SUDAH BERAPAKAH HARTA YANG KITA HABISKAN UNTUK MENCARI ILMU ?

Posted: Februari 7, 2014 in SUNNAH - ADAB & NASIHAT, TOKOH

Belajar

Mari kita simak kesungguhan para ulama di dalam menuntut ilmu.

Ibnu Al-Qasim berkata :

مساقلا نبا لاق : بلط كلامب ىضفأعابف هتيب فقس ضقن نأ ىلإ ملعلا ايندلا هيلع تلام مث ،هبشخ

“ Mencari ilmu juga menyebabkan Imam Malik membongkar atap rumahnya dan menjual kayunya. Kemudian setelah itu dunia berdatangan kepadanya.”

Al-Khatib al-Baghdadi membawakan riwayat :

“ Ibnu Aisyah membelanjakan harta untuk saudara-saudaranya sebanyak empat ratus dinar, hingga ia menjual atap rumahnya.”

Ibnu ‘Adi berkata mengisahkan tentang Yahya Ibnu Ma’in :

،تامف ،يرلا جارخ ىلع نيعم ناك،مهرد فلأ فلأ هنبا ىيحيل فلخف هل قبي مل ىتح ثيدحلا ىلع هلك هقفنأف هسبلي لعن

“ Ma’in [Ayah Yahya Ibnu Ma’in] terkena radang tenggorokan, kemudian meninggal, ia mewariskan untuk Yahya Ibnu Ma’in sebanyak 1.000.000 dirham, maka ia habiskan seluruhnya untuk mencari hadits sampai-sampai tidak ada yang tersisa kecuali sandal yang ia pakai.”

Muhammad bin Salam berkata :

،افلأ نيعبرأ ملعلا بلط يف تقفنأام تيلو ،افلأ نيعبرأ هرشن يف تقفنأو هرشن يف ناك هبلط يف تقفنأ

“ Aku ketika menuntut ilmu menghabiskan 40.000 dan untuk menyebarkannya 40.000, sekiranya kuhabiskan ketika mencarinya, kuhabiskan ketika menyebarkannya.”

Demikianlah seharusnya bagi seorang penuntut ilmu agama, hendaknya mau mengorbankan sedikit harta untuk memperoleh ilmu, lebih baik lagi jika mau menyumbangkan harta tanpa diminta.

Demikian semoga bermanfaat
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush shalihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Source: Ust. Zam Terban

FARRUKH meninggalkan keluarganya di Madinah untuk berperang di Khurasaan di masa Bani Umayah. Saat itu istrinya tengah mengandung anaknya. Sebelum pergi ia pun meninggalkan 30 ribu dinar untuk sang istri.

Setelah 27 tahun Farrukh pun kembali ke rumahnya, dengan masih membawa tombak, ia pun mendorong pintu rumahnya dengan tombak. Seorang wanita pun muncul dari dalam rumah dengan berteriak,”Wahai musuh Allah, apakah enngkau hendak menyerang rumahku!”

Farrukh pun membalas,”Wahai musuh Allah, kamu telah masuk rumahku!” Akhirnya kedua orang itu pun berseteru, hingga para tetangga pun berdatangan. Rabi’ah, ulama besar Madinah pun datang ke tempat itu, dan ingin menyelesaikan persoalan dengan mengadu kepada penguasa setempat. Kedatangan Rabi’ah pun semakin membuat Farrukh marah.

Imam Malik pun berkata yang saat itu datang pun berkata,”Wahai Syeikh, silahkan pergi, ini bukan rumahmu.”

Farrukh pun berkata,”Ini adalah rumahku! Aku adalah Farrukh!” Setelah itu, wanita yang tinggal di rumah itu segera keluar dan mereka berpelukan, karena mengetahui bahwa itu adalah suaminya. Akhirnya sang istri berkisah bahwa Rabi’ah, lelaki yang ada di rumah itu merupakan anaknya.

Farrukh pun bertanya mengenai harta yang ditinggalkannya untuk istrinya dulu. Sang istri pun menjelaskan bahwa harta itu telah ia kubur, namun ia keluarkan kembali. Sang itri pun menyuruh suaminya agar melaksanakan shalat di masjid Nabawi.

Setelah, itu pun Farrukh pergi ke masjid Nabawi, di sana ia melihat seseorang yang dikerumuni banyak penuntut ilmu. Akhirnya Farrukh pun bertanya kepada seseorang,”Siapa itu?” Orang itu pun menjawab,”Ia Rabi’ah!” Farrukh pun hampir tak percaya bahwa itu adalah puteranya tadi.

Akhirnya Farrukh pun menyampaikan apa yang dilihatnya kepada istri, hingga ia bertanya,”Apa yang lebih engkau cintai, 30 ribu dinar dengan apa yang angkau lihat?”

Farrukh pun berkata,”Apa yang aku lihat.” Sang istri pun berkata,”Ketahuilah, aku membelanjakan semuanya untuk putramu itu. (lihat, Wafayat Al A’yan 2/290)

Source: hidyatullah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s