SALAFY YAMANI : 2 AHLI BID’AH YAITU LUQMAN BA ABDUH HIZBI VS FIRANDA SURURI

Posted: April 20, 2013 in SESAMA SALAFY SALING MENCACI & MEMUSUHI

clown

Tulisan ini 100% di ambil dari blog Salafy sendiri [sumber ada paling bawah], sebagai nasehat (umumnya kepada kita semua) agar bercermin untuk membenahi & memperbaiki permasalahan yang ada di tubuh ‘internal’ sebelum membenahi atau memperbaiki diluar golongannya (external).


Luqman al-Hizbi vs Firanda as-Sururi (Edisi Khusus 1 Muharram 1433H)

بسم الله الرحمن الرحيم

Hari ini Sabtu, bertepatan 1 Muharram 1433H, kami berikan BINGKISAN ISTIMEWA UNTUK AHLUSSUNNAH (TERKHUSUS DI INDONESIA) yakni file rekaman (dialog) yang memperlihatkan bagaimana sebenarnya hubungan Hizbi Jadid al-Mar’iyyun yakni Siluman Badut (Baca: Luqman Ba’abduh) dengan gembong Sururi Indonesia, Firanda Andirja,MA.

Dan ini adalah “hiburan” buat Ahlussunnah dimanapun berada yang saat ini merasakan duka yang dalam atas gugurnya para mujahid di Gn.al-Barroqoh, Dammaj (pada malam 1 Muharram 1433H) dalam membela diri dan Agamanya dari kedzholiman kafir syiah (rafidhoh) , hiburan berupa perdebatan basa-basi sesama AHLI JUM’IYAH (Pendukung Yayasan), buah penyimpangan dari Manhaj Salaf. Simak pembahasan lengkap Jum’iyah (Yayasan) disini “Yayasan Sarana Dakwah Tanpa Berkah” oleh Abul Husain (Tegal) dan disini syubuhat Yayasan dan Bantahannya oleh Abu Turob (Bengkulu) juga di SAHAB.NET (situs/website yang dianggap luqmaniyyun sebagai panutan dalam MELAWAN DARUL HADITS DAMMAJ, padahal materi di sahab.net yang MENYERANG DAMMAJ apabila diketahui Syaikh Robi’, beliau suruh menghapusnya) disini

PENTING!
Berkata al-Walid asy-Syaikh Robi’ -waffaqahullohu- “..tidak semua yang ada di sahab aku menelaahnya..” -selesai-

Walhamdulillah as-salafus sholih kita telah memberikan pedoman, ketika berdialog dengan ahlul bathil sebagaimana yg dikabarkan dari Habib bin Az-Zabarqan ia berkata ” Muhammad bin Sirin apabila mendengar ucapan Ahli Bid’ah, menutup telinganya dengan jarinya kemudian berkata:’ Tidak halal bagiku mengajaknya berbicara sampai ia berdiri dan meninggalkan tempat duduknya’ “(Al-Ibanah 2/473 no 484)

Demikian pula ketika seorang ahli ahwa’ berkata kepada Ayyub As-Sikhtiyani ” Hai Abu Bakr saya ingin bertanya tentang satu kalimat”. Beliau menukas -sambil berisyarat dengan jarinya-; “Tidak meskipun setengah kalimat, meskipun setengah kalimat.” (Al-Ibanah 2/447 no 402)

SALAFY YAMANI

http://isnad.net/dialog-luqman-hizbi-firanda-sururi

Screenshoot mereka para Jamaah Salafy & Keluarga yang menjadi korban Bully

Seorang Anak mengadu kepada Ibunya karena di lecehkan

Seorang Anak mengadu kepada Ibunya karena di lecehkan

Cerita seorang Jamaah yang di labeli Surury oleh Ust. Salafy lain

Cerita seorang Jamaah yang di labeli Surury oleh Ust. Salafy lain

Komentar
  1. Muhammady mengatakan:

    AWALNYA SUKA SETELAH TAHU MEMBUATKU KECEWA

    Keluhan:
    Saya baru awal-awal ngaji bersama ustadz dari lulusan Madinah, setelah beberapa lama saya ngaji, saya diperkenalkan dengan pengajian di salah satu pondok ustadz lulusan Yaman (saya tidak ingin menyebut namanya), saya melihat pengajiannya sama dengan pengajian ustadzku lulusan Madinah, kitab yang dikaji juga sama, namun membuat saya terheran ketika saya ditanya “Sebelumnya belajar sama siapa?”, sayapun sebutkan nama ustadzku, terus dikatakan tentang ustadzku: “Dia itu surury”.
    Awalnya saya senang dengan penyebutan itu, karena yang saya tahu “surur” artinya senang, namun ketika saya mendapati tulisan bahwa surury yang disebutkan itu maksudnya ahlu bid’ah, sayapun marah sekali sama yang bilang tadi, saya jadi benci dan tidak mau lagi ke pondoknya.
    Pada saat saya mendengar bahwa ustadz Abu Ahmad Al-Limbory Hafizhahullah sudah kasih penjelasan tentang surury maka saya berkeinginan untuk memberi tahukan ustadz Limbory Hafizhahullah untuk menjawab masalah saya ini, supaya saya tidak salah dalam menyikapi.
    Allahu Yujzika khaira.

    Tanggapan:

    بسم الله الرحمن الرحيم

    Semoga Alloh merahmatimu, tetaplah berusaha dalam mencari ilmu, banyak-banyaklah berdoa.
    Bukanlah yang pertama kali kita dituduh dengan berbagai tuduhan namun orang yang paling terbaik dari kita juga tertuduh, Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dituduh oleh orang-orang kafir sebagai “kazzab” (pendusta) dan “majnun” (gila).

    Tuduhan “sururiy” kalau tidak dibangun di atas hujjah dan bukti maka tidak mengenai orang yang dituduh, bahkan yang menuduh itu terhujati dengan hafalan Al-Qur’annya sendiri:

    ولا تقف ما ليس لك به علم

    “Janganlah kamu berucap terhadap apa-apa yang tidak ada bagimu ilmu tentangnya”.

    Orang yang afdhol dari kita, tidak lepas dari tuduhan mereka, Syaikhuna Yahya Al-Hajuriy dikatakan “Haddadiy”, Asy-Syaikh Abdurrozzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad dikatakan “La’ab”.

    Yang mengatakan inipun kemudian ditaqlidi dan diikuti apa saja yang dikatakannya, dan bahkan dibela mati-matian, ketika berbicara tentang Jam’iyyah Ihyat Turots mereka beramai-ramai ikut membicarakan tentang Ihyat Turots, dalam keadaan mereka juga memiliki jam’iyyah, yang disebut sururiy menurut mereka diantara cirinya memiliki hubungan dengan Ihyaut Turots, ketika berbicara tentang perkara muhdats dalam agama maka mereka juga mengikutinya, siapa yang memiliki kemuhdatsatan dikatakan hizbiy sementara mereka juga memiliki perkara muhdats dalam agama namun mereka masih saja berani mentazkiyah diri mereka sendiri:

    فلا تزكوا أنفسكم، هو أعلم بمن اتقى

    “Maka janganlah kalian mentazkiyah diri-diri kalian, Dia (Alloh) adalah A’lam (Paling Mengetahui) siapa yang bertaqwa”.

    Supaya kamu tidak salah dalam bersikap maka pelajarilah “iman”, terutama yang berkaitan dengan “al-wala’ wal baro'” (berloyalitas dan berlepas diri), dan “hubbu fillah wal bughdhu fillah” (cinta karena Alloh dan benci karena Alloh).

    Jika kamu memahami perkara penting ini maka kamu akan mengetahui hakekat kebenaran yang terkandung di dalam keimanan.
    Wabillahittaufiq.

    Dijawab oleh:
    Abu Ahmad Muhammad Al-Limboriy ‘Afallohu ‘anhu (13 Dzulqo’ah 1435).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s