ULAMA – ULAMA SALAFY – WAHABI BERSELISIH PENDAPAT TENTANG BID’AH-BID’AH DI MASJIDIL HARAM

Posted: Februari 8, 2014 in KONTROVERSI BID'AH WAHABI - SALAFY, STOP MENUDUH BID'AH !!
Bid'ah doa Khatam Qur'an dlm sholat tarawih di Masjidil Haram
BID’AHKAH DOA KHATAM QUR’AN DI MASJIDIL HARAM
Puncak kenikmatan berpuasa Ramadhan di Makkah adalah tatkala TARAWIH terakhir yang ditutup dengan doa Khotmil Qur’an di Masjidil Haram yang dalam hal ini biasanya di pimpin oleh Duktur Syaikh Abdurrahman Assudais hafidzohullah.

Doanya keras dan panjang banget sambil nangis nangis kurang lebih 45 menitan, masuk mikrofon, televisi live dan radio radio seantero Saudi Arabia.Berdoa disaat Alqur’an hatam adalah bisa dibilang sunnah, karena hal ini ada dasarnya, yakni hadits shohih Anas bin Malik rodhiyalllahu anhu. Namun hadits ini ceritanya adalah doa khotmil qur’an yang dilakukan diluar shalat.Nah bagaimana jika hatam Alqur’annya didalam shalat dan doanya juga dilakukan didalam shalat, seperti yang telah menjadi kebiasaan di Masjidil Haram tersebut?

Syaikh Abdullah bin Baz membolehkan, bahkan beliau mengatakan itu adalah “MUSTAHAB”, namun kata beliau, yang afdhol itu doanya jangan panjang panjang:

SUMBER: http://ar.islamway.net/fatwa/14616

Adapun menurut Syaikh Sholih Al Utsamin adalah sbb

سئل الشيخ ابن عثيمين رحمه الله : ما حكم دعاء ختم القرآن في قيام الليل في شهر رمضان ؟

فأجاب

” لا أعلم في ختمة القرآن في قيام الليل في شهر رمضان سنة عن النبي صلى الله عليه وسلم ، ولا عن الصحابة أيضا ، وغاية ما ورد في ذلك أن أنس بن مالك رضي الله عنه كان إذا ختم القرآن جمع أهله ودعا . وهذا في غير الصلاة ” انتهى

“فتاوى أركان الإسلام” (ص 354

Syekh Al-Utsaimin rohimahullah ditanya tentang hukum membaca doa khatam Al Qur’an ketika shalat malam di bulan Ramadan.

Beliau menjawab, “Saya tidak mengetahui dalam Khotmil Qur’an pada shalat malam itu bagian dari SUNNAH Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak pula riwayat dari sahabat.
Mentoknya riwayat yang menyinggung tentang doa Khotmil Qur’an adalah dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa apabila beliau mengkhatamkan Alquran, beliau mengumpulkan keluarganya dan berdoa ini dilakukan di luar shalat.” (Fatwa Arkan Al-Islam, hlm. 354)

SUMBER: http://islamqa.info/ar/65581

Dan menurut Syaikh Sulaiman Al Alwani adalah BID’AH

SUMBER: http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=221392

Sekian dan selamat memilih pendapat ulama masing masing

Semoga bermanfaat^^

***
Sekedar tambahan bid’ah di dlm masjidil haram :
1. Adzan dua kali di waktu salat jumat2. Sholat tahajjud berjamaah khusus di bulan romadhon

3. Nida’ di waktu shalat tarawih : shoooilaaatul qiyaaaam rohimakumullaah …

4. Nida’ di waktu shalat janazah :
Ashaalaata alal mayyiti / mayyitati rohimakumullaah …

5. Di waktu janazah bin baz , semua orang orang pada mengusap ngusapkan sorban merahnya ke janazah di beliau saling berebutan

Nb. Saya tidak peduli , entah di antaranya adalah hasil pemikiran . Utsman r.a … yg penting itu tdk ada di zaman nabi dan termasuk umumnya hadits : KULLU BID’ATIN DLOLALAH …

Jadi masih mengingkari adanya pendapat dari Ulama Ahlus Sunnah (Imam Syafi’i, Imam Izzudin Abdissalam, Imam Nawawi, dll) & Ibnu Taimiyah tentang adanya bid’ah hasanah??, atau mengikuti pendapat ulama akhir semacam Utsaimin, Bin Baz, Albani & Syekh Salafy lain yang menyangkal adanya Bid’ah Hasanah??
Source: Ust. Baba Naheel & Ust. Khalid Makhsus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s