KONTROVERSI KEBID’AHAN MEMBACA SURAT AL KAHFI DI MALAM JUM’AT MENURUT SALAFY

Posted: Juni 6, 2014 in BID'AH, KONTROVERSI BID'AH WAHABI - SALAFY, SESAMA SALAFY SALING MENCACI & MEMUSUHI, STOP MENUDUH BID'AH !!
Tag:,

Rujak TV

Para Salafy Wahabi paling anti ber’amal dengan hadits dhoif , padahal para Imam-imam hadits telah Ijma (Sepakat) akan bolehnya beramal dengan hadits dhoif (Asalkan tidak terlalu dhoif). Jika saja mereka memahami bahwa hadits dhoif bukanlah hadits Maudhu. Mereka pun melarang akan pembacaan surat Yasin di Malam Jum’at karena di nilai haditsnya dhoif, padahal banyak para Imam-imam hadits menganjurkan akan membaca Yasin di malam hari ataupun malam Jum’at.

Dalam bebeberapa web dan blog Salafy melarang akan pembacaan Surat Yasin di malam Jum’at dan lebih menganjurkan/ mensunnahkan membaca Al kahfi di malam Jum’at, padahal mereka yang Yasinan juga mengamalkan pembacaan surat Al Kahfi di malam Jum’at selain membaca Yasin. Mereka (Salafy-Wahabi) lantang meneriakkan bid’ah kepada pembaca surat Yasin dan bersikeras menghapus amalan yang sudah dilakukan ulama-ulama dahulu. Larangan mereka Jelas di berbagai blog dan web seperti beberapa screenshoot berikut ini.

 

Dai Salafy menganjurkan pembacaan surat Al Kahfi di malam Jum'at

Dai Salafy menganjurkan pembacaan surat Al Kahfi di malam Jum’at

Dai Salafy menssunnahkan membaca surat Al-Kahfi di Malam Jum'at dan melarang Yasinan karena haditsnya dhoif

Dai Salafy menssunnahkan membaca surat Al-Kahfi di Malam Jum’at dan melarang Yasinan karena haditsnya dhoif

PENDAPAT BIN BAZ

Pertanyaan, “Apa hukum membaca surat al Kahfi pada malam Jumat?”

Jawaban Ibnu Baz, “Mengenai membaca surat al Kahfi pada hari Jumat terdapat sejumlah hadits yang tidak bebas dari kelemahan. Namun sebagian ulama menilai bahwa hadits-hadits tersebut sebagiannya menguatkan sebagian yang lain sehingga bisa dijadikan sebagai dalil.

Terdapat riwayat shahih yang menunjukkan bahwa seorang shahabat Nabi, Abu Said al Khudri melakukan hal tersebut yaitu membaca surat al Kahfi pada hari Jumat.

Simpulannya, membaca surat al Kahfi pada hari Jumat adalah hal yang baik dalam rangka meneladani shahabat Abu Said al Khudri dan sejumlah hadits di atas karena hadits-hadits tersebut sebagiannya menguatkan sebagian yang lain dan didukung oleh praktek shahabat Nabi, Abu Said al Khudri.

Sedangkan membaca surat al Kahfi pada malam Jumat aku tidak mengetahui dalil yang mendukungnya. Dengan demikian jelaslah bahwa membaca surat al Kahfi pada malam Jumat adalah hal yang tidak dituntunkan” [Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawiah 25/196-197].

DHAIF & BID’AH MENURUT SALAFY MEMBACA ALKAHFI

Dan terlihat dalam tulisan dan postingan dalam web/ blog Salafy yang banyak tersebar lainnya, tapi tunggu dulu jika anda (para Salafy) tidak mau menerima perbedaan pendapat dan dalil dalam Yasinan, maka anda juga masuk kedalam golongan ahli bid’ah seperti terkutip dalam link berikut ini

*****KUTIPAN****

[Syaikhuna ‘Umar al-Muqbil] Surah al-Kahfi pada hari Jumaat

Berkata Abu Ismail: daku telah bertanya kepada guru kami Syaikhuna al-Muhaddith ‘Umar bin ‘Abdullah bin Muhammad al-Muqbil, antara muhaddith Arab Saudi bermanhaj Mutaqaddimin, juga merupakan pensyarah di Univ. al-Qasim, Arab Saudi, soalku

شيخنا الكريم، ظهر لي من دراستي انه لايوجد أي حديث صحيح أو ثابت عن فضل قراءة سورة الكهف يوم الجمعة، فكل الأحاديث إما معلولة أو ضعيفة و الزيادة ( يوم الجمعة ) منكر، وقال الشيخ د. سعيد صالح الرغيب : “لا صحة لتخصيص قراءة سوره الكهف يوم الجمعه أو ليلتها، و الترغيب في قراءة الكهف من غير تخصيص بزمان أو مكان”، فهل هذا الكلام صحيح ؟ وهذا بحث من الشيخ د. سعيد بن صالح الرقيب :

http://elibrary.mediu.edu.my/books/SDL1138.pdf

بارك الله فيكم ونفع بكم

Terjemahan: guru kami yang mulia, telah jelas bagiku dari kajianku, sesungguhnya tidak wujud apa-apa hadith Sahih atau Thabit berkenaan fadhilat membaca surah al-Kahfi pada hari Jumaat, kesemua hadith-hadith adalah cacat atau dhaif, dan tambahan lafaz (hari Jumaat) adalah Munkar,

Dan berkata Dr. Said Solah al-Raghib: “tidaklah sahih akan hadith pengkhususan membaca surah al-Kahfi pada hari Jumaat ataupun malamnya, dan galakan membaca surah al-Kahfi dalam riwayat yang Sahih adalah tanpa pengkhususan waktu serta tempat”, adakah kalam ini betul? Ini pula adalah link kajian al-Syaikh Dr. Said Solah al-Raghib: http://elibrary.mediu.edu.my/books/SDL1138.pdf

Maka jawab Syaikhuna ‘Umar al-Muqbil:

الذي يترجح لي قول ما ذكر الباحث، والله أعلم

Terjemahan: “apa yang jelas rajih (kuat) bagiku, adalah seperti yang disebutkan dalam kajian – Dr. Said Solah al-Raghib tersebut -, Allah Maha Mengetahui”

Kemudian daku membalas jawapan Syaikhuna Dr. ‘Umar al-Muqbil itu dengan bertanya:

لتأكيد يا شيخنا، يعني الحديث ضعيف؟

Terjemahan: sebagai kepastian wahai guru kami, yakni hadith itu Dha’if?

Maka jawab Syaikhuna ‘Umar al-Muqbil:

نعم ضعيف بهذه الزيادة

Terjemahan: ya, Dha’if dengan tambahan lafaz (Jumaat) ini

Anda bisa baca disini

*****AKHIR KUTIPAN*****

Albani mendhoifkan Hadits Surat Alkahfi

Maukah aku kabarkan kepada kalian tentang suatu surat yang mana keagungannya memenuhi jarak antara langit dan bumi, dan orang yang membacanya akan memperoleh pahala seperti itu juga. Dan barangsiapa yang membacanya (pada hari atau malam Jumat, pent), maka dosa-dosanya akan diampuni antara hari Jumat itu hingga hari Jumat berikutnya dan ditambah tiga hari?” mereka (para sahabat) menjawab: “Mau”, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Ia adalah surat Al-Kahfi.” (Diriwayatkan oleh Ad-Dailami, dari Abdurrahman bin Hisyam Al-Makhzumi, ia berkata; telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha secara marfu’).

DERAJAT HADITS: Hadits ini dinyatakan DHO’IF JIDDAN (Sangat Lemah) oleh syaikh Al-Albani di dalam Silsilah Al-Ahadits Adh-Dho’ifah wa Al-Maudhu’ah V/504 no.2482, dan Dho’if Al-Jami’ Ash-Shoghir no.2160). Di dalam sanadnya terdapat seorang perowi yang bernama Hisyam Al-Makhzumi (dia adalah putranya Abdullah bin Ikrimah Al-Makhzumi). Ibnu Hibban berkata tentangnya: “Dia (Hisyam Al-Makhzumi) menyendiri dalam meriwayatkan hal-hal yang tidak ada asal-usulnya dari hadits riwayat Hisyam bin Urwah. Aku tidak tertarik (atau tidak terkagumkan) untuk berhujjah dengan hadits yang ia riwayatkan secara sendirian.” Syaikh Al-Albani berkata: “Anaknya Hisyam Al-Makhzumi (yang bernama) Abdurrahman tidak aku dapatkan biografinya sekarang ini.” Telah beredar pula beberapa riwayat BATIL dan PALSU yang didustakan atas nama Nabi shallallahu alaihi wasallam yang menjelaskan keutamaan surat Al-Kahfi.

Syekh Abu Ishaq Al Haweney (Murid Albani)

Menurut Asy Syekh Al Muhaddits Abu Ishaq Al Haweney (Murid Asy Syekh Al Muhaddits abad ini Nashirudin Al Bani) MEMBACA RUTIN SURAT AL KAHFI PADA TIAP HARI JUM’AT ITU BID’AH….!!!!

ذكر الشيخ المحدث أبو إسحاق الحويني حفظه الله تعالى في إحدى القنوات الفضائية فضل قراءة سورة الكهف فقال إنه لم يرد حديث مرفوع إلى النبي صلى الله عليه وسلم فيه ذكر لفظ يوم الجمعة، وأن حديث أبي سعيد الخدري ليس حديثا مرفوعا إلى النبي صلى الله عليه وسلم بل هو موقوف على الصحابي، بينما شيخه الألباني رحمه الله تعالى قال إن حديث أبي سعيد الخدري الذي فيه لفظ يوم الجمعة له حكم الرفع، *وقال الشيخ أبو إسحاق الحويني إن قراءة سورة الكهف كل يوم جمعة بدعة*

Dalam salah satu acara di channel televisi Asy Syekh Al Muhaddita Abu Ishaq Al Haweney – Hafidzohullallahu ta’ala-menjelaskan KEUTAMAAN MEMBACA SURAT AL KAHFI. Beliau menuturkan: TIDAK PERNAH DISEBUTKAN DALAM (SATUPUN) HADIS YG MARFU’ KEPADA NABI SAW YG MENYEBUTKAN REDAKSI HARI JUM’AT. Hadis Abu Sa’id Al Khudriy bukan hadia marfu’ akan tetapi cuman MAUQUF KEPADA SAHABAT. Sedangkan guru beliau, syekh Al Bani rahimahullahu ta’la mengatakan bahwa hadis Abu Sa’id Al Khudriy itu dihukumi marfu’. Oleh karena itu Syekh Abu Ishaq Al Haweney mengatakan: MEMBACA SURAT AL KAHFI PADA SETIAP HARI JUM’AT ITU BID’AH…..!!!!

Link: Fatwa.islamweb.net (Source:Ust. Dody El Hasyimi)

Wallahu a’lam…..

Akhirnya para peneriak bid’ah, termakan teriakan dan tuduhannya pula, saksikanlah berapa banyak Salafy dan orang-orang yang mengamalkan Al Kahfi di malam Jum’at yang akan menjadi ahli bid’ah???

Baca Juga :

Komentar
  1. jt mengatakan:

    Yang di site khan hadits berikut kang ?

    “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

    • generasisalaf mengatakan:

      Aswaja tidak pernah melarang membaca Al kahfi bahkan malah mendawamkannya pula, hanya sekelompok kecil golongan Salafy membid’ahkannya karena di nilai haditsnya dhoif, jadi tetap lanjutkan membacanya

  2. […] Terjemahan: “ya, Dha’if dengan tambahan lafaz (Jumaat) ini“ (Baca lebih Lanjut) […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s