NASIONALISME TIDAK ADA DALILNYA, ATAUKAH ANDA YANG TIDAK TAHU DALILNYA?

Posted: Januari 11, 2014 in FATWA ANEH WAHABI

Mendadak Ustad

Banyak beredar di FB pernyataan seorang ustadz muallaf dari sebuah harokah yang kami tidak ketahui dari mana dia belajar ilmunya, yang menyatakan bahwa nasionalisme atau cinta tanah air tidak ada dalilnya.

Pernyataan Ustad Felix Siaw yang didasari Copas & tanpa Ilmu

Pernyataan Ustad Felix Siaw yang didasari Copas & tanpa Ilmu

Kita baca dahulu sebuah riwayat:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا أُخْرِجَ مِنْ مَكَّةَ : اِنِّي لَأُخْرَجُ مِنْكِ وَاِنِّي لَأَعْلَمُ أَنَّكِ أَحَبُّ بِلَادِ اللهِ اِلَيْهِ وَأَكْرَمُهُ عَلَى اللهِ وَلَوْلَا أَنَّ أَهْلَكَ أَخْرَجُوْنِي مِنْكِ مَا خَرَجْتُ مِنْكِ (مسند الحارث – زوائد الهيثمي – ج 1 / ص 460) “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa saat Nabi diusir dari Makkah beliau berkata: Sungguh aku diusir dariMu (Makkah). Sungguh aku tahu bahwa engkau adalah Negara yang paling dicintai dan dimuliakan oleh Allah. Andai pendudukmu (Kafir Quraisy) tidak mengusirku dari mu, maka aku takkan meninggalkanmu (Makkah)” (Musnad al-Haris, oleh al-Hafidz al-Haitsami 1/460)

Dan ketika Nabi pertama sampai di Madinah beliau berdoa lebih dahsyat: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَحُبِّنَا مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ (صحيح البخارى – ج 7 / ص 161) “Ya Allah, jadikan kami mencintai Madinah seperti cinta kami kepada Makkah, atau melebihi cinta kami pada Makkah” (HR al-Bukhari 7/161)

Jadi cinta tanah air ada dalilnya atau hanya karena tidak tahu dalilnya???

***

Hukum Nasionalisme Dari Ulama Salafy :

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rah berpendapat sebagai berikut:

ولاشك أن الدفاع عن الدين والنفس والأهل والمال والبلاد وأهلها، من الجهاد المشروع، ومن يقتل في ذلك وهو مسلم يعتبر شهيداً؛ لقول النبي صلى الله عليه وسلم: ((من قتل دون دينه فهو شهيد، ومن قتل دون ماله فهو شهيد، ومن قتل دون أهله فهو شهيد، ومن قتل دون دمه فهو شهيد)

Tidak diragukan lagi bahwasanya membela agama, jiwa, keluarga, harta, dan juga negara beserta penduduknya merupakan bagian dari jihad yang disyariatkan. Seorang muslim yang terbunuh di dalam upaya tersebut, dianggap mati sebagai syahid, berdasarkan sabda Nabi Muhammad saw: “Barang siapa yang terbunuh untuk agamanya, ia mati dalam keadaan syahid. Barang siapa yang mati terbunuh untuk mempertahankan hartanya, ia mati dalam keadaan syahid. Barang siapa yang mati terbunuh untuk keluarganya, ia mati dalam keadaan syahid, dan barang siapa yang mati terbunuh untuk jiwanya, ia mati dalam keadaan syahid (HR al-Turmudzi)

Dikutip dariwww.binbaz.org.sa/mat/3844.

Dengan mengikuti alur berpikir Syaikh bin Baz,tidaklah keliru jika NU demikian semangat mempertahankan nasionalisme dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Nah silakan tanya kepada yang berpendapat bahwa membela nasionalisme itu tidak ada dalilnya!

Baca Juga Perjuangan Ulama Aswaja Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia

Source: Ust. M. Lukman Hakim & Ust. Dody EH

Komentar
  1. husain abdillah mengatakan:

    Kalau antum kritik nasionalisme tidak ada dalilnya. Lalu tunjukkanlah kepada kami apa dan mana kalau ada..
    Rasululloh SAW mencintai meah dan madinah karena dua tempat inilah yg Alloh sucikan utk swluruh kaum muslimin. dan juga Alloh cintai serta kenyataan Alloh takdirkan Beliau lahir di negara ini.
    Kedua Syaikh Bin Bas rahimahulloh juga tidak menyebutkan barangsiapa menyebutkan barang siapa seorang nasionalisme mati maka matinya mati syahid…
    Kalau mau menyanggah hanya karena benci kaum salaf.. Tapi yang ilmiah doong… masyarakat sekarang sudah tau siapa kaum salafussoleh dan siapa itu kaum syiah.. tidak bodoh dan tidak mudah diadu domba.. ALLOH sudah tunjukkan mana yg haq dan mana yg bathil… Mana kekasih ALLOH dan mana musuh ALLOH..
    Semoga ALLOH beri hidayah antum/penulis ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s