis membuka pembicaraannya;
“Sampaikanlah pendapat kalian terhadap lelaki itu (maksudnya Nabi Saw ),
Demi Allah, telah dekat waktunya dia akan menyaingi urusan kalian dengan urusannya.

Seseorang di antara mereka berkata;
“Ikat dan Penjarakanlah dia ( Nabi Saw ), kemudian tunggulah saat kematiannya ,
Sebagaimana telah mati orang-orang yang sebelumnya yang semisal denganNya dari kalangan ahli sya’ir,
Seperti Zuhair dan Nabigah.
Sesungguhnya dia hanyalah salah seorang dari mereka.

Maka Iblis (yang berupa seorang tua dari Najd itu) menjerit seraya berkata;
Demi Allah, ini bukanlah pendapat yang tepat .
Demi Allah, Tuhannya kelak benar-benar akan membebaskannya, untuk dikembalikan lagi, kepada para sahabatnya.
Dan dalam waktu yang dekat para sahabatnya pasti akan berhamburan untuk membebaskannya dari kalian,
Dan para sahabatnya siap membelanya dari perbuatan kalian.

Maka saya tidak dapat menjamin keselamatan kalian,
Mereka pasti akan mengusir kalian dari negeri kalian sendiri.

Orang-orang dalam pertemuan itu berkata;
“Orang tua ini benar…!!”.

Maka katakanlah pendapat kalian yang lainnya kata Iblis.

Salah seorang dari mereka ada yang mengatakan;
Kita usir saja dia sehingga kita terbebas darinya, karena sesungguhnya apabila dia telah diusir,
Niscaya tidak akan membahayakan kalian apa yang diper­buatnya di mana pun ia berada selama jauh dari kalian,
Dan urusannya bukan lagi di antara kalian, tetapi di kalangan orang lain.

Iblis berkata;
“Demi Allah, ini pun bukan pendapat yang tepat bagi kalian, bukankah kalian telah mendengar sendiri tutur katanya yang indah dan ucapanya yang fasih sehingga dapat mengetuk hati orang yang mendengar pembicaraannya..!!,
Demi Allah, seandainya kalian melakukan hal itu, dan dia menyeru orang-orang Arab, niscaya semua orang Arab akan mendukungnya.
Kemudian mereka benar-benar akan datang kepada kalian untuk mengusir kalian dari negeri kalian dan membunuh para pemimpin kalian.

Mereka berkata;
“Benar apa yang dikatakannya”.

Kemudian Iblis berkata:
“Demi Allah. Maka katakanlah pendapat lainnya…!!”.

Abu Jahal mengemukakan pendapatnya;
Demi Tuhan, sesungguhnya aku menyarankan kepada kalian suatu pendapat yang belum kalian sadari sebelumnya.!”.

Menurutku tiada pendapat lain kecuali yang akan kukemukakan.

Mereka berkata;
“Pendapat apakah itu…??”.

Abu Jahal berkata;
“Kalian harus mengambil seorang pemuda yang kuat dan tangkas dari setiap suku.
Kemudian setiap pemuda dipersenjatai dengan pedang yang tajam, lalu mereka memukulnya secara beramai-ramai dan bersama-sama dengan sekali pukul.
Apabila dia (Muhammad) terbunuh, maka darahnya terbagi-bagi di kalangan semua suku yang terlibat.
Maka menurut dugaanku Bani Hasyim tidak akan kuat berperang menghadapi semua suku Quraisy.

Maka orang tua dari Najd itu berkata;
“Ini baru suatu pendapat yang jitu,
Demi Allah. Menurutku pendapat yang terbaik adalah apa yang baru dikemukakan oleh orang ini(abu jahal)”.

Maka mereka bubar dengan kesepakatan atas usul Abu Jahal itu.

Kemudian Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw dan memerintahkan kepadanya agar jangan menginap di tempat tidur yang biasa ditempatinya,
Dan memberitahukan kepadanya tentang tipu muslihat dan tipu daya yang akan dilakukan oleh kaumnya.
Pada malam itu Rasulullah Saw tidak menginap di rumahnya,
Dan saat itu juga Allah memerintahkan kepadanya untuk berhijrah,
Lalu Allah menurunkan kepadanya surat Al-Anfal setibanya di Madinah.

وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu.
Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.
(Qs: Al-Anfal: 30)

والله أعلم….

☆ Di Kutib dari Tafsir Ibnu Katsir surat Al-Anfal: 30.

Tafsir Ibnu Katsir - Iblis Mendukung Abu Jahal Membunuh Nabi saw

Source: Ust. Ibnu Mas’ud & Habib Hasan Baroom

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s