MEMBONGKAR DUSTA WAHABI – SALAFY TERHADAP PERKATAAN IMAM ABU HANIFAH

Posted: Juni 17, 2013 in AQIDAH AHLU SUNNAH WAL JAMA'AH, TAHRIF KITAB & KHIANAT ILMIAH, WAHABI - SALAFY HALALKAN SEGALA CARA
Tag:

FIQH AL AKBAR

MEMBONGKAR DUSTA WAHABI TERHADAP PERKATAAN YANG DISANDARKAN PADA ABU HANIFAH RA. TENTANG ALLAH DI ARASY.

Wahabi menyandarkan aqidahnya SESATNYA pada perkataan Imam Abu Hanifah yg terdapat dalam syarah Fiqh al akbar hal 197-198 pensyarahnya adalah mula ali alqori, perkataan tersebut :

Diriwayatkan dari Abi Muthi’ al balkhi, sesungguhnya ia bertanya pada Imam Abu HanifahRA tentang orang yang berkata :

‘Aku tidak tau apakah tuhanku dilangit atau dibumi ? , maka Beliau menjawab : Org tersebut telah KAFIR ! Karena ALLAH Taala berfirman :” ALLAH yang maha Rohman istawa diatas arasy (QS. THOHA) Dan arasnya diatas 7 langitnya’, bagaimana kalau ia bertanya: ‘ALLAH diatas arasnya tapi aku tidak tahu apakah arasnya di langit atau di bumi, maka Beliau menjawab lagi: Orang itu telah kafir karena ia inkar akan adanya ALLAH dilangit, sebab ALLAH diatas iliyiin (Abu Hanifah).

KITA JAWAB :

Riwayat ini dusta dan batil,dan seolah menyatakan haqiqat dzat ALLAH diatas langit,dan ini dibuat- buat atas Imam Abu Hanifah, Sebab:

1-Riwayat tersabut tidak ada dalam matan fiqhul akbar (karya abu hanifah), tetapi termasuk dalam masalah yang dicantumkan oleh
pensyarah kitab tersabut yaitu Mula ali alqori.

2-DAN perowinya yaitu Abu muthi’ albalkhi sebagaimana dikatakan oleh ibnu abi al izzi bin abdissalam di dlm syarah at thohawi juz
2/480 menukil perkataan dari ibnu katsir: adapun abu muthi yaitu alhakam bin abdillah bin maslamah albalkhi tlah di doifkan oleh:
Imam ahmad bin hambal juga yahya bin ma’in berkata : tdk ada apa-apanya, juga al bukhori berkata dia dhoif dengan pemikirannya,juga didoifkan oleh hatim ar razin, muhamad bin hiban,ibnu adi dan daruqutni juga oleh yg lainnya.

TELAH Berkata Syekh Musthofa Abu Saif Al-Hamami dalam kitabnya (Gaus Al Ibad Bibayani Arrosyad Hal 341-342)‘ dari penjelasan ini kita simpulkan 3 hal:

1-Riwayat ini tidak ada dalam Kitab Fiqh al Akbar Imam Abu Hanifah, tetapi hanya dinukil oleh penukilnya atas
nama abu hanifah dengan menyandarkan pada kitab beliau FIQH AL AKBAR, dan itu kebohongan dan bid’ah aqidah.

2-Perowinya dicela karena pemalsu maka tidak halal bersandar dengan riwayatnya dalam hukum furu, apalagi hukum usul, maka mengambil riwayatnya adalah khiyanat.

3-perowi ini telah divonis berdusta atas nama abu hanifah RA oleh Imam Izuddin Abdussalam seorang ulama yang tsiqoh.

Nah jika diperkirakan riwayat itu benar ???
Maka telah menjawab Syaikh Imam Izudin bin Abdussalam dalam “Kitab Hillur Rumuz” seperti di nuqilkan oleh Imam Ali Qori dalam
syarahnya fiqh akbar hal 271, berkata Imam Izzu : “bahwa orang yang berkata ‘saya tidak tahu apakah Tuhan dilangit atau dibumi dihukumi kafir’, karena ucapan tersebut memberi prasangka bahwa ALLAH bertempat dan berarah, barang siapa berfikiran seperti itu, maka ia adalah musyabih.” .

BERKATA MULA ALI ALQORI BAHWA IMAM IZUDIN BIN ABDISALAM ADALAH SEORANG ULAMA YANG UTAMA DAN TERPERCAYA.
PELAJARAN DARI UCAPAN
DIATAS BAHWA IMAM IZUDIN BIN ABDISALAM BERKATA: KUFURNYA ORANG YANG BERKATA DENGAN UCAPAN DIATAS KARENA MENJADIKAN ALLAH DIBATASI ARAH DAN TEMPAT, KETIKA ADA PADA
ARAH DAN TEMPAT MAKA ALLAH BUTUH PADA YANG MENCIPTANYA, DENGAN TIDAK RAGU LAGI, JADI MAKSUDNYA TIDAK SEPERTI YANG DISANGKA OLEH KAUM MUSYABIH YANG MENYATAKAN ALLAH BERTEMPAT DIARASY DI ATAS
LANGIT DENGAN HUJAH PERKATAAN IMAM ABU HANIFAH, PADAHAL SEBAGAIMANA TADI DIJELASKAN BAHWA PEROWINYA PENDUSTA
MENURUT AHLI HADIS, DAN IMAM ABU HANIFAH TELAH MENJELASKAN DI BANYAK HALAMAN DALAM KITABNYA
BAHWA ALLAH TIDAK BERTEMPAT DAN BERARAH, CONTOH :
IMAM ABU HANIFAH BERKATA DALAM KITABNYA ALWASIYAT HAL 61, SEPERTI JUGA DI NUQIL DALAM SYARAH FIQH AL AKBAR : KAMI MENETAPKAN AYAT TENTANG
ALLAH ALA AL-ARSY ISTAWA’
DENGAN TIDAK MEMBUTUHKAN ARASYNYA DAN TIDAK MENETAP,JUSTRU ALLAH YANG MENJAGA ARASY DAN YANG LAINYA,SEANDAINYA ALLAH MEMBUTUHKANNYA, TIDAK LAH ALLAH AKAN KUASA MENCIPTA ALAM DAN MENGATURNYA, SAMA SEPERTI MAHLUKNYA, MAKA ALLAH MAHA SUCI DARI HAL TERSEBUT.

ADAPUN PERKATAAN IBNU QOYYIM DALAM KITAB NUNIYAH-NYA BAHWA BERKATA NU’MAN (ABU HANIFAH) DAN JUGA ABU YUSUF, ADAPUN UCAPAN NU’MAN YAITU BARANG SIAPA TIDAK MENETAPKAN ALLAH
BERADA DI ARASYNYA DIATAS
LANGITNYA, DIATAS SEGALA
SESUATU, MAKA TIDAK RAGU LAGI TELAH KAFIR TRHADAP ALLAH’,INILAH PERKATAAN DALAM FIQH AL AKBAR JUGA DLM BEBERAPA SYARAHNYA (IBNU QOYYIM-RED).
NAH ITU KEBOHONGAN TERHADAP IMAM ABU HANIFAH RA, SEBAGAIMANA TADI DIJELASKAN BAHWA PERKATAAN ITU TIDAK ADA DALAM FIQH AL AKBAR, DAN KITAB FIQH AL AKBAR ADA DI
DEPAN KAMI DAN BISA DICARI, TOH GAK ADA UCAPAN TERSABUT, JUGA TIDAK TERDAPAT JUGA PERKATAAN
IMAM ABU YUSUF (TEMAN IMAM ABU HANIFAH RA)

TELAH BERKATA SYEIKH MUSTOFA AL HAMAMI DARI ULAMA AZHAR‘TIDAK RAGU LAGI INI ADALAH KEDUSTAAN,
JUGA BERKATA AL KAUTSARI DALAM KITAB TAKMILAH-NYA HAL 108.

MUNGKIN WAHABI MASIH BANTAH HUJAH DI ATAS, DENGAN APA YG DI SEBUTKAN OLEH AD DZAHABI KETIKA MENUKIL DARI IMAM BAEHAQI DALAM KITABNYA AL ASMA WA SIFAT, YAITU ‘MERIWAYATKAN ALBAIHAQI
BAHWA ALLAH DIATAS LANGIT
DENGAN RIWAYAT YANG
DISANDARKAN KEPADA ABU HANIFAH DALAM ASMA WA SIFAT HAL 429, DAN SETELAH UNGKAPAN TERSEBUT, BELIAU (ALBAI HAQI) BERKATA: IN SOHAT ALHIKAYAT: KALO HIKAYAT INI SOHEH’ , NAH
UCAPANNYA INI MENUNJUKAN
BAHWA IMAM DZAHABI LUPA ATAS QAYID PENTING YANG DI
ISYARAHKAN ALBAIHAQI YAITU
UCAPAN: ”IN SOHAT ALHIKAYAT”, PADAHAL INI ISYARAH YANG KUAT BAHWA DALAM RIWAYAT TERSEBUT
BANYAK CACAT SEPERTI DIKATAKAN OLEH SYAIKH AL KAUSARI DALAM KITAB TAKMILAHNYA HAL 180.
DAN IMAM ALBAIHAQI MENYEBUTKAN DALAM BANYAK TEMPAT DI DALAM
KITAB ASMA WA SIFAT NYA BAHWA ALLAH DISUCIKAN DARI TEMPAT DAN BATASAN, CONTOH:
1 BERKATA ALBAIHAQI: TELAH
BERDALIL SAHABAT-SAHABAT KAMI UNTUK MENAFIKAN TEMPAT BAGI ALLAH DENGAN HADIST:” ENGKAU YANG DOHIR MAKA TIDAK ADA SESUATU DIATASMU, DAN ENGKAU YG BATIN MAKA TIDAK ADA SESUATU DIBAWAHMU (HR. MUSLIM) (KITAB AL ASMA WA AS SIFAT HAL 400)“
2 BERKATA ALBAIHAQI:
SESUNGGUHNYA ALLAH TA’ALA TIDAK BERTEMPAT, KARENA BERGERAK, DIAM DAN BERTEMPAT ADALAH SIFAT JISIM/BENDA DAN ALLAH MAHA ESA ADALAH TEMPAT
BERSANDAR DAN TIDAK ADA YANG SEMISAL DENGANNYA. (KTB AL ASMA WA AS SIFAT HAL 448-449)
MAKA JELAS KLAIM MEREKA BAHWA ALLAH BERTEMPAT DIATAS ARAS DENGAN BERSANDARKAN KALAM ABU HANIFAH ADALAH BATHILL…!!!

Source: Ust. Anwar Badruzzaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s