Sains Quran: Kromosom Manusia dan Nabi Yusuf AS

Posted: Januari 13, 2014 in SCIENCE IN ISLAM
kromosom manusia
Kromosom Nabi Yusuf As

Pulang dari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw juga menceritakan bahwa ia bertemu Nabi Yusuf As. Nabi Muhammad Saw mengatakan bahwa kecantikan (kegagahan) Nabi Yusuf As adalah separoh dari kecantikan yang ada. Kata separoh (1/2) ini adalah eksak, padahal kecantikan bersifat subjektif. Tetapi pernyataan Nabi dengan kata ½ ini dapat kita temukan jawabannya dengan Matematika Islam.

Bilangan separoh itu dapat kita lihat pada Pilar Alqur’an yang dibentuk oleh sekatan 22. Bilangan 22 ini adalah bilangan kromosom body.

Artinya jika Pilar Alqur’an kita lipat dengan sumbu simetri Pilar P dan titik tengah M, yaitu garis yang melalui surat ke-10 dan surat ke-67, maka kita dapat lihat bangun Y dan X bergabung membentuk seperti bangun manusia berdiri,

dan bangun M menjadi dua balok berpasangan, dan sekatan 22 kanan dan kiri berpasangan. Yang kiri 22 pasang adalah kromosom body Manusia seluruhnya dan yang kanan 22 pasang adalah kromosom body Nabi Yusuf as.

“Sekonyong-konyong aku bertemu dengan Yusuf as, yang kecantikannya seperdua dari seluruh kecantikan yang ada”. (Shahih Muslim 134)

Hari ini bilangan ½ yang dilihat Nabi di langit itu sudah dapat kita saksikan, kita buktikan dan kita rasakan. Alqur’an memang bukti untuk tiap sesuatu.

Ada bukti fisik lain jika kita perhatikan rumus bangun kromosom body manusia. Padanya terdapat 5 pilar yang sangat pendek. Peda Pilar Alqur’an ini ditandai dengan 5 pilar yang mewakili bilangan Nol.

Rumus Bangun Kromosom Body Manusia ini disebut pada ayat 8 surat ke 82 yang dikatakan surat (pakai shod) yaitu shuurahh.

Di dalam shuurah apa yang Dia kehendaki Dia telah bentuk kamu (82.8)

Jika Hudan dapat bermakna Peta, maka Alqur’anu-hudal-linnaas maknanya “Bacaan Peta untuk Manusia” yaitu peta manusia di dalam kromosom itu sendiri.

Jadi Alqur’an benar-benar perangkat lunak dari Manusia yaitu berisi rumus bangun kromosom manusia. Maka itu Nabi dikatakan tidak boleh lalai dalam membacakannya atau sengaja menghilangkannya, karena akan putus urat jiwa Nabi yang disebut Al-Watin.

Ayat itu pun diletakkan di ayat 46 agar manusia mengerti bahwa alwatin adalah 46 kromosom di dalam inti sel manusia.

Dan jika ia memalsukan sebagian dari perkataan atas kami.(69.44) Niscaya kami ambil darinya dengan keras.(69.45)  Kemudian kami akan potong darinya Alwatin.(69.46) Maka tidak seorangpun daripada kamu dapat menghalangi daripadanya.(69.47) (69.44-47)

Tidak mudah dapat melihat kromosom. Ia terletak di dalam inti sel. Dibesarkan 50.000 kali oleh mikroskop elektron baru kita bisa menghitungnya. Jadi benar-benar seperti dikatakan pada ayat 88 surat ke 38 itu.

Dan kamu akan mengetahui kabarnya setelah satu masa. (38.88)

Di masa orang telah mempunyai kalkulator sepanjang 10051 digit, masa orang telah mempunyai mikroskop elektron, masa orang telah tahu sudut air 104,5 derajat. Masa sa’at sudah sangat dekat.

Sedikit ilmuwan yang mendalami tentang kromosom ini sedikit manusia tertarik dengan kromosom ini. Padahal dari sinilah ilmu tentang manusia. Di sini ada ilmu tentang syahadat.

Sebenarnya di sini ada kamus kata Al-Qohh-hhar yang selama ini kita artikan Perkasa. Karena hanya Nabi Yusuf as yang mengatakan Allah itu Waahidul Qohh-hhar, maka sesuatu yang hanya Nabi Yusuf yang mengetahuinya dan tidak orang lain adalah gagah yaitu dari bercermin kegagahannya ketika ia melihat wanita-wanita memotong tangannya, sehingga ia mengetahui bahwa Allah Maha gagah. Jadi Al-Qohh-hhar maknanya Gagah bukan Perkasa. Seperti yang mengatakan Allah itu Ghaniyy (Kaya) hanya dua Nabi yang pernah kaya, yaitu Nabi Musa dan Nabi Sulaiman.

Jadi Alqur’an itu perangkat lunak untuk manusia. Sebab itu pada surat Ar-Rahman dikatakan bahwa Alqur’an dulu diilmukan, kemudian baru diciptakan manusia.

Arrahman, beri tahu Alqur’an, ciptakan insan, dan beri tahu dia pembuktian. (55.1-4)

Di dalam shuurah apa yang Dia kehendaki Dia telah bentuk kamu (82.8)

Kemudian kami akan potong darinya Alwatin.(69.46)

Demikian kromosom Nabi Yusuf di dalam Alqur’an

Sehingga kita mengerti mengapa wanita di kota memotong tangan-tangan mereka setelah melihat Yusuf.

 

Maka ketika mereka melihatnya dan meng-akbar-kannya, dan mereka potong tangan-tangan mereka (12.31)

Kalau kita perhatikan bangun M yang diletakkan di sisi kromosom Nabi Yusuf, terlihat ada 4 balok.

Jika balok ini kita lipat pada titik lipat 67, maka ekspresinya sbb :

Terlihat di 66 ada cahaya. Seperti ayat 8nya mengatakan :

Cahaya mereka berusaha keluar di hadapan mereka dan dikanan mereka (66.8)

Kromosom yang bercahaya itu menurut pengamatan dengan mikroskop elektron adalah kromosom jenis Y.

Sedangkan kromosom jenis X tidak bercahaya. Jadi dua balok yang dibangun oleh bangun M ini adalah menyatakan jenis Laki-Laki. Karena kalau XX adalah perempuan, dan YX adalah Laki-Laki. Sekali lagi kita diberi kepastian bahwa kromosom yang setengahnya itu adalah kromosom seorang laki-laki. Dan itu adalah kromosom Nabi Yusuf ’Alaihissalam.

Transformasi 19 yang dilakukan oleh surat 27 dan surat 9 seperti transformasi otak. Itu sebab kepada kita tidak panjang. Kepala orang dulu banyak  yang panjang-panjang. Itu  banyak bukti tengkoraknya di bumi.

Namun yang menarik pada transformasi ini terlihat bahwa surat ke-27 berpasangan dengan surat ke-11 seperti berpasangannya otak kanan dan otak kiri.

Dan yang lebih menarik lagi pada kedua pasangan ini terdapat kalimat spektakuler BISMILLAH. Di (11.41) dan di (27.30).

Apakah lewat ini mau dikatakan kepada kita bahwa Kalimat Bismillah itu ada di dalam otak kanan dan otak kiri kita ?. Kalau jawabnya ya, maka pertanyaannya yang mana yang di otak kanan dan yang mana yang di otak kiri. Apakah (11.41) di otak kanan atau di otak kiri. Apakah (27.30).

Kalau kita perhatikan (27.30), ia dihubungkan dengan Arrahmaanir-rahiim yang maknanya Pengatur Yang Maha Teliti. Ini pasti otak kiri. Jadi surat 27 itu di otak kiri.

Dan kalau kita perhatikan (11.41), ia dihubungkan dengan ghafuurur-rahiim yang maknanya Pengampun Yang Maha Teliti atau Yang Mengembalikan dengan teliti. Ini adalah otak kanan. Jadi surat ke 11 itu di otak kanan.

Di sini terlihat bahwa tinggi kepala itu adalah 3. Dan itu dibuktikan oleh bangun Y sebagai bangun kepala dan surat ke 55 di otak kiri.

Source: KH. Fahmi Basya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s