SALING BERMUSUHAN : PERMASALAHAN RODJA, FIRANDA DENGAN PARA MASYAIKH SALAFY

Posted: Maret 1, 2013 in SESAMA SALAFY SALING MENCACI & MEMUSUHI

salafy - wahabi

Permusuhan & kebencian Salafy tidak hanya terkenal diluar golongan Salafy, akan tetapi dalam tubuh intern Salafy pun demikian, sudah sejak lama antar Salafy tidak ada ke akuran, masing – masing dari mereka merasa berada di pihak yang paling benar, bahkan di antara mereka saling menuduh ahli bid’ah, padahal mereka mengaku golongan Salafy yang memang merasa golongan yang paling bersih daripada bid’ah, berikut ini kami angkat postingan dari website Salafy pada website/blog fakta.blogsome.com untuk lebih jelasnya silahkan anda ke link tsb.

Tulisan ini 100% di ambil dari blog Salafy sendiri [sumber ada paling bawah], sebagai nasehat (umumnya kepada kita semua) agar bercermin untuk membenahi & memperbaiki permasalahan yang ada di tubuh ‘internal’ sebelum membenahi atau memperbaiki diluar golongannya (external).

Bismillahirrohmanirrohim.

Top

Sejarah, Pelajaran sangat berHARGA…

Kegagalan Pertama, Merekonsiliasi Al Ustadz Askary

Alhamdulillah sampai saat ini linknya belum dihapus, tidak ada transaksional pragmatis (kategori: manhaj) dan masih normal untuk diakses oleh umat:

http://salafybpp.com/index.php/manhaj-salaf/129-dusta-firanda-ditengah-badai-fitnah-yang-sedang-melanda-bag-1

http://salafybpp.com/index.php/manhaj-salaf/81-mendudukkan-rekomendasi-para-ulama

http://salafybpp.com/index.php/manhaj-salaf/117-dusta-firanda-ditengah-badai-fitnah-yang-sedang-melanda-bag-2

http://salafybpp.com/index.php/manhaj-salaf/124-dusta-firanda-ditengah-badai-fitnah-yang-sedang-melanda-bag-3

gb1_resize

Gambar 1. Screenshot termasuk yang paling fajir, paling buruk dan pendusta…

http://salafybpp.com/index.php/manhaj-salaf/118-catatan-kecil-untuk-seorang-calon-doktor

http://salafybpp.com/index.php/manhaj-salaf/120-kronologi-rencana-pertemuan-bersama-para-masayikh

Kegagalan Kedua, Merekonsiliasi Al Ustadz Luqman

Alhamdulillah file rekaman dialognya sampai saat ini juga tidak ada segel larangan untuk didengar atau ada DEAL DELETE, kesepakatan (kategori:manhaj) untuk dihapus bersama…

http://goo.gl/vCDAr

http://goo.gl/BDDiL

Pada dialog (kategori:manhaj) di atas Firanda juga mengungkapkan tawaran transaksional-pragmatis, sebuah pesan melalui Al Ustadz Luqman agar Al Ustadz Askary menghapus bantahannya dan demikian pula sebaliknya, Firanda akan menghapus tulisannya…sebuah tawaran “berdamai” yang diabaikan begitu saja tanpa pertimbangan apapun..

Kegigihan Firanda

Belajar dari pengalaman 3 kegagalan yang lalu, proposal ishlah dan kerjasama tidak lagi dilakukan dengan kedua ustadz di atas tetapi ditawarkan kepada AMDz,

gb2

Gambar 2. Screenshot Proposal (Kategori:Manhaj) Firanda. Nasehat Syaikh Al-Fauzan dimajukan agar para dai ahlus sunnah bersatu Tak main-main, Asy Syaikh Sholeh Al Fauzan yang dijadikan dasar hukum ishlahnya …

Firanda dalam tulisannya menyoal tanya jawab AMDz soal manhaj pengisi Rodja yang menyimpang dan sebagiannya tidak jelas:

gb3

Gambar 3. Screenshot orang di dalam radio Rodja sebagian manhajnya tidak benar dan sebagiannya tidak jelas, kata AMDz

Sampai di sini, baik dari sisi Firanda maupun dari sudut pandang AMDz, persoalan Rodja diakui sebagai perselisihan manhaji.

Untuk mengegolkan proposalnya, Firanda tak luput meyakinkan pembacanya, betapa sedikitnya masyayikh yang berseberangan dengan pihaknya…

gb4

Gambar 4. Screenshot Syaikh Sholeh Fauzan ternyata manhaj dan metodenya tidak sama dengan manhaj kalian! Tegas Firanda

Tetapi benarkah Syaikh Sholeh Al Fauzan semanhaj dengan kubu Firanda seperti yang ingin dia kesankan kepada umat? Atau justru ulama Rodja cs yang menjadi korban “gaya tahdzir” Syaikh Al Fauzan? Simak saja…

Wallahi lihatlah ya ikhwah bagaimana mungkin orang sekelas Firanda (yang amat sangat tidak ma’ruf di kalangan Salafiyun Ahlussunnah di berbagai penjuru dunia) bersikap lancang dengan menghukumi Syaikh Abdullah Al-Bukhari dan Syaikh Ahmad Bazmuul sebagai tidak ma’ruf Dalam keadaan Salafiyyun Ahlussunnah di berbagai belahan dunia menjadi ma’ruf dengan berbagai bukti penyimpangan dan kesesatan Ali Hasan Al Halaby dan Ibrahim Ar Ruhaily dari bantahan-bantahan beliau berdua hafizhahumallah?! Perhatikanlah kelancangannya yang melampaui batas ini untuk memalingkan dan menjauhkan Ahlussunnah dari bantahan kedua ulama tersebut yang secara tandas menelanjangi kesesatan dua tokoh besarnya!

gb5

Gambar 5. Screenshot fb Rodja. Streaming Rodja, Badrusalam dan Ar Ruhaily yang menyimpang yang telah dibantah oleh beberapa masyaikh, Syaikh Robi’, Syaikh ‘Ubaid Al Jabiry, Syaikh Muhammad bin Hady & Syaikh Abdullah Al Bukhary

Apakah pernyataan Firanda tersebut tidak mampu membuat Ahlussunnah tersentak dan terbangun dari tidurnya? Apakah peremehannya tersebut tidak mampu membuat Ahlussunnah bangkit berdiri menghadang makar jahat si durjana ini???! Lalu dimana kecemburuan dan pembelaan kalian manakala melihat dan mendengar dilecehkannya para ulamanya yang berdiri menghadapi serbuan para penyesat umat dalam rangka melindungi kaum muslimin?? Di saat beliau hafizhahumallah berjuang dengan segala resikonya, di saat yang sama pula kita dipertontonkan deal-deal basa-basi dan transaksi pragmatis dengan si khabits peleceh lagi fajir semacam Firanda  ini dalam urusan dakwah dan kebenaran Allahumma…

Tidak cukup itu, bahkan Firanda dengan tandas menyatakan bahwa pentahdzir Rodja hanyalah mengikuti prasangka dan dugaan saja!!

gb6

Gambar 6. Maka kami ingin buktinya, sebutkan link-link para ustadz radiorodja!! Tantang Firanda

Secara khusus pesan utama dikirimkan kepada AMDz, Firanda mempublikasikan pernyataan Syaikh Al Fauzan yang meminta agar dia dengan AMDz bisa berdamai dan bersatu dan pernyataan Firanda tersebut dinukil ulang oleh AMDz sebagai penegasan betapa pentingnya hal ini

gb7

Gambar 7. Apa yang harus kami lakukan terhadap shahabat kami ini (Dzulqornain) Berdamailah…saling bersatulah

Walaupun AMDz sempat pula mengeluarkan gertakan “berasap” pekat…

gb8

Gambar 8. Screenshot (lepas dari persoalan dialognya dengan Syaikh Fauzan nantinya) walaupun Firanda atau yang lainnya tidak ada yang menuntut, secara syar’i AMDz tetap wajib untuk membuktikan tuduhannya kalau tidak ingin dicap sebagai…

Kalau memang persoalan pribadi, kenapa mengancam untuk diungkapkan? Mestinya disembunyikan. Tetapi jika manhaj (dan memang manhaj sebagaimana diakui keduanya) yang menjadi masalahnya, adalah menjadi hal yang sangat aneh bahwa setelah mengeluarkan ancaman berupa kemampuan beliau dalam membeberkan, menyingkap, secara detail dan rinci kesalahan Rodja dan Firanda masih pula dilontarkan tawaran “berasap” damai…

“Apakah beliau sudah memandang bahwa Saya perlu menguraikan kesalahan-kesalahan Rodja secara detail? Apakah beliau siap membaca detail jawaban terhadap tulisannya?”

Bukan hanya mengiming-imingi umat dengan janji-janji semata, bahkan inilah yang ditunggu-tunggu oleh umat setelah AMDz memamerkan dan menyebarluaskan pernyataan “menggiurkan”  seperti di atas tentang kesangatmampuan beliau dalam menjawab, merinci dan menyingkap kesalahan-kesalahan dai Rodja dan Firanda !

Lalu apa urusannya dengan siap atau tidak siapnya Firanda, jika memang secara manhaji Firanda memiliki sekian banyak kesalahan?! Apakah tidak cukup bukti dan belum saatnya umat mengetahui rincian kejahatan Firanda walaupun Syaikh Abdullah Al Bukhari telah mentahdzirnya sedemikian keras? Dan bukankah itu merupakan kewajiban untuk beramar ma’ruf nahi munkar  bagi siapa yang (mengaku) mengetahuinya secara rinci dan detail? Lain masalah jika statemen-statemen di atas hanyalah hiasan dari gelembung besar balon yang berisi gas semata yang ringan tak berbobot dan kepala-kepala manusiapun mendongak ke atas, pandangan mata melihatnya membubung ke angkasa yang cukup hanya bermodal sebuah jarum kecil untuk membuatnya kempis tak berisi lagi?

Apakah hal yang bijak menggelitik pembaca dengan Rodja Fatamorgana (baca:harapan semu) memajukan pertanyaan menantang “SIAPKAH ANDA MENDENGAR JAWABAN?” Tetapi yang justru nampak adalah “TAWARAN UNTUK BERDAMAI DAN KETIDAKSIAPAN ANDA MENULISKAN JAWABAN SECARA RINCI DAN DETAIL KESALAHAN FIRANDA DAN KENAPA MENTAHDZIR RODJA (SESUAI DOSIS)”.

Di awal bantahan memang nampak suatu kesan perlawanan yang heroik sehingga bagi banyak pembaca – yang Nampak – adalah bantahan telak terhadap tulisan Firanda tetapi jika pembaca sedikit lebih jeli maka sesungguhnya ada point-point yang lebih krusial dan lebih parah keadaannya (kategori: manhaj) yang begitu saja diloloskan tanpa sanggahan apapun yang sesungguhnya lebih berhajat untuk dibantah, disingkap dan dijelaskan secara detail agar diketahui penyimpangannya oleh umat (karena para ulama Ahlussunnah telah berbicara dalam masalah tersebut) daripada menjawab tuduhan Firanda terhadap diri, secara pribadi. Apalagi jika membaca mulai poin ke Sembilan sampai akhir maka nampaklah bahwa bantahan tersebut hanyalah sebuah “hiasan” untuk sama-sama bermain mata mengatur pertandingan dengan skor kacamata, 0 – 0.

Allahu a’lam, tujuan yang nampak memang hanyalah untuk menggertak (bukanlah membantah dan menyingkap tuntas penyimpangan Rodja dan Firanda) agar diketahui oleh segenap umat, perhatikan pernyataan beliau sendiri “kalau mengikuti sulutan api yang ustadz Firanda kobarkan”, tetapi tujuan intinya adalah agar Firanda mencabut/menghapus tulisannya yang mana salah satu point yang diungkap Firanda agar AMDz berdamai mengikuti “nasehat” Syaikh Al Fauzan adalah fakta yang dia ungkap (dan yang tidak diungkap Firanda di depan Syaikh Al Fauzan adalah bahwa dirinya, Rodja beserta para da’inya adalah pendukung utama dakwah Ali Hasan Al Halabi Al Mubtadi’, ‘Ar’ur di negeri ini) bahwa AMDz mengajarkan kitab Al-Juwaini sebagaimana tudingannya:

gb9

Gambar 9. Screenshot Firanda mempertanyakan buku Ahlul Bid’ah yang diajarkan AMDz

Tuduhan Firanda terhadap Al Juwainy di atas perlu digaris merah dan dicermati dalam-dalam, simak pernyataan Al Allamah ‘Utsaimin di bawah ini: “Imamul Haramain Abdul Malik Bin Yusuf Abul Ma’aly Al-Juwainy yang wafat pada tahun 478H telah menulis sebuah risalah kecil tentang Ushulul Fiqih yang beliau beri judul Al Waraqat. RISALAH TERSEBUT TELAH DISYARAH OLEH BANYAK ULAMA, sedangkan ulama lain ada yang membuatkan nazham diantaranya Al Imrithy, Syarfudin Yahya bin Musa yang beliau ini merupakan salah seorang fuqaha bermazhab Syafi’i dari desa Imrith bagian timur Mesir” (Syarah Nazhmin Waraqat, hal.5, cetakan Darul Aqidah, 1423H)

Dan kami berharap tidak ada pembaca yang berprasangka bahwa penyimpangan RODJA (karena tantangan Firanda tidak khusus tertuju kepada AMDz) yang akan kita ungkap terkesan sebagai resep OD (Over Dosis) hanya karena  resep yang akan kita ungkapkan ini tidak dibahas oleh AMDz sesuai resep dosis tepat dalam pandangan beliau.

Allahu a’lam, kita semakin kuat melihat bahwa bukanlah perlawanan tuntas untuk menyingkap penyimpangan Rodja, Firanda dan para da’inya yang memang dimaukan oleh AMDz dari tulisan tanggapan beliau terhadap Firanda, jika tidak tentulah tidak perlu ada embel-embel transaksi “berasap” semacam ini…

”Kalau Ustadz Firanda mencabut tulisannya untuk melanjutkan nasihat Syaikh Shalih Al-Fauzan, insya Allah tulisan ini juga akan Saya cabut.”

Sebuah teladan yang tidak baik, setelah melontarkan sekian pernyataan dan tuduhan (lihat rincian 3 point yang harus beliau tulis “kalau mengikuti” sulutan api yang dikobarkan Firanda) ternyata sama sekali tak diiringi dengan tanggungjawab ilmiyah berupa konsekwensi kewajiban bagi penuduh untuk membuktikan ucapannya dan begitu mudahnya (setelah mengancam) menawarkan transaksional-pragmatis yang berasapAllahul musta’an.

Jika memang apa yang beliau tuliskan diyakini di atas Al-Haq tanpa ragu, maka tidak ada alasan apapun bagi beliau untuk menghapus bantahannya terhadap Firanda (setelah beliau publikasikan kepada umat) bahkan beliau tidak akan berhenti sebatas memamerkan kepada kita semua akan kemampuan beliau dalam menjawab, merinci dan membahas secara detail tulisan Firanda, mengungkap Rodja dan para da’inya dan fakta-fakta inilah yang akan beliau majukan kepada guru beliau, Syaikh Al Fauzan hafizhahullah.

Tetapi….jika setiap tuduhan yang terlontar, setiap persoalan manhaji yang diperselisihkan menjadi sedemikian rupa cara penyelesaiannya, hapus tulisanmu kan kuhapus pula ancaman/bantahanku, bukankah tidak perlu lagi bagi orang yang bersalah – apalagi menjahrkan kepada umat pembelaannya terhadap orang-orang yang menyimpang, bersikap miring kepada para masyayikh Ahlussunnah – untuk diterangkan bukti-bukti kesesatannya kepada umat agar kaum muslimin waspada dan tidak terkecoh darinya atau dimintai rujuk, taubat dan mempertanggungjawabkan secara ilmiyah atas apa yang telah ia lontarkan/tuduhkan?

Ingatlah bahwa dihapusnya tulisan tersebut yang secara berterang muka menyerang Ahlussunnah, tidaklah otomatis masalah menjadi selesai dan tanggung jawab menjadi sirna kecuali menuntut adanya penjelasan.

Bagaimanapun… Firanda telah menuliskan tawaran damainya dengan dasar pernyataan Syaikh Fauzan dan sebaliknya, AMDz-pun  menawarkan solusi untuk masing-masingnya menghapus tulisannya dan tawaran ini juga dipenuhi oleh Firanda. Sebelum itu secara berterang muka bendera ishlah Kategori: Manhaj (yang sebelumnya gagal diwujudkan Firanda bersama Ustadz Askari dan Luqman) telah dikibarkannya…

gb10

Gambar 10. Screenshot bendera  Ishlah (Kategori: manhaj) diantara kedua elite dikibarkan secara resmi oleh Firanda.com

Masih bisa dilihat bekasnya di: http://goo.gl/325sD

Dan sebagai imbalannya, AMDz telah “merusak” bantahan (baca: ancamannya) yang “ilmiyah” terhadap Firanda dan menghapus tahdzirnya terhadap RODJA sehingga umat tidak lagi mampu dan siap membaca tulisan beliau karena bantahan “ilmiyah” yang beliau tulis sebelumnya sekonyong-konyong telah berubah total menjadi susunan kata sandi (yang mungkin hanya mereka berdua saja yang mengetahuinya, Allahu a’lam) yang sulit untuk dimengerti. Yang jelas, karakter  tanda tanya “?” buanyak sekali bermunculan dalam link bantahan ilmiyah yang telah berubah total menjadi tidak ilmiyah semacam ini. Allahul musta’an.

gb11_resize

Gambar 11. Screenshot Siapkan Anda Untuk Tidak Mampu Membaca (apalagi Mendengar) Jawaban Aneh di atas kecuali (mungkin) orang yang memiliki kapabilitas khusus yang lebih daripada intel saja yang mampu membacanya, Allahu a’lam.

Benarkah Tuduhan terhadap Rodja hanya Prasangka & Dugaan?

Yang pasti, orang-orang dekat AMDz adalah orang-orang yang membela/miring kepada Rodja dan para da’inya. Ke Mekah (majelis Syaikh Rabi’) memperjuangkan Rodja, ke Ma’bar (Syaikh Al Imam) juga memperjuangkan Rodja, walaupun gagal tetaplah itu sebuah perjuangan wahai Firanda. Saya rasa ini adalah data “perjuangan” yang mungkin terluput dari pengetahuan paduka.

Alasan yang dipakai Firanda untuk mencari dukungan kepada Syaikh Al-Fauzan dengan banyaknya kaum muslimin yang hadir dalam acara Tabligh Akbar Syaikh Abdurrazzaq di Masjid Istiqlal, itu pula alasan sama persis dengan yang dipakai oleh kafilah AMDz dalam memperjuangkan Rodja. Sekali lagi, saya rasa ini adalah data “perjuangan” yang mungkin terluput dari pengetahuan paduka.

Orang dekat beliau, Jafar Salih memilih berhadapan dengan Salafiyin, menyerang mereka dengan garang dengan berbagai julukan dan tuduhan…

gb12

Gambar 12. Screenshot cercaan khabits Jafar Salih, Jamaah Tahdzir menggembosi dakwah tauhid, berdiri satu barisan dengan Iblis-Iblis. Dusta atas nama ulama-pun dilakukan

Yang jelas, orang dekat beliau yang lain, untuk menetralisir sikap tegas Ahlussunnah dan fatwa para ulama terkait Rodja, Abdul Barr juga berani mencomot (katanya) kalam Syaikh Abdullah Mar’i hafizhahullah – yang sama sekali tidak terkait dengan masalah Rodja!! – hanya untuk meyakinkan pendengar kajiannya – yang hadir sedikit tersebut – bahwa Rodja adalah khilaf yang tidak layak diperselisihkan diantara para da’i Ahlussunnah!! https://www.box.com/s/49nhy1j9pmrqukem4ckq (link dicopy dari akun box.com Abu Abdillah)

gb13

Gambar 13. Screenshot Jafar Salih kambuhan

Publisitas santap malam-pun dilakukan Abdul Barr bersama Jafar Salih dan Badrusalam. Saya rasa ini semua adalah data “perjuangan” yang layak untuk paduka HARGAi wahai Firanda.

Orang dekat beliau lainnya, hanya untuk Rodja, pernyataan Syaikh Abdullah Mar’i juga dikebiri untuk menipu Ahlussunnah http://goo.gl/fZ1cG , menyandarkan pula kebohongan  besar bahwa Syaikh Khalid Kuwait membolehkan mendengarkan Rodja sebagaimana yang dilakukan oleh Sofyan Ruray dengan penuh percaya diri http://goo.gl/6D1z9 .

gb14

Gambar 14. Screenshot siapakah yang memperkosa fatwa Syaikh Abdullah Mar’i wahai Jafar Salih hadahullah?

Semua ini adalah data berbagai trik dan cara memperjuangkan Rodja wahai Firanda….

Bukankah ini semua adalah data “perjuangan” yang layak untuk paduka HARGAi wahai Firanda?

Kita tinggalkan ishlah diantara dua anak manusia dan kita beralih kepada dosis yang diresepkan oleh para ulama, temasuk di dalamnya Syaikh Al Fauzan hafizhahullah (yang nasehat beliau dijadikan sebagai landasan hukum transaksional pragmatis (kategori: manhaj) dalam membantah orang-orang yang menyimpang untuk memenuhi tantangan Firanda.

Demi Allah inilah salah satu bukti kebatilan yang Ahlussunnah tidak akan mungkin melakukan rekonsiliasi dengan orang-orang yang menyimpang

gb15

Gambar 15. Screenshot Maskot Rodja dan para pendukung lainnya

Url sumber: http://rodja.tv/

Berikut aksi lainnya dari Al Arify, salah satu maskot Rodja yang dipamerkan kepada umat, bersama siapa dirinya?

Sedikit data untuk membubarkan agenda rekonsiliasi (kalau tidak, minimal para ikhwah tidak tertipu dengan aksi-aksi di belakang dan di depan layar), membantu AMDz menulis surat, “melaporkan” Firanda dan isi rumah tangga Rodja kepada Syaikh Al Fauzan hafizhahullah:

gb16OK

Gambar 16. Screenshot Hubungan dekat Al Arify-Muhammad Shalah dengan Muhammad Hassan dan Abu Ishaq Al Huwainy

Url sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=460565613992938&set=pb.308750929174408.-2207520000.1358188165&type=3&theater

http://nf7ateleman.net/vb/showthread.php?t=20576

http://fala7way.com/الشيوخ/الشيخ-محمد-حسان/لقاء-الشيخ-محمد-حسان-بمنى-حج-1431-أبو-إسحا-3244/

Perkenankan kami untuk sedikit membantu data ….

Kumpulan Bantahan ulama terhadap Muhammad Hassan: http://goo.gl/kn1hM atau

http://www.youtube.com/watch?v=3cppK_GLpFg

http://www.youtube.com/watch?v=Np9wBxiaAiU

http://www.youtube.com/watch?v=4lZQVCwbkAg

Kumpulan Bantahan ulama terhadap Al Huwainy: http://goo.gl/rZ746, juga http://www.youtube.com/watch?v=ni6YBJpWWhk&list=PL62FA59A72D06EFFE atau

http://www.youtube.com/watch?v=-01gWPGDfqM

http://www.youtube.com/watch?v=TstNkJnSkDA

http://www.youtube.com/watch?v=WandUJYJWo8

http://www.youtube.com/watch?v=6hJmCphHG00

http://www.youtube.com/watch?v=60Ys3xZulgI

Demikian pula

gb17ok

Gambar 17. Screenshot burung-burung sejenis sedang memadu… Muhammad Hassan-Aidh Al Qarny-Muhammad Salah

Url sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=457328484316651&set=pb.308750929174408.-2207520000.1358188165&type=3&theater

Alhamdulillah kita sangat yakin Syaikh Al Fauzan sangat mengetahui sepak terjang sosok yang duduk di tengah itu

Setelah menyaksikan kisah teladan di atas, semoga para pembaca masih belum lupa dengan kisah heroiknya Aidh Al Qarny bersama Syaikh Ahmad An Najmi rahimahullah…

http://tukpencarialhaq.wordpress.com/2012/11/29/kisah-teladan-asy-syaikh-an-najmi-bersama-aidh-al-qarni/

Ya,  Muhammad Hassan dan Abu Ishaq Al Huwainy adalah dua sosok pemuka kesesatan yang dibela oleh tokoh sesat lainnya yang juga menjadi salah satu maskot utama (lagi-lagi) Rodja yang baru di akhir tahun kemarin mereka datangkan lagi untuk ke sekian kalinya ke Indonsia , Ali Hasan Al Halaby  hadahumullah.

https://www.youtube.com/watch?v=ZvdrTW0ejfA

Apakah mereka ini Ali Hasan Al Mubtadi dkk adalah link-link para ustadz Rodja yang hanya berdasarkan dugaan dan prasangka?!

Berikut Beberapa Bantahan Para ulama Terhadap Maskot Rodja

BANTAHAN TERHADAP UCAPAN AL-ARIFY

“INI SURAT AT-TUFAHAH”

(FATWA ASY-SYAIKH AL-FAUZAN)

Penanya: Semoga Allah berbuat baik kepada Anda, sesungguhnya fitnah-fitnah semakin banyak dan para dai penyesat juga semakin banyak, saya mendengar sebagian dai mengatakan kepada khalayak bahwa dia mendakwahi Yahudi agar masuk Islam, lalu dia membaca surat Maryam kemudian membaca ucapan biasa dengan cara seperti murattal Al-Qur’an, lalu dia mengatakan kepada manusia dengan bergurau: “Ini adalah surat At-Tufahah (apel)”. Maka apa hukum perbuatan seperti ini dan apakah ini teranggap mengolok-olok Al-Qur’an?

Asy-Syaikh Al-Fauzan: Ya, jika dia mengucapkan perkataan dari dirinya sendiri dan menyerupakannya dengan kalam Allah dan membacanya dengan cara tartil seperti mentartil kalam Allah dan dia menamakannya sebagai sebuah surat, maka ini di atas bahaya yang sangat besar yang bisa jadi dia murtad dengan ucapan ini walaupun dia bercanda.

قُلْ أَبِاللهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ، لا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

“Katakanlah: ‘Aapakah terhadap Allah, ayat-ayat-Nya serta rasul-Nya kalian mengolok-olok, janganlah kalian mencari-cari alasan, kalian telah kafir setelah keimanan kalian.” (QS. At-Taubah: 65-66)

Jadi orang yang bercanda dengan Al-Qur’an dan menjawab sebuah ucapan dan mengatakan ini seperti Al-Qur’an dan dia membacanya seperti murattal dan dia mengesankan kepada manusia bahwa itu adalah Al-Qur’an, maka dia murtad dengan perbuatan ini.

 Rekaman suara bisa di download:

http://www.ajurry.com/vb/attachment.php?s=a6f03b1c4a4b2a8a06b0b0d9c2b9e393&attachmentid=249

atau

http://www.youtube.com/watch?v=BTXg7g1Z5_w

BANTAHAN ASY-SYAIKH AL-FAUZAN TERHADAP MUHAMMAD AL-ARIFY

Pembawa Acara: Silahkah saudara Abu Umar bersama kami di sesi ini (tanya jawab).

Penelpon: Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Pembawa Acara dan Asy-Syaikh Al-Fauzan: Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.

Penelpon: Semoga Allah berbuat baik kepada Anda wahai orang tua kami Fadhilatus Syaikh Shalih Al-Fauzan.

Pembawa Acara: Silahkan (bertanya)!

Penelpon: Pertanyaan pertama: Semoga Allah berbuat baik kepada Anda wahai Fadhilatus Syaikh, di akhir-akhir ini telah tersebar penggalan suara Anda di situs-situs jejaring internet dan youtube serta program-program dan smartphone modern yang lainnya, dan beberapa orang menulis judul penggalan suara ini dengan mengatakan: “Fadhilatus Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan membantah Asy-Syaikh Muhammad Al-Arify dan menyatakan bahwa dia adalah shahibu hawa (pengikut hawa nafsu)” Maka apa nasehat Anda terhadap orang-orang seperti mereka ini yang masih terus mentahdzir masayikh dan para da’i serta memasyhurkan nama mereka dan menulis ungkapan-ungkapan seperti ini terhadap sebagian da’i? Mereka juga menyatakan tentang sebagian dai – kami yang menilai mereka dan Allah saja yang mengetahui hakekatnya dan kami tidak menganggap suci seorang pun di sisi Allah – yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di dalam melayani agama yang agung ini, dengan mereka menyatakan: “Asy-Syaikh Fulan dan Asy-Syaikh Fulan adalah seorang Shufi dan Asy-Syaikh Fulan yang lain…

Pembawa Acara – dengan memotong pembicaraan – : Baik, pertanyaan ini jelas, syukran.

Asy-Syaikh Al-Fauzan: Wahai saudaraku, kami dan para ulama selain kami membantah orang yang menyelisihi dalil dan menjelaskan kesalahan, dan mereka tidak memaksudkan untuk menyerang pribadinya atau merendahkannya atau mencela kepribadiannya. Mereka tidak bermaksud seperti ini – kami berlindung kepada Allah darinya – , mereka hanya bertujuan untuk menjelaskan kebenaran. Jadi, jika seseorang melakukan kesalahan maka tidak ada yang boleh menghalangi (orang lain) untuk menjelaskan kesalahannya, dan dia bukan orang yang menjatuhkan kedudukannya. Tetapi itu sebagai peringatan baginya serta merupakan upaya saling membantu dengannya untuk kembali kepada kebenaran. Juga agar dia sendiri dan orang yang membaca dan yang mendengar (bantahan) bisa mengambil faedah. Dan kesalahan itu tidak boleh dibiarkan menyebar di tengah-tengah manusia dan tidak boleh basa-basi dalam masalah ini. Harus menjelaskan kebenaran dan menerangkannya. Tidak ada basa-basi dalam perkara kebenaran. Dan hal ini tidak akan merugikan pihak yang dibantah jika dia memang termasuk orang-orang yang suka melakukan perbaikan yang menginginkan kebenaran. Kemudian jika (ternyata) dia menolak kebenaran dan bermaksud membela hawa nafsunya, maka orang ini tidak alasan lagi bagi kita untuk membelanya, na’am.

Rekaman suara bisa didowload di:

http://www.youtube.com/watch?v=B05NmdYdV8g

Transkripnya diposting di:

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=134747

BANTAHAN ASY-SYAIKH MUHAMMAD BIN HADY TERHADAP AL-ARIFY

Asy-Syaikh Muhammad bin Hady Al-Madkhaly rahimahullah berkata:

“Telah muncul fatwa-fatwa (yang menjelaskan makna hadits) “Walaupun hartamu dirampas (tetap taatlah dan jangan memberontak)” yang menyatakan bahwa itu harus dipahami secara khusus. Maka bagaimana membimbing manusia dalam keadaan seperti ini?

Ucapan ini telah saya ketahui dan telah saya dengar. Orang yang menyatakan ini adalah pendusta atas nama Allah dan Rasul-Nya, bodoh, pengikut hawa nafsu dan tidak boleh melihat kepadanya. Karena sesungguhnya hadits-hadits yang datang dari Rasulullah shallallahu alaihi was salam saling menguatkan semuanya tentang wajibnya mendengar dan taat kepada para pemimpin kaum muslimin walaupun mereka jahat dan zhalim. Ini merupakan keyakinan orang-orang yang beriman dan mengetahui sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi was salam, dan beliau shallallahu ‘alaihi was salam telah memerintahkan kita agar mendengar dan taat kepada mereka.

Maka saya sangat senang terhadap bantahan terhadap si pendusta yang jahil dan pengikut hawa nafsu ini. Nabi shallallahu ‘alaihi was salam ketika ditanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana jika orang-orang yang memimpin kami meminta hak mereka kepada kami – maksudnya agar mendengar dan taat – namun mereka tidak memberikan hak kami kepada kami?” Beliau menjawab:

أَدُّوْا لَهُمْ حَقَّهُمْ وَسْأَلُوْا اللهَ حَقَّكُمْ أَنْتُمْ.

“Tunaikanlah hak mereka untuk mereka dan mintalah hak kalian kepada Allah!”

Mereka bertanya lagi kepada Nabi shallallahu alaihi was salam: “Tidakkah kami lawan mereka dengan pedang saja?”

Beliau menjawab:

لا، مَا أَقَامُوْا فِيْكُمْ الصَّلاةَ.

“Tidak, selama mereka masih menegakkan shalat di tengah-tengah kalian.” (HR. Muslim)

Al-Imam Ahmad rahimahullah telah membantah para ahli fikih Baghdad pada masa kekuasaan Al-Ma’mun, Al-Mu’tashim dan Al-Watsiq. Beliau membantah mereka dalam masalah memberontak terhadap para penguasa itu ketika manusia diuji agar menyatakan bahwa Al-Qur’an adalah makhluq. Beliau membantah mereka ketika itu tatkala mereka menyatakan: “Tidak ada kewajiban untuk mendengar dan taat lagi.” Beliau membantah: “Tidak benar seperti itu, ini menyelisihi riwayat-riwayat (hadits dan ucapan para salaf). Kita mendapati di dalam riwayat-riwayat itu disebutkan bahwa selama para penguasa masih mengerjakan shalat maka tidak boleh melawan mereka. Maka takutlah terhadap Allah berkaitan dengan darah kaum muslimin, jagalah darah kaum muslimin!”

Beliau mengingatkan betapa mulianya darah kaum muslimin, semoga Allah merahmati beliau. Hingga beliau pun dipuji oleh para ulama atas sikapnya tersebut dan beliau telah menjelaskan pemahaman yang benar dalam masalah ini, semoga Allah merahmati beliau.

Jadi, mereka (yang berfatwa sebaliknya) tidak diragukan lagi mereka adalah orang-orang yang menyelisihi apa yang diyakini dan diamalkan oleh para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi was salam dan para tabi’in serta para ulama pembawa petunjuk yang mengikuti mereka dengan baik.

Maka, ucapan dia (Al-Arify) ini adalah ucapan bathil dan tidak boleh diambil. Dan alhamdulillah kita merasa senang orang-orang yang sesat seperti mereka ini telah dibantah oleh para tokoh yang memikul syariat dan ulama Islam. Telah membantah orang semacam ini Mufti Besar dan Shahibul Fadhilah Asy-Syaikh Al-Allamah Doktor Shalih bin Fauzan Al-Fauzan – semoga Allah menjaga mereka semua – . Mereka telah membantah orang ini dan menjelaskan kebodohannya. Maka hanya milik Allah saja pujian dan karunia itu.”

Ditranskrip oleh:

Abu Wail Faraj Al-Badry

Jum’at pagi 13 Jumadits Tsani 1433 H/4 Mei 2012 M

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=129153

Berikut link lainnya tentang sosok idola RODJA dan tidak mungkin kita delete untuk deal-delete (kategori:manhaj) yang sebagian nama-nama ulama di bawah ini adalah nama-nama yang tidak asing lagi bagi Firanda dalam mengesankan umat bahwa mereka tidak semanhaj dengan Ahlussunnah dalam menjarh orang-orangnya yang menyimpang…

Al-Arify Membolehkan Demonstrasi
http://www.safeshare.tv/w/avjiuhufYm

Bantahan syaikh al-fauzan:

Makna hadits walaupun hartamu dirampas
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=128956

Bantahan tentang ucapan Al Arify yang menyatakan bahwa ucapan Salafy atau Tablighi bukan penamaan dari Islam
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=62699

Bantahan Mufti Syaikh Abdul Aziz:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=129141

Al-Arify Memuji Orang Yang Mengkafirkan Raja Abdullah:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=134890

Bantahan Syaikh Mahir Al-Qahthany Tentang Surat Tufahahnya Arify:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=120802

Kumpulan Bantahan 7 Ulama:

Syaikh An Najmi, Mufti Abdul Aziz, Fauzan, ‘Ubaid, Muhammad, Falah dan Mahir (hafizhahumullah)
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=131471

Arify Berteman Dengan Tukang Sulap (Magic)

http://www.youtube.com/watch?v=7ossZmalLS8

Arify Berfatwa Bahwa Anak Perempuan Tidak Boleh Khalwat Dengan Ayahnya

http://www.youtube.com/watch?v=HUdLtIJ4YnA

Hilah Arify Tentang Fatwa Yang Melarang Anak Perempuan Khalwat dengan Ayahnya

http://www.youtube.com/watch?v=_9xpezrczX8

Arify Mengatakan Mungkin Saja Nabi Dulu Menjual Khamer

http://www.youtube.com/watch?v=GJmfxB_garg

Arify Lari Ketika Ditanya Tentang Orang Yang Menyatakan Bahwa Nabi Mungkin Pernah Menjual Atau Menghadiahkan Khamer

http://www.youtube.com/watch?v=QKaQn2JhfBM

Memang arify meyakini keharaman khamer, dia tidak menghalalkan, dia membawakan dalil-dalil yang mengharamkan, hanya saja dia tidak beradab dengan menyebut mungkin saja Nabi pernah menjual dan menghadiahkan khamer!!
Di sini buktinya secara lengkap:
http://www.youtube.com/watch?v=qd5_DeSK7cE

Bantahan Mufti dan Syaikh Fauzan Terhadap Arify Yang Menentang Amir Kuwait dan Bukti Ucapannya Di Twitter

http://www.youtube.com/watch?v=zBTYm2vCLYQ

Arify menulis pernyataan taubatnya tentang pernyataannya bahwa Nabi mungkin pernah memberi hadiah khamer, tapi dia tidak mencabut pernyataannya bahwa beliau mungkin pernah menjualnya.
Bantahan secara lengkap bisa dilihat di:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=128195

Bantahan Syaikh Mahir Al-Qahthany Terhadap Al-Arify Yg Berteman Dekat Dengan Nashara:

http://goo.gl/ktbIR

Arify Membela Al-Qaidah:

http://www.youtube.com/watch?v=Wq4ONAvCf2g

Arify Mencabut Fatwanya Tentang Al-Qaidah:

http://www.youtube.com/watch?v=wbnj_GQfIVE

Arify Mutalaib Kemarin Mencela AlQaidah, Sekarang Membelanya-:

http://www.youtube.com/watch?v=HLbMlWUq9v4

Arify Mainan Kartu Remi:

http://www.youtube.com/watch?v=Xyiw72ara_M

Demikianlah beberapa contoh bukti terkait sepak terjang salah satu maskot utama Rodja, masih menuding hanya sebagai dugaan dan perkiraan? Go liat cs Geli at? Allahul musta’an.

Komentar
  1. Fattah Abdul mengatakan:

    afwan, saya orang yang ingin tahu inti postingan ini apa yah?

  2. Iman Hidayah mengatakan:

    Kebencian dan permusuhan adalah sifat dari Syaitan. Banyak cara syaitan memprovokasi manusia.

  3. fulan mengatakan:

    liat judul mas, ini adalah semrawutnya salafy yg terjebak saling membid’ah yg lebih parah meng”kafirk”an satu sama lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s