SIKAP TOLERAN & KEHATI-HATIAN SAYYIDINA ALI BIN ABI THALIB.RA DALAM MENCELA SESAMA MUSLIM

Posted: April 4, 2014 in SILATURAHMI & PERSAUDARAAN ASWAJA, SUNNAH - ADAB & NASIHAT

Habib ali

Dahulu, kaum khawarij selalu mencela Sayyiduna Usman bin Affan dan Sayyiduna Ali. Bahkan mereka menyebut para pembela kedua sahabat itu sebagai kaum musyrikin. Fenomenanya kini terulang kembali, di mana umat Islam yang tidak sepaham dengan satu kelompok juga dituding musyrik, ahlul bid’ah dan lebih parah lagi kafir

Munculnya suatu golongan yang dengan mudahnya memvonis saudara muslimnya yang lain, adalah sikap yang jauh daripada ahlak panutan kaum Muslimin yaitu Rasulullah saw dan para sahabat-sahabatnya, sebagai contoh berikut ini sikap Moderat Ali ibnu Abu Thalib radhiyallahu anhu, ketika ditanya pendapatnya tentang kaum khawarij, Ali ibnu Abu Thalib radhiyallahu anhu menjawab:
اكفار هم؟ قال هم من الكفار فروا. امنافق هم؟ ان المنافقين ﻻيذكرون الله اﻻ قليﻻ. ومن هم؟ هم اخواننا بغوا علينا ﻻ نقاتلهم حتى يقاتلونا
Apakah mereka kafir? Ali menjawab,”justru mereka jauh dari kekafiran” apakah mereka munafik?” Ali menjawab,”sungguh orang-orang munafik tidak mengingat Allah kecuali sedikit”Lalu siapa mereka? Ali menjawab,”mereka adalah saudara-saudara kita yg memusuhi kita dan kita tidak memerangi mereka sebelum mereka memerangi kita.”

Aqidah ahlus sunnah wal jamaah adalah aqidah moderat yg tidak mau mengkafirkan sesama muslim.

Tajridul mushoffa li marfuatil muwaththo ilal musthofa karya syaikhina Muhammad Najib Maimoen,

Source: Ust. Abdi Kurnia. J

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s