PENDAPAT ULAMA SAUDI ANGGOTA DEWAN ULAMA KERAJAAN INI, MEMBOLEHKAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW.

Posted: Januari 13, 2014 in STOP MENUDUH BID'AH !!

Ulama Salafy Syaikh Dr. Qais al-Mubara - Membolehkan Maulid

Pendapat anggota dewan senior Ulama Kerajaan Saudi Arabia tentang Peringatan Hari Kelahiran dan Kemenangan
Syaikh Dr. Qais al-Mubarak berpendapat bahwa tidak ada masalah bagi umat Islam untuk mengadakan perkumpulan memperingati suatu peristiwa yang dipandang boleh di dalam agama dengan syarat bahwa kegiatan itu tidak diyakini sebagai bagian dari syiar Islam.

Al-Mubarak berpendapat bahwa selama ini masyarakat selalu mengadakan acara terkait dengan peristiwa kesuksesan seseorang atau keberhasilan salah seorang anak meraih gelar sarjana (menyelesaikan pendidikan), atau berkaitan dengan ulang tahun atau peristiwa-peristiwa lainnya. Patokan yang digunakan bahwa perkumpulan seperti itu dibolehkan adalah tidak meyakini bahwa keterkaitan itu adalah bagian dari sunnah yang dianjurkan atau termasuk ke dalam syiar Islam. Demikian pula halnya, tidak ada halangan untuk mengkhususkan satu hari di dalam satu tahun atau satu bulan atau keseharian untuk mempelajari fikih, hadits, sejarah atau keagungan Nabi Muhammad atau ilmu-ilmu agama lainnya.

Beliau juga menambahkan sebagaimana dilansir oleh Majalah al-Hayat bahwa tidak ada halangan pula memanfaatkan momen-momen keagamaan, seperti Hijrah Nabi, Isra Mi’raj atau yang lainnya, untuk memberikan peringatan, nasihat dan bimbingan kepada umat. Semua peringatan terhadap momen keagamaan ini, menurutnya, merupakan perbuatan yang baik dan merupakan kebiasaan syariat, dan tidak bisa dianggap sebagai perbuatan bid’ah yang diharamkan, kecuali bila seseorang yang melakukannya meyakini sebagai syiar Islam yang dianggap sunnah, atau beranggapan bahwa siapa yang meninggalkannya, dianggap meninggalkan sunnah.
http://www.almnatiq.net/ns2-878.

Almantiq.net - Ust Senior Salafy bolehkan Perayaan yang tidak melanggar syari'at

Nabi memperingati Maulidnya tercatat dalam Alqur’an & hadits, sbb:

Dalam surat Maryam:15, dengan shorih Alloh mengucapkan selamat atas kelahiran Nabi Yahya.

وَسَلَامٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيًّا
Artinya: “Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.”
Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa suatu hari Rosululloh SAW ditanya mengenai puasa hari senin. Beliau menjawab sebab pada hari senin aku dilahirkan.
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ، قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ فَقَالَ: «ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ، وَأُنْزِلَ عَلِيَّ فِيهِ»
Artinya: Dari Qotadah, dia berkata: “Rosululloh SAW ditanya mengenai puasa hari senin. Maka beliau menjawab: “Pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu (pula) wahyu diturunkan atas ku.” Refrensi: Hilyatul Auliya’ 9/51, Musnad Ahmad 5/335 (Hadits ke 22594), Musnad Abi Dawud 1/515 (Hadits ke 636), Dalail Nubuwah 1/70.

Source: Qosim Ibn Aly

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s