TERBONGKARNYA KEBOHONGAN UST SALAFY WAHABI ATAS TUDUHAN TAHLIL BERASAL DARI HINDU

Posted: Januari 14, 2015 in STOP MENUDUH BID'AH !!

stop-menuduh

BISMILLAHIRROMANIR ROHIM

Pada status ini aku ingin membuka mata semua orang dan membongkar kedustaan dan fitnah yang selama ini menuduh tahlilan berasal dari Hindu, aku membuktikan dengan mengecheck kitab weda langsung, ada 4 kitab veda/weda yang aku pegang baik yang berbahasa sanskerta maupun yang udah ditranslate ke dalam bahasa Inggris.

Benarkah Tahlil dari Weda kitab suci agama Hindu Benarkah Tahlil dari Weda kitab suci agama Hindu-2

Kitab itu terdiri dari RIG VEDA/WEDA, ARTHA VEDA/WEDA, SAMHITA SAMA VEDA/WEDA, DAN YAJUR VEDA, selain itu aku memegang file pdf lainnya sebagai penunjang dan rujukan diantaranya mahayana upanishad , holy baghavatgita/bagawat gita.

Kelompok salafi wahabi menuduh TAHLILAN berasal dari hindu dengan dalil-dalil yang diambil dari kitab hindu , dan benarkah demikian ?? BAIKLAH mari kita buktikan , aku akan buktikan sendiri bahwa tuduhan itu adalah dusta dan teramat keji !!!

Terkait tuduhan mereka tentang perkara ini :

TUDUHAN & FITNAH KE-1

Dalam Kitab Manawa Dharma Sastra Weda Smerti hal. 99, 192, 193 yang berbunyi : “Termashurlah selamatan yang diadakan pada hari pertama, ketujuh, empat puluh, seratus dan seribu.”

JAWABAN & BANTAHAN :

Kitab manawa darma bukan kitab VEDA/WEDA, dan kalimat itu bukan dari kitab weda ataupun dalil dari ayat weda , melainkan kitab Sastera yang ditulis oleh salah satu pendeta Hindu yang dicetak dan diterbitkan pada tahun 1983,

Kalaulah kalimat tersebut dari kitab Weda maka bagaimana bunyi bahasa sanskertanya ?? Mana bukti scan kitab atau screenshoot kitab wedanya ???
sebagai bukti di INDIA yang notabenenya hampir sebagian besar beragama Hindu tidak mengetahui tentang hari, 1,3, 7, 40 sebab orang HINDU wafat tidak ada yang DIKUBUR melainkan DIBAKAR , selain itu di Maroko yang notabenenya beragama ISLAM dan tidak satupun beragama Hindu dan tidak pernah dijajah/diduduki Hindu sudah lebih dulu mempraktekkan dan membiasakan amaliah mendo’akan/tahlilan.

Sebenarnya kalimat “termashur” ini terjadi berkaitan dengan sejarah lampau, tatkala walisongo berhasil mengISLAMkan sebagian besar masyarakat NUSANTARA yang dulunya beragama HINDU, TAHLILAN yang merupakan mendo’akan saudara sesama muslim yang meninggal yang praktiknya berdasarkan dalil sebuah hadist mulai dijalankan para wali dan pengikutnya yang dulunya beragama HINDU, hal ini menarik minat sebagian masyarakat HINDU yang masih memegang kepercayaannya, kemudian sebagian masyarakat HINDU ini mulai meniru apa yang dilakukan para walisongo dan pengikutnya, walhasil hal itu menjadi kebiasaan dan tradisi yang populer dan mashur terkenal baik dikalangan UMMAT ISLAM maupun UMMAT HINDU, hanya saja ummat hindu menyebutnya dengan istilah “SELAMATAN/KENDURI”. Sebab sejak dahulu ummat hindu gemar melakukan perayaan dan pesta, sedangkan ummat ISLAM menyebutnya TAHLILAN atau takziah silaturrahim mendo’akan si ahli kubur

Karena masyarakat HINDU mulai banyak melakukan hal itu maka tercetuslah kalimat “Termashurlah selamatan yang diadakan pada hari pertama, ketujuh, empat puluh, seratus dan seribu. ” dalam kitab sastera manawa dharma, kebiasaan Muslim yang ditiru ummat HINDU sendiri sudah menjadi populer dan termashur, dan ummat HINDU menganggap itu sebagai DHARMA atau kebaikan yang patut ditiru, jadi HINDU lah yang meniru ajaran/ tradisi ISLAM yang dibawakan dan didakwahkan para Wali, bukan ISLAM yang meniru ajaran HINDU.

***

TUDUHAN & FITNAH KE-2 :

Terkait tuduhan mereka tentang perkara ini :

Ketahuilah bahwa TIDAK AKAN PERNAH ANDA TEMUKAN DALIL DARI AL-QUR’AN & AS-SUNNAH/hadits shahih TENTANG PERINTAH MELAKUKAN SELAMATAN, bahkan hadits yang dhoif (lemah)pun tidak akan anda temukan ,akan tetapi kenyataan dan fakta membuktikan bahwa anda akan menemukan dalil/dasar selamatan,dkk, justru ada dalam kitab suci umat Hindu, COBA ANDA BACA SENDIRI DALIL DARI KITAB WEDHA (kitab suci umat hindu) DIBAWAH INI:
a. Anda buka kitab SAMAWEDHA halaman 373 ayat pertama, kurang lebih bunyinya dalam bahasa SANSEKERTA sebagai berikut: PRATYASMAHI BIBISATHE KUWI KWIWEWIBISHIBAHRA ARAM GAYAMAYA JENGI PETRISADA DWENENARA.

ANDA BELUM PUAS, BELUM YAKIN, ???
b. Anda buka lagi KITAB SAMAWEDHA SAMHITA BUKU SATU,BAGIAN SATU,HALAMAN 20. Bunyinya : PURWACIKA PRATAKA PRATAKA PRAMOREDYA RSI BARAWAJAH MEDANTITISUDI PURMURTI TAYURWANTARA MAWAEDA DEWATA AGNI CANDRA GAYATRI AYATNYA AGNA AYAHI WITHAIGRANO HAMYADITAHI LILTASTASI BARNESI AGNE.

Di paparkan dengan jelas pada ayat wedha diatas bahwa lakukanlah pengorbanan pada orang tuamu dan lakukanlah kirim do’a pada orang tuamu dihari pertama, ke tiga, ke tujuh, empat puluh, seratus, mendak pisan, mendhak pindho, nyewu (1000 harinya).
Dan dalil-dalil dari wedha selengkapnya silahkan anda bisa baca di dalam buku karya Abdul aziz (mantan pendeta hindu) berjudul “mualaf menggugat selamatan”, di paparkan TIDAK KURANG DARI 200 DALIL DARI “WEDHA” kitab suci umat hindu semua.

JAWABAN & BANTAHAN :

Baik mari kita buktikan dan kita periksa/check dan richeck , silakan anda klik link ini dan download kitab sama veda/weda Yang berbahasa sanskerta http://is1.mum.edu/vedicreserve/sama_veda.htm, Yang sudah ditranslate kedalam bahasa inggris http://www.ishwar.com/hinduism/holy_sama_veda/

1. Kitab sama veda/weda yang berbahasa sanskerta berjumlah tidak sampai 300 halaman , jumlah halaman mencapai 257 halaman, jadi mana mungkin ada halaman ke 373 (silakan anda lihat dan check kitab sama veda/weda berbahasa sanskerta yang telah anda download)

2. Kitab sama veda/weda terdiri dari 2 buku , adapun kalimat “PRATYASMAHI BIBISATHE KUWI KWIWEWIBISHIBAHRA ARAM GAYAMAYA JENGI PETRISADA DWENENARA” , kalimat ini tidak ada ditemukan dalam kitab sama veda/weda berbahasa sanskerta, kalaulah kalimat itu berasal dari bahasa sanskerta mengapa tidak ditranslate artinya ke dalam bahasa indonesia ?? atau minimal di translate ke dalam bahasa inggris ????

Artinya itu adalah kalimat rekayasa yang dibuat-buat

3. Pada buku satu chapter/bagian 1 ayat 1 dalam kitab sama veda/weda yang sudah ditranslate ke dalam bahasa inggris berbunyi :

“1. Come, Agni, praised with song, to feast and sacrificial offering: sit As Hotar on the holy grass!”

yang artinya ketika kami coba translate semampu kami

“1. Ayo datanglah agni, memuji dengan lagu , untuk pesta dan persembahan korban : duduk Sebagai Hotar di atas rumput suci !”

4. Pada kitab sama veda/weda buku satu chapter/bagian 1 ayat 1 sama sekali tidak berbunyi kalimat untuk melakukan pengorbanan untuk orang tua dan hadiahkan kirim do’a pada orang tua , dan tidak menyinggung tentang hari pertama, ke tiga, ke tujuh, empat puluh, seratus, mendak pisan, mendhak pindho, nyewu (1000 harinya) dan tidak menyinggung atau menyebutkan angka apapun

5. pada kitab sama veda/weda buku satu halaman 20, tidak ditemukan kalimat yang berbunyi :
“PURWACIKA PRATAKA PRATAKA PRAMOREDYA RSI BARAWAJAH MEDANTITISUDI PURMURTI TAYURWANTARA MAWAEDA DEWATA AGNI CANDRA GAYATRI AYATNYA AGNA AYAHI WITHAIGRANO HAMYADITAHI LILTASTASI BARNESI AGNE. ” , kalaulah kalimat itu berasal dari kitab sama veda/weda HINDU mengapa mereka tidak mentranslatenya? atau minimal mentranslatenya ke dalam bahasa inggris?? dan mengapa mereka tidak menunjukkan bukti scan kitab atau screenshootnya ???.

6. Pada kitab sama veda/weda buku satu bagian 1 halaman 20 didapati bunyi kalimat yang saya lampirkan dalam screenshoot berbahasa sanskerta dan yang sudah ditranslate berbahasa inggris, dan terbukti tidak ada satu butir ayat ataupun kalimat yang menyatakan kalimat untuk melakukan pengorbanan untuk orang tua dan hadiahkan kirim do’a pada orang tua , dan tidak menyinggung tentang hari pertama, ke tiga, ke tujuh, empat puluh, seratus, mendak pisan, mendhak pindho, nyewu(1000 harinya) dan tidak menyinggung atau menyebutkan angka apapun.

***

TUDUHAN & FITNAH KE-3 :

Terkait tuduhan mereka tentang TAHLILAN berdasarkan dalil ini :

Perintah penyembelihan hewan pada hari tersebut:

“Tuhan telah menciptakan hewan untuk upacara korban, upacara kurban telah diatur sedemikian rupa untuk kebaikan dunia.”
(kitab Panca Yadnya hal. 26, Bagawatgita hal. 5 no. 39).

JAWABAN & BANTAHAN :

Ketika aku memeriksa dan mengecheck langsung bagawatgita no. 39 yang sudah ditranslate ke dalam bahasa inggris maka didapati bunyi kalimatnya :

39 With the destruction of dynasty, the eternal family tradition is vanquished, and thus the rest of the family becomes involved in irreligion.

dan ketika kami mencoba menstranslatenya ke dalam bahasa indonesia, Artinya :

39. Dengan kehancuran dinasti, tradisi keluarga yang telah berakar hilang, dan dengan demikian seluruh keluarga terpengaruh dalam irreligion (keluar dari agama)

Maka berdasarkan bunyi kalimat bagawatgita no. 39 dapat diketahui ayat/dalil tersebut tidak menceritakan tentang penyembelihan hewan kurban melainkan tentang hancurnya dinasti kerajaan yang diturunkan turun temurun dimana keluarga dinasti tersebut beserta pengikutnya telah terpengaruh irreligion (keluar dari agama)

Jika kita kaitkan maka kita akan teringat hadist NABI SAW tentang orang – orang yang keluar dari agamanya tanpa sadar sebagaimana melesatnya anak panah dari busur , orang-orang ini adalah yang terpengaruh faham dinasti kerajaan yang telah menghancurkan ke KHALIFAHAN ISLAM dulunya.

***

TUDUHAN & FITNAH KE-3 :

Terkait tuduhan dan fitnah mereka tentang ini :

2.Dalil selamatan (kenduri/kenduren):

Sloka prastias mai pipisatewikwani widuse bahra aranggaymaya jekmayipatsiyad aduweni narah”. “Antarkanlah sesembahan itu pada Tuhanmu Yang Maha Mengetahui”. Yang gunanya untuk menjauhkan kesialan”
(kitab sama weda hal. 373 no.10).

JAWABAN & BANTAHAN :

Seperti yang saya jelaskan dan sebutkan diatas Kitab sama veda/weda yang berbahasa sanskerta berjumlah tidak sampai 300 halaman , jumlah halaman mencapai 257 halaman, jadi mana mungkin ada halaman ke 373 , jika yang dimaksud kitab sama weda buku satu chapter/bagian satu no. 10 maka didapati bunyi ayat/kalimatnya yang sudah ditranslate ke dalam berbahasa Inggris berbunyi :

10. O Agni, bring us radiant light to be our mighty succour, for Thou art our visible deity!

Ketika kami mencoba menstranlatenya semampu kami maka didapati, artinya :

10. O Agni, membawa kita cahaya bersinar menjadi bantuan perkasa kami, untuk Engkau Tuhan kami terlihat!

Jadi jelas kalimat “Sloka prastias mai pipisatewikwani widuse bahra aranggaymaya jekmayipatsiyad aduweni narah”. adalah dalil/ayat yang dibuat-buat dan direkayasa !!!
saya mencoba meneliti dan menyelidiki kalimat ““Antarkanlah sesembahan itu pada Tuhanmu Yang Maha Mengetahui” darimanakah kalimat ini berasal dan setiap kali saya berulang-ulang memikirkan kalimat itu saya merasa tidak asing dengan kalimat itu , lalu tiba-tiba saya teringat kisah NABI ADAM A.S yang hendak menikahkan kedua putranya Habil dan Qabil dengan cara pernikahan silang, Qabil yang merasa tidak terima keputusan ayahnya yang dinilai tidak adil akhirnya mengajukan keberatannya dan menganggap keputusan NABI ADAM A.S bukan semata-mata atas petunjuk ALLAH melainkan karena lebih sayangnya NABI ADAM A S dengan HABIL, akhirnya NABI ADAM A.S menyuruh kedua putranya untuk mempersiapkan QURBAN (persembahan) agar ALLAH SWT yang maha mengetahui memberikan keputusan kepada mereka berdua, setelah keduanya mempersiapkan qurban/sesembahan masing-masing maka berkatalah NABI ADAM A.S kepada kedua putranya “antarkanlah qurban/sesembahan itu pada TUHAN YANG MAHA MENGETAHUI” , lalu kemudian qurban/sesembahan itu ditaruh dan ditempatkan di atas bukit/gunung (tempat yang tinggi) , HABIL yang baik hati mempersembahkan qurban yang terbaik maka qurbannya yang diterima oleh ALLAH SWT , sedangkan qabil yang berhati buruk dan busuk mempersembahkan yang buruk-buruk dan busuk tak diterima qurbannya oleh ALLAHU SWT, bahkan tak satu ekor binatang pun mau mendekati untuk mau memakan qurbannya qabil akibatnya qurban yang busuk itu semakin membusuk, berbeda dengan Habil dimana qurban persembahannya di dekati dan dimakan oleh hewan-hewan yang berada disana.

ASTAGHFIRULLAH AL ADZIM … ternyata benar dugaan ku setelah aku check kisah NABI ADAM A.S , HABIL dan QABIL … ini sungguh fitnah dan tuduhan yang keji !!! SALAFI WAHABI telah bersekongkol dengan si Abdul azis (mantan Hindu [bukan pendeta Hindu] pengangguran tamatan STM) , zionis , murtadin dan para kafirun untuk bersekongkol dengan menyebarkan FITNAH dengan menuduh ucapan NABI ADAM A.S sebagai ayat/dalil weda ??? mereka sanggup memfitnah NABI ADAM A.S yang adalah bapak moyang manusia ?? sungguh keji FITNAH mereka, FITNAH mereka telah membuat IBLIS tertawa , karena jelas-jelas IBLIS sangat membenci NABI ADAM A.S, tak disangka mereka SALAFI WAHABI telah mengamini agenda IBLIS dan para kaum DAJJALIS untuk memfitnah NABI ADAM A.S , mereka ubah ucapan NABI ADAM A.S kedalam bahasa sanskerta agar dikira kalimat itu berasal dari ayat kitab weda !!! NAUDZUBILLAH TSUMMA NAUDZUBILLAH !!!.

***

Tahlil dari Hindu - kitab Weda part-01Tahlil dari Hindu - kitab Weda part-02Tahlil dari Hindu - kitab Weda part-03

***

Nb : silakan copas dan share, sebarkan dan print kalau perlu share ke situs , fanspage, group, dan blog-blog salafi wahabi !!!
saya telah menghabiskan waktu dan pikiran saya untuk meneliti dan mengkaji ini, jangan sia-siakan dan abaikan status ini

BERTAUBATLAH DAN MINTA MAAF LAH WAHAI ORANG-ORANG YANG MENUDUH DAN MEMFITNAH TAHLILAN DARI HINDU, SEBELUM AKU TUNTUT KALIAN DI DUNIA DAN AKHIRAT !!! INGAT LAH, SATU BUKTI DAN FAKTA MAMPU MERUNTUHKAN SEKEDAR DALIL, ALASAN, MAUPUN ARGUMEN !! BUKTI JAUH LEBIH KUAT KETIMBANG ALIBI DAN OPINI ATAUPUN DALIL !!!

Source: Jefrry Nofendi ( dg sedikit revisi)

Baca Juga :

Komentar
  1. Don Frumantic mengatakan:

    aq juga cross cek grup hindu. mereka tidak mengerti juga 3 7 40 dll.

    • ari mengatakan:

      fa asalu ahla dzikri in kuntum la ta’lamun, maka tanyakanlah kpd ahlinya jika kalian tidak mengetahui -al ayat.
      jadi tanyanya sm pendeta hindu mas jgn sembarang orang.

      • Alfian mengatakan:

        Kalau memang hal itu diterapkan oleh umat hindu, pasti meski bukan pendeta saja sudah tau kalau itu ajaran hindu. Kasihan sekali unat hindu selalu dijadikan kambing hitam oleh orang2 yg berniat menjatuhkan Islam

  2. sari mengatakan:

    Bagus admin.. Semoga web ini terus ada.. Ijin copas..

  3. Abu hilmy mengatakan:

    Sy bertanya… kalau memang kita veda tidak terdapat ungkapan tadi.. lalu dimnkh orang2 wahabi mendptkn penytaan itu, trus menurt ilmu usustazd apah tahlilan peringatn kematian itu sunnah atau bidah atau maslhah murshalah..trm ksh

  4. hendra mengatakan:

    anda yakin cuman ada satu kitab weda. Asumsi saya sama seperti injil. Kitab weda ada bnyak versi. Versi india juga tentunya beda dengan indonesia. Dan hasil tranletan juga terkadang menyimpang dari maksud sebenarnya.

    Dalan hadis nabi ‘barang siapa melakukan amalan (ibadah) tanpa tuntunan dari kami maka akan tertolak’ sahih. Dimana tuntunan tahlilan tadz. Kan ibadah juga gak boleh dikarang. Dari sahabat sampai generasi 4 imam juga tidak ditemui tahlilan.

    • generasisalaf mengatakan:

      Saudara Hendra yg sy muliakan

      Sebenarnya Anda harus memahami pembagian ibadah spt ibadah mahdhah & ghairu mahdhoh, dan anda harus mengetahui kembali tentang makna bid’ah itu sendiri, silahkan anda cari di blog ini tentang makna bid’ah…jika anda yakin tak pernah berbuat bid’ah, silahkan anda baca kembali link2 berikut ini https://generasisalaf.wordpress.com/bidah/kontroversi-bidah-ala-wahabi-salafy/

      Wallahu a’lam

      Terima kasih sudah mampir

      • irul mengatakan:

        BIDAH DALM AGAMA TETAP SESAT WALAUPUN DIBAWA SUNAN KALI JAGA YG JAUH DARI PARA SOHABAT

      • Yopi Hasan mengatakan:

        “Dan semua perkara yang baru adalah bid’ah dan seluruh bid’ah adalah kesesatan dan seluruh kesesatan di neraka” (HR An-Nasaai no 1578)

        Dari Jabir bin Abdillah berkata : Jika Rasulullah berkhutbah maka merahlah kedua mata beliau dan suara beliau tinggi serta keras kemarahan (emosi) beliau, seakan-akan beliau sedang memperingatkan pasukan perang seraya berkata “Waspadalah terhadap musuh yang akan menyerang kalian di pagi hari, waspadalah kalian terhadap musuh yang akan menyerang kalian di sore hari !!”. Beliau berkata, “Aku telah diutus dan antara aku dan hari kiamat seperti dua jari jemari ini –Nabi menggandengkan antara dua jari beliau yaitu jari telunjuk dan jari tengah-, dan beliau berkata : “Kemudian daripada itu, sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Al-Qur’an dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, dan seburuk-buruk perkara adalah perkara-perkara yang baru dan semua bid’ah adalah kesesatan” (HR Muslim no 2042)

      • ali mengatakan:

        di paragraf “tuduhan dan fitnah ke-2”
        dipertanyakan “DALIL DARI AL-QUR’AN & AS-SUNNAH/hadits shahih TENTANG PERINTAH MELAKUKAN SELAMATAN”. kalo memang merasa benar dan merasa tertuduh harus nya admin jelaskan dan paparkan dalil yg sah dan jelas yg merujuk kedalam al-qura’n sebagai suatu perintah yg harus dilaksanakan kalo memang ada.
        dan jika memang saudara sekalian tidak mempunyai dalil yang cukup kuat, harusnya saudara sekalian tidak boleh bilang ini fitnah.

    • agus budi mengatakan:

      Kitab Veda isinya sama mas, hanya terjemahan saja yang susunan kalimatnya beda, tetapi tetap ememiliki arti yg sama. Yang paling banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa adl Bhagavad gita, kalau Mas beli terjemahan yg berbeda maka bisa Mas lihat teks Sansekerta (aslinya) sama.

    • Muhammad Adlan mengatakan:

      menurut kamu apa itu tahlilan ?

  5. irul mengatakan:

    HAHA KASIHAN ORANG SESAT MENCARI KEBENARAN BIDAH, SUNNAH JUGA MELIMPAH KO REPOT

    • saiful mengatakan:

      Kl begitu, anda juga sesat donk…..
      di mana anda melaksanakan sholat tarawih? (Ketahuilah Nabi SAW tdk pernah sholat tarawih di masjid lebih dari tiga hari)
      Apakah anda belajar ilmu hadist? (Ketahuilah ilmu hadist blm dikenal di zaman Rosulullah SAW)
      Apakah anda membaca mushaf Alquran yg sekarang? (Ketahuilah mushaf itu baru ada di zaman kekhalifahan Ustman ra)
      Dan masih banyak lagi bid’ah2 yg anda mungkin lakukan…… “Fas aluu ahladzzikri inkuntum laa ta’lamuuun”

      • pur mengatakan:

        gitu aja kok repot, perbanyak sholat zakat puasa dan yg lain yg ada di alquran, ikuti aja itu, ngapain harus diribbutkan, klo mas mengakui hal itu bukan bidah ya sdh laksanakan aja yang menanggap itu bidah ya tingggalkan aja, yg jelas kita itu manusia biasa yg maih banyak nafsunya, lebih banyak bertanya lebih banyak belajar dan berdoa semoga Allah menurunkan hidayahnya ke kita,

  6. Semoga Alloh meridhoi Perjuanganmu.. dan melindungi kita dari Fitnah Akhir Jaman dan Fitnahnya Dajjal… Amiin..

  7. ari mengatakan:

    1. sampean kok gk pke akal sehat modal scan kok brani berkoar-koar, sbg contoh apakah jumlah halaman tiap al qur an didunia ini sama????? terbitan saudi, mesir indonesia dll walaupun jumlah ayatnya sama tp jumlah halaman/lembaran gk sama.
    2. spt yg kita ketahui ada pendeta kristen yg masuk islam krn mengumpulkan puluhan alquran dr berbagai tmpt tp sama isinya, beda dg injil yg berbeda-beda versinya. apakah sampean bisa menjamin bahwa semua kitap weda di dunia sama isinya?
    3. Apakah sampean bapaknya/saudara abdul aziz/tetangganya kok tau dia gk pernah kuliah sarjana hindu?
    4. sampean aj yg rusak akal sehatnya menghubung2kan kitap weda dg kisah nabi adam nabi adam.
    5. Ketahuilah ya akhi sunnah2 Rosulloh begitu banyak untuk kita pelajari dan amalkan.

    • generasisalaf mengatakan:

      1. coba datangkan scan yg lainnya atau kitab fisiknya, apakah anda mempunyainya??, silahkan anda cari dan buktikan kepada kami, karena kami telah membuktikan sebelumnya.
      2. Tidak jauh berbeda dg jawaban sy yg pertama
      3. Sdr Abdul Aziz telah di temui langsung oleh para ulama kami, beda dengan Anda yg hanya bisa mengutipnya saja, jika tidak percaya kami bisa membawa Anda menemuinya langsung.
      3. Hal ini silahkan anda tanyai langsung oleh para pendeta umat Hindu, adakah memang ada sarjana Hindu tsb??
      4. kata2 rusak Akal anda sy terima, mudah2an Allah saja yg pantas membalasnya
      5. Allah lebih tahu tentang perihal hambanya, bukan anda, trimksh sudah mampir

      • rivo mengatakan:

        ada… tetanggu yg Hindu skr lgi skolah di Bali unt dpet gelar sarjana dan jadi Pendeta…

      • imam mengatakan:

        buat apa berdalil dg kitab weda? perkara sunnah rosul banyak yg blm kita kerjakan…sedang tahlilan perkara yg dipermasalahkan ummat, mending ditinghalkan…

    • saiful mengatakan:

      Astaghfirullahal ‘adziim…..
      kelihatannya sampean ngotot utk diakui sbg ahli sunnah….. tp apakah mungkin seorg ahli sunnah berperangai kotor seperti ini ya akhi? Jgn mempermalukan Baginda rosul SAW dgn akhlaq kotor seperti ini ya akhi…
      semoga Allah SWT memberikan hidayah-Nya kpdmu….aamiiiin

  8. Zuhdi mengatakan:

    Assalamualaikum
    Mudah2an saya tidak termasuk yg saling menghujat satu sama lain dl beragama.
    Saya minta tolong untuk ditunjukkan hadits atau ayat al-Quran yang membahas tentang tahlil pada hari 3,7,40 dst krn slama ini saya belum pernah mendapati itu.
    Terimakasih

  9. zain mengatakan:

    Alhamdulillah…
    Jadi tau semuanya…
    Terima kasih banyak yah min…
    Izin copast.

  10. anim-anim mengatakan:

    terima ksih berbagi. artikel sangat bagus dan membantu pencerahan masyarakat umum. Diskusi juga bagus sekali.

  11. Ahmed Zach mengatakan:

    Alhamdulillâh dpt pngetahuan baru🙂

    1. Secara bahasa, kata Tahlilan itu Isim Masdar Sulatsy Mazid bab awal, dari fi’il madli “Hallala”. artinya membaca kalimat Lâ ilâha illallâh).

    2. Isi Tahlîlan: membaca ayat suci alquran, membaca tahlil tahmid tasbih & istighfar, membaca sholawat, & membaca doa.

    3. Tujuan tahlil: mendo’akan Ahli Mayit “kepada Allah” scara bersamaan agar selamat. Sekali lagi, “Mendo’akan kpd Allah”. Jd isinya, berdoa kpd Allah scara bersamaan.
    pertanyaan, do’a 1 orang dgn do’a banyak orang lbih gampang mana dikabulnya?

    4. Tujuan berdoa kpd Allah, masalah sampai tidak sampainya pahala itu terserah Allah, kita berdoanya kpd Allah, memohon kpd Allah bkn sm mayit, bukan dr kita langsung ke mayit.

    5. Kesimpulan: Membaca Ayat Quran, Sholawat, Dzikir & Istighfar, serta berdoa itu hukumnya apa?? apakah sesat?
    oke, itu sesat karena ga ada tuntunannya.
    Berarti kalo tiap “penghujat” berbuat kbaikan pd zaman sekarang yg ga ada tuntunannya pd zaman Rasul dulu juga sesat yah?🙂

    Buat yg daerah Bandung, mari gabung mengkaji Kitab Tafsir & Hadits Shahih Bukhory (bkn Shahih Albani yah), yg mau debat terbuka jg silahkan..kitab disini lengkap, siapin aja ilmu nahwu shorof sampe mantiqnya biar enak diskusinya..kan pake kitab gundul..bukan browsing d google..hehe

    Semoga Allah Swt membuka hati kita & memberi petunjuk u/ kita.

    • zizou mengatakan:

      doa 1org yg sholeh lbh dikabulkan dibanding 1juta doa bid’ah lovers
      dikatakan bid’ah jika mengada2kan ibadah baru (ibadah yg tdk diajarkan rosul)
      ngaji,dzikir,sholawat dan istighfar itu berpahala jika sesuai ajaran nabi, dikatakan bidah jika kalian ngaji teriak2 sambil jingkrak2an pake gendang, dzikir sampe geleng2 kepala dgn suara keras2 (pdhl allah tdk tuli) terus pake petasan jedar jeder dgn alesan ngusir setan, pdhl setan aje terbuat dri api, sama kaya petasan. datengin ceramah ilmu bukan ceramah yg nambah2in sholawat (padahal umar yg jago syair aje gapernah berani bikin solawat baru selain solawat yg dibaca saat tahiyat)
      jagan tutp hati dri ilmu,walaupun sdh kita jalani dari kecilllll,, kl gak sesuai ajaran rosul jgn ragu utk kita tinggalin.

      • putut mengatakan:

        Bicara bid’ah adl bid’ah. Koq tahu2nya istighfar menurt nabi, tahlil menurut cara nabi, dzikir mnrt nabi, shodaqoh cara nabi, pdhl berapa hadits yg telah dibaca. Mendoakan orang mati menurt nabi gmn caranya, ada ayat atau haditsnya? Trus shalawat selain di Tahiyyat adakah hadits yg melarang? Klo ada di shahih yg mana? Dan lg tau2nya mana orang sholeh yg diterima doanya, jgn2 anda mengaku 1 orang sholeh itu?? Sdah dpat bocoran dr malaikat ya? satu lagi, Sahabat Umar ahli Syair?? Dpt riwayat dr tarikh mana tuh? HhMmm

  12. Ryan mengatakan:

    heemmm.. Kok geger ae yo..! sama sama muslim kok saling menghukum sesat satu dengan yang lain.. Non Muslim yang paling seneng nih… Ya Allah…!!!

  13. anan mengatakan:

    Saya belum pernah denger siti khotijah istri ROSUL SAW di tahlil ( kirim pahala 1-7 hari dst )

  14. wahyu mengatakan:

    Ingat jangan debat ya,, hanya diskusi.. kalau debat kita telah kena tipu syaitan karena di dalamnya ada kemarahan, didalamnya ada sombong, menonjolkan kelompok, sangka buruk, menghujat, menghina, merasa paling benar, ujub, hasad dan lainnya. Sedangkan iblis dan syaitan tertawa membaca komentar komentar hamba Allah yang terkena penyakit hati. Mohon bersabar dan tawadhu (dalam hati yaa) komentar nya. Kalau perdebatan itu adalah kebodohan seorang alim yang didalamnya syaitan menginginkan ketergelinciran. Diskusi aja ya. Yang debat jangan di tanggapi. “Maka berpaling lah dari orang-orang yang bodoh”. Kalau saudara mau diskusi silahkan tapi jangan debat. Orang yang bersih hatinya dan berada di golongan salafi/wahabi mereka tidak mau ada permusuhan di antara muslim. Salam persaudaraan umat muslim. Mudahan saya dapat Hidayah dan juga kalian semua. Amiin

  15. agus budi mengatakan:

    Manava Dharma Shastra adl Smrti Veda. Ajarannya tetap mengacu pd Sruti Veda (Rg, Sama, Yajur, dan Atharva). Sruti berarti : yang didengar (wahyu). Smrti berarti : yang direnungkan (penjelasan dan tafsir2 atas ajaran Sruti)

  16. adib mengatakan:

    Kami sudah menerimamu di bumi NKRI
    Tapi kenapa kau semakin arogan sekali
    Misimu ingin mengislamkan orang yang sudah islam sejak bayi
    Sungguh aneh sekali
    Kau datang dengan dalih pembawa ajaran nabi
    Perlahan-lahan budaya di bumi pertiwi ini kalian caci maki..
    Dengan cara yang menurut kalian islami
    Merusak persatuan di tanah NKRI
    Kau anggap pola tingkahmu adalah tingkah nirwana
    Dengan membajak kitab dan menafsir ayat suci sesuka hati
    Kau lebih suka mengebiri, daripada berdiskusi
    Entah apalagi maksudmu, sekarang kuburan juga kau caci maki
    Seolah-olah kalian tidak akan mati
    Perbedaan adalah rahmat ilahi, tapi kalian enggan mengakui
    Bhineka Tunggal Ika berdiri kokoh di NKRI, tapi kalian merasa berdiri sendiri
    NKRI adalah harga mati, tapi kalian berambisi menginginkan negara islami
    Emangnya apa yang kalian berikan untuk negeri ini?
    Perdamaian? Persatuan? Perekenomian?
    Kalian datang-datang, tanpa permisi main hakim sendiri
    Indonesia ini milik kita, bukan milik kalian sendiri
    Kalau ingin bernegara sendiri bukan disini, ini negara Bhineka Tunggal Ika, ini Pancasila Jangan samakan NKRI dengan Arab Saudi
    Sejak keberadaanmu disini
    Temanmu kau kafirkan
    Saudara seislammu kau caci maki
    Keluargamu kau bid’ahkan
    Oh kalian yang mendeklarasikan diri sebagai pejuang islami
    Aku rela surga untuk kalian, ambil saja, kuasai saja surga itu
    Jika masih kurang, ambil juga Tuhan untuk kalian sendiri

    • zizou mengatakan:

      lemah sekali anda sampai2 tuhanmu kau korbankan hnya krna tahlilan????? ibadah itu berdasarkan dalil bukan berdasarkan budaya. selamatkan ajaran rosul

  17. Ferdian Riza Yudha mengatakan:

    hiiiii………… tambah ngeri aku sama islam ini……. biasanya janggutnya panjang, tampangnya jauh dari senyum, selalu menatap dengan curiga… sekali ngomong isinya neraka semua… diajak ngobrol isinya debat semua….
    berdebat itu mengeraskan hati… eee ini kok malah jadi hobi…. pake nantangin orang lain kalo ada yang lebih tajam lidahnya… >_<

    coba kalian ngacung siapa diantara kalian yang sdh tamat baca quran… tamat kaji sahih bukhari… tamat kaji al hakam…. ? apa sdh tau berapa persen kalian dapat jaminan surga ? kalo belum tau… mending tundukkan 'pandangan' perbanyak istighfar usahakan agar ilmu anda bisa mendatangkan senyum buat sekitar anda…

    berfikirlah agar terik panas berubah jadi sejuk dengan adanya anda… benci berubah menjadi rindu… bil hikmah sodara… anda sudah paham urusan itu…. berhentilah membuang waktu… maut tdk pernah menunggu…

    orang kok hobinya berdebat ? mau jadi paling hebat… ilmu diciptakan utk keteraturan bukan untuk saling membenturkan…. ?

    maaf sodara… upayakan menyampaikan sesuatu dengan lebih bijak… tanpa harus menabrak karena kebenaran hanya milik allah semata….

    maaf sekali mohon maaf… sya jga masih mencari blm pantas memberi.

    saya hanya ingin dimana ada orang islam yang pandai agama maka disekitarnya bunga2 bermekaran…. hewan2 bernyanyi riang… yang susah jadi senang…. yang sedih jadi bahagia…. krn yang saya tau islam itu rahmat bagi seluruh alam… buka musibah bagi sekitar…. sekali lagi maaf

  18. imron mengatakan:

    salam ya akhi ukhti..

    tidak sepatutnya kaun wahabi berbicara dengan menyesatkan sesama muslim.
    kita sepatutnya punya tugas adalah Mengajak orang kedalam kebaikan.

    kalau dulu itu Nabi SAW MengIslanmkan orang kafir.
    kalau sekarang Orang Islam MENGKAFIRKAN orang islam sendiri.

    yuk jangan seperti itu lgi. malu lah kalian sma diri kalian masing masing . dan juga kalau mau belajar itu Niatnya jangan mau Menuntut ILMU . karna Setan Lebih Berilmu dari pada kita semua., iblis dan setan pun sudah mengenal islam dari zaman nabi . dan berusaha menyesatkan orang islam sendiri dengan KESOMBONGAN kalian. iblis udah tau islam dari beribu ribu tahun yg lalu.
    lalu kalian? cuman sebatas 20-40 aja udah sok.
    istighfar..

    jangan saling mencaci.. kita islam. yang patut kita lakukan dengan menyatukan ummat islam.

    dan jangan salah pilih cari ustadz. . setan dan Iblispun bisa jadi Ustadz.

    mohon maaf. hamba yg fakir dan penuh dosa ini takut alan akhir zaman. dan fitnah akhir zaman . hamba sedih kalau liat kaum muslimin berperang cuman karna masalah bid’ah. biarkan yg ngelakuin bid’ah ya bid’ah. yg ngga yaa nggak..

    wassalam

    • zizou mengatakan:

      semakin jelas anda tdk peduli dgn kaum muslim.
      justru kita hrs hentikan jika ini tdk diajarkan rosul, krna berbahaya bagi anak cucu kita nantinya. murnikan ajaran rosul jgn ditambah2in atw dikurang2in. lg jg gapernah denger ada org kafir masuk islam krna maulidan, yg ada bnyk org terganggu krna berisik sgala pake petasan, pdhl setan terbuat dri api, sama kaya petasan

      • Ahli Bid'ah mengatakan:

        Saudara juga sudah menambah2i mudik (silaturahim lebaran)… bikin macet aja!! kenpa waktunya silaturahim pas lebaran aja??

  19. abdur mengatakan:

    Siapa bilang tahlilan itu ibadah. Tahlilan hanya amal shalih yg bisa dimodifikasi seperti . sedekah dg tranfer. Shalat di pesawat. Jual beli dg berbagai macam transaksinya. jadi tahlilan isinya baik. Bu gkusnya saja yg tidak ada namanya dijama nabi

  20. Hamba Allah mengatakan:

    Jika tuhan kita sama dan nabi kita sama mengapa amalannyan berbeda?
    sebagai contoh, dalam satu kelas seorang guru memberikan soal kpd muridnya perhitungan 1+1=.., kemudian seorang muridnya menjawab 3, apakah itu tidak salah? apakah gurunya akan tetap membiarkan? apakah gurunya akan tetap membenarkan jawaban itu? apakah itu adil untuk murid yang menjawab 2?

  21. rian mengatakan:

    Apakah Ada Dalil dari Al-qur’an Bahwa Tahlilan Itu Boleh ???

    • Ahli Bid'ah mengatakan:

      Apakah ada Dalil dari Al-qur’an Bahwa Sholat Tarawih 8 rokaat itu Boleh???

    • putut mengatakan:

      Pertanyaannya lucuuuuu, tahlilan (membaca tahlil) jelas pahalanya besar, justru yg tidak akan kita temukan adalah ayat yang melarang tahlilan. Bukankah sperti itu?

  22. zizou mengatakan:

    knp yg dibahas kitab weda nye bro? ada gak ayat alqur’an atw hadist yg mengajarkan tahlilan? itu yg harusnye dibahas/jelasin, bukan weda nye yg dibahas kaleee….
    jd makin yakin kebenaran ajaran salaf

    • Abdul mengatakan:

      ITU KRN “WAHABI” PAKE WEDA KALI PAK, MAKANYA DITELITI.. TERNYATA MEREKA “KELIRU”, KLO MEREKA PAKE AL-QUR’AN & HADIST TENTU SANGAT BANYAK SANDARANNYA, TRUS KENAPA INI LAIRAN BARU MUNCUL SEKARANG? KEMAREN2 KEMANA? WAKTU KITA DIJAJAH BELANDA NGUMPET? BELUM LAHIR? BARU DONG?

  23. elyasa mengatakan:

    uraian ini wujud kepanikan, setelah gagal mempertahankan bid’ah hasanah kini memaksa kitab hindu yang telah mereka adopsi untuk beribadah dengan mencampuradukan kekufuran, kebatilan dengan kebenaran islam…semoga Allah mengampuni pembuatnya dan sadar kembali pada jalan yang benar, orang akan berhati-hati beribadah sebab menyangkut keselamatan

  24. rizki mengatakan:

    Sungguh dangkal pemahaman anda. Pun Rasulullah SAW telah bersabda, jika terdapat pertentangan di antara kalian maka kembalikanlah kepada Al-Quran dan Hadits. Tidak perlu mengambil sejarah yang justru tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

  25. dan mengatakan:

    Yang jelas generasi salaf yang sebenarnya tidak pernah mengadakan tahlilan….itulah yang mesti kita ikuti.

  26. Ahli Bid'ah mengatakan:

    Aduuuuh…..Tahlilan itu tradisi, dan Rosul tidak melarang tradisi selama tidak bertentangan dengan ajaran islam…coba deh dipikir, Mudik itu bid’ah ga? Mudik itu tradisi yg ada hanya di Indonesia…Kalau mau silaturahmi kenapa harus nunggu mudik? Kalau mau mendoakan mayit kenapa harus 3,7,40 hari? semua itu tradisi dan tidak bertentangan dengan ajaran islam. Kalau yg suka membid’ahkan orang, jangan pada mudik!!!! ngapain silaturahmi kok pas lebaran aja???Ingat, silaturahmi juga ibadah. dan ibadah yg ga ada pada jaman Rosul adalah bid’ah..jadi mudik untuk bersilaturahmi adalah BID’AH dan masuk NERAKA? Apakah saudara2 setuju dengan pendapat saya? andaikata Rosul masih hidup belum tentu juga kan beliau melarangnya? siapa yg tau? Kita umat muslim juga diajarkan untuk berbuat kebaikan.”berlomba-lomba lah dalam kebaikan”……Siapa yg bilang Tahlilan dan Yasinan tidak baik??kalau ada yg bilang tidak baik maka sudah tertuyuplah mata hatinya….

  27. Alizar Amran mengatakan:

    ANDA MENGATAKAN:: ”Ketahuilah bahwa TIDAK AKAN PERNAH ANDA TEMUKAN DALIL DARI AL-QUR’AN & AS-SUNNAH/hadits shahih TENTANG PERINTAH MELAKUKAN SELAMATAN, bahkan hadits yang dhoif (lemah)pun tidak akan anda temukan”….
    INGAT SAUDARAKU,,IBADAH ITU TAUQIFIYAH: HARUS MENDATANGKAN DALIL.TAHLILAN SAJA TIDAK ADA DLILNYA,,BAGAIMANA KITA HARUS MENGAMALKAN?JANGAN SAMPAI NANTINYA KITA INI TERMASUK ORANG YG MENGAMALKAN BID’AH,RASULULLAH MENGATAKAN :SETIAP PERKARA/AMALAN BARU YG TIDAK ADA DASAR/PERINTAHNYA DARI ALQUR’AN DAN HADITS,MAKA AMALAN TSB TEROLAK,,NAH LOH SAUDARAKU,,,

  28. ery mengatakan:

    berpedomanlah pada al qur’an dan hadist, kita orang awam jangan saling menuduh, seolah2 ada satu pihak yg salah dan ada satu pihak yg benar. jangan perdebatkan masalah sunnah jika yang wajib belum benar2 kita laksanakan. wallahu’alam..

  29. Pams mengatakan:

    jadi asal mula 1 3 7 40 100 di Islam dari mana ya?

  30. Adda Aja mengatakan:

    Ditempat saya, Kabojaya, Desa Swargabara, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, tidak ada saling hujat antar sesama islam, yang bersarung santun, yang bergamis santun, yang berjilbab santun, yang bercadar santun, imam pake qunut makmum ikut, imam gak pake qunut juga ikut, tarawih 8 & 20 dilaksanakan bersama, yang gak suka tahlil gak ikut tahlil, yang tahlil kirim makanan kepada yang gak ikut tahlil.
    Tidak ada tikam-menikam.
    Mungkin karena mereka sama2 sadar bahwa mereka ingin meniru Nabi yang santun dan penyayang.

  31. Akmaluddin Sidik mengatakan:

    Terimakasih Mas
    Atas penjelasannya justru menambah keyakinan kita Bahwa Tahlilan dan sebagainya Memang Betul-betul Bukan dari ISLAM…!
    Kalau memang betul buka dari Hindu lantas dari MANA ? dari Rosul Kah ? Al-qur’an kah ?
    Yang jelas bukan dari ISLAM…
    Kalau telah nyat dari Islam lantas kenapa masih juga diamalkan ?

    • generasisalaf mengatakan:

      ACARA 3 HARI, 7 HARI TELAH ADA DI MASA GENERASI SALAF YAITU SAHABAT NABI SAW

      فلما احتضرعمر أمر صهيبا أن يصلي بالناس ثلاثة أيام ، وأمر أن يجعل للناس طعام فيطعموا حتى يستخلفوا إنسانا ، فلما رجعوا من الجنازة جئ بالطعام ووضعت الموائد، فأمسك الناس عنها للحزن الذي هم فيه ، فقال العباس بن عبد المطلب : أيها الناس !، إن رسول الله صلى الله عليه وسلم قد مات فأكلنا بعده وشربنا ومات أبو بكر فأكلنا بعده وشربنا وإنه لابد من الاجل فكلوا من هذا الطعام ، ثم مد العباس يده فأكل ومد الناس أيديهم فأكلوا

      Ketika Umar ra terluka sebelum wafatnya, ia memerintahkan pada Shuhaib untuk memimpin shalat, dan memberi makan para tamu selama 3 hari hingga mereka memilih seseorang, maka ketika hidangan – hidangan ditaruhkan, orang – orang tak mau makan karena sedihnya, maka berkatalah Abbas bin Abdul Muttalib ra : Wahai hadirin.., sungguh telah wafat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan kita makan dan minum setelahnya, lalu wafat Abubakar ra dan kita makan dan minum sesudahnya, dan ajal itu adalah hal yang mesti, maka makanlah makanan ini..!”, lalu beliau ra mengulurkan tangannya dan makan, maka orang – orang pun mengulurkan tangannya masing – masing dan makan. (Al Fawaidussyahiir Li Abi Bakar Assyafii juz 1 hal 288, Kanzul ummaal fii sunanil aqwaal wal af’al Juz 13 hal 309, Thabaqatul Kubra Li Ibn Sa’d Juz 4 hal 29, Tarikh Dimasyq juz 26 hal 373, Al Makrifah wattaarikh Juz 1 hal 110)

      Acara Tahlil telah dilakukan di masa Sahabat Nabi, sebagaimana termaktub dlm kitab “Al-Hawi lil Fatawi” karya Imam Jalaluddin Abdurrahman As-Suyuthi jilid 2 halaman 178 sebagai berikut:
      قال الامام أحمد بن حنبل رضي الله عنه فى كتاب الزهد له : حدثنا هاشم بن القاسم قال: حدثنا الأشجعى عن سفيان قال
      قال طاوس: ان الموتى يفتنون فى قبورهم سبعا فكانوا يستحبون أن يطعموا عنهم تلك الأيام , قال الحافظ أبو نعيم فى الجنة: حدثنا أبو بكر بن مالك حدثنا عبد الله بن أحمد بن حنبل حدثنا أبى حدثنا هاشم بن القاسم حدثنا الأشجعى عن سفيان قال: قال طاوس: ان الموتى يفتنون فى قبورهم سبعا فكانوا يستحبون أن يطعموا عنهم تلك الأيام

      Artinya:
      “Telah berkata Imam Ahmad bin Hanbal radhiyallaah ‘anhu di dalam kitabnya yang menerangkan tentang kitab zuhud: Telah menceritakan kepadaku Hasyim bin Qasim sambil berkata: Telah menceritakan kepadaku al-Asyja’i dari Sufyan sambil berkata: Telah berkata Imam Thawus (ulama besar zaman Tabi’in, wafat kira-kira tahun 110 H / 729 M): Sesungguhnya orang-orang yang meninggal akan mendapat ujian dari Allah dalam kuburan mereka selama 7 hari. Maka, disunnahkan bagi mereka yang masih hidup mengadakan jamuan makan (sedekah) untuk orang-orang yang sudah meninggal selama hari-hari tersebut.

      Telah berkata al-Hafiz Abu Nu’aim di dalam kitab Al-Jannah: Telah menceritakan kepadaku Abu Bakar bin Malik, telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Ahmad bin Hanbal, telah menceritakan kepadaku Ubay, telah menceritakan kepadaku Hasyim bin al-Qasim, telah menceritakan kepadaku al-Asyja’i dari Sufyan sambil berkata: Telah berkata Imam Thawus: Sesungguhnya orang-orang yang meninggal akan mendapat ujian dari Allah dalam kuburan mereka selama 7 hari. Maka, disunnahkan bagi mereka yang masih hidup mengadakan jamuan makan (sedekah) untuk orang-orang yang sudah meninggal selama hari-hari tersebut.”

      Selain itu, di dalam kitab yang sama jilid 2 halaman 194 diterangkan sebagai berikut:
      ان سنة الاطعام سبعة أيام بلغنى أنهامستمر الى الأن بمكة و المدينة فالظاهر أنها لم تترك من عهد الصحابة الى الأن و انهم أخذوها خلفا عن سلف الى الصدر الأول

      Artinya:
      “Sesungguhnya, kesunnahan memberikan sedekah makanan selama tujuh hari merupakan perbuatan yang tetap berlaku sampai sekarang (yaitu masa Imam Suyuthi abad ke-9 H) di Mekkah dan Madinah. Yang jelas kebiasaan tersebut tidak pernah ditinggalkan sejak masa sahabat sampai sekarang, dan tradisi tersebut diambil dari ulama salaf sejak generasi pertama, yaitu sahabat.”

      • Manusia biasa mengatakan:

        Salam..
        Syukron penjelasannya jazakumullah khoiron katsiron
        Yg mau tahlil silahkan yg gak mau tahlil silahkan lakum a’malakum wa lanaa a’malana…
        Sy pribadi mengambil jalur yg membolehkan tahlil…
        Jaman sekarang banyak org mengaku2 yg paling benar,padahal kebenaran milik Allah..
        Dan banyak yg mangaku2 paling sunnah mengikuti rasulullah..padahal blm ada pengakuan dari rasulullah..
        Sesungguh nya org yg mendapatkan hidayah itulah yg benar yg datang dari sisi Allah SWT..
        Semua termaktub dlm surah alfatihah dan albaqoroh..wallahu A’lam …
        Nabi jg bersabada : man roaniy fil manam faqod roaniy fil yaqzoh..(shahih)
        “Barang siapa berjumpa dgnku di dlm tidurnya sesungguhnya dia telah berjumpa dgnku di dlm sadarnya’..hadis
        Yg mengaku umat nabi ,apakah sdh mendapatkan pengakuan dari nabi secara langsung/bukan pengakuan sepihak bhw kita adalah umat Muhammad SAW?..
        Itu menjadi tanda tanya besar..kita berusaha dan berhusnuzzon ,krn ilmu Allah luas,dan banyaknya hadis2 yg tdk terkumpul dan smpi kpd kita,berapa banyak ulama2 hafiz yg hapal hadis telah terbunuh atau wafat sehingga tdk smpi hadis2 itu kpd kita…
        Semoga kita senantiasa berdoa kpd Nya agar senantiasa mendapatkan tambahan ilmu dan pemahaman..Rabbiy zidniy ilman naafi’an war zuqniy fahman..
        Wassalam

      • larose muzar mengatakan:

        itu baru penjelasan dengan argumen yang berlandaskan rujukan yang jelas bukan karena debat kusir pertanda dangkalnya ilmu. untuk itu mari kita belajar.

  32. Samsu Ahyari mengatakan:

    Setelah membaca dan memahami dari artikel dan komentar diatas, semakin yakin dengan apa yang saya ikuti selama ini perlu dilestarikan, lanjutkan tahlilan,maulidan dan amalan lainya.perpecahan umat islam dari dahulu hingga sekarang semua dari masalah bid’ah.. semoga Allah Swt selalu memberikan petunjuknya buat kita semua,. Amin

  33. hang puriah mengatakan:

    Fokus kan diri mu, wahai saudara ku, …jika TAHILAN ITU DISYARIATKAN…. …tentu Nabi / Sahabat ataupun Ulama yg 4 mazhab akan melakukannya ( TAHILAN), ataukah antum menganggap/ merasa lebih ‘alim ( berilmu ) dari mereka, Allhu musta’an.

  34. kentoz mengatakan:

    Maff sya ini orang hindu tolong jgn bwa2 agma saya dan tolong agama sya jgn d jdin perdebatan..klo toh emang hrus d adili ya orang yg ngmg gthu jgn agama sya yg d giniin.orang agama sya jg d akui oleh hukum..mlh agma tertua d indonesia ini..agama sya agama yg sellu menjunjung tinggi kedamaian..skrng sy tny sma anda2 semua pernah tidak mendengar orang hindu bakar masjid..prnh tidak agma hindu membuat kbrisikin yg mengganggu lingkungn..prnh tidak dengr orang hindu jd terorris..pernh tidak dengar agama hindu perang kya yg terjadi d palestina..maaf sya ngong gini bukan karna ingin membandingkn2 stu saama lain ny tpi rus terang sya gk trima klo agama d jdiin perdebatan ky gini..klo gk ngeryi apa2 sya saranin mending diem aja gk usah ngmng yg aneh2 tentang agama saya agama Hindu

  35. rinal mengatakan:

    Kerjakan mana menurut kita baik,kalo ragu atau salah tinggalkan.gitu aja kok repot.wong sholat kita aja apa dah khusuk apa belum ya??

  36. Sayyed EP mengatakan:

    wah masalah kek gini emang gak akan habis. setelah hindu tar syiah, terus kafir. hebat banget WAYABISASI ini.

    mirip yang terjadi pada masa awal dimana sempalan Khowarij berkembang.. apakah memang wahabi mengadopsi NEO KHOWARIJ “Klihatannya benar tapi salah TAFSIR alias menipu AWAM”
    SALAM SAYYED
    Bikailarobbi.wordpress.com

  37. Ryan mengatakan:

    berati belum pernah liat video ini y pendeta hindu masuk islam? jelas itu budaya hindu https://www.youtube.com/watch?v=3pgfgqV9GpQ

  38. lulu mengatakan:

    yang bidah bidahkan tahlil tu gurunya spa sini kalau berani saya tunggu di jawa tepatnya semarang

  39. Ardian mengatakan:

    Lantas mana yg menyebutkan di bolehkan. Atau di sunnahkan tentang tahlilan??

    Baik menurut manusia blm tentu baik di mata Tuhan!!!!
    Sedangkan baik menurut tuhan dan nabi nya sudah tentu baik bagi manusia

    Bukan ny ada dalil yg mengatakan
    Segala perbuatan yg tidak ada dasar hukum nya adalah sia2 ( tertolak)

  40. Rahmat Hidayatullah mengatakan:

    Allah Azza wa Jalla berfirman:

    الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا

    “ … Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agama-mu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu …” [Al-Maa’idah: 3]

    firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

    “Ikutilah apa yang telah diturunkan kepada kalian dari Rabb kalian dan janganlah kalian mengikuti wali-wali selain Allah, sedikit sekali dari kalian yang mau mengambil pelajaran.” (Al-A’raf: 3)

    “Maka tidaklah patut bagi laki-laki mukmin dan perempuan mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu keputusan, akan ada bagi mereka pilihan lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah tersesat dengan kesesatan yang nyata.” (Al-Ahzab: 36)

    “Kemudian dari pada itu. Maka sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah Kitab Allah. Dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam . Dan seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan. Maka sesungguhnya setiap yang diada-adakan adalah bid’ah dan setiap kebid’ahan adalah sesat.” (Shahih, HR. Muslim dari Jabir z)

    “Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718)

    semua terserah kalian..cinta Allah dengan Rasul nya,,, atau cinta tradisi dan imam-imam A B C
    ingat ya saudara pertanyaan ini… Man Imamuka? Siapa imammu?
    Al-Qur’an Imami. Al-Qur’an Imamku, bukan dari kitab yang dibuat oleh para sahabat atau pendapat siapapun jawaban nya,,,,Allah sudah menyempurnakan Agama kita,,,buat apa kita tambah atau kita kurang,,,bukan kah sebaik” panutan adalah Rasul,,,bukan sahabat nya…kalau kalian bicara sahabat…tanya diri kalian, apakah sahabat nya tidak belajar dari rasul…

    Wahai kaumm Quraisy, atau ucapan semacamnya, selamatkan diri kalian, aku tidak dapat menolong kalian sedikit pun di hadapan Allah. Wahai Abdi Manaf, aku tidak dapat menolong kalian di hadapan kalian, wahai Abas bin Abdulmuthalib, aku tidak dapat menolong kalian sedikitpun di hadapan Allah, wahai Shafiah, bibi Rasulullah, aku tidak dapat menolongmu sedikitpun di hadapan Allah, wahai Fatimah binti Muhamad, mintalah dariku harta semaumu, aku tidak dapat menolongmu sedikitpun di hadapan Allah.” (HR. Bukhari, no. 2602 dan Muslim, no. 206)

    dari 73 golongan hanya 1 yang diterima,, apakah golongan A B C D, atau ajaran A B C D,,,siapa yang tau….yakini dan tanggung jawab sendiri…beres perkara..kita semua punya tanggung jawab masing-masing….

    salam sejahtera bagi saudara-saudara ku muslim

  41. Adjie S. Soera mengatakan:

    Saya ternyata semakin bodoh dan dholim karena banyak yang tidak saya ketahui. Semoga Allah SWT mengampuni saya, karena tidak satu orang pun tahu rahasia Allah SWT. Menurut Imam Ghazali : Tidaklah diciptakan ilmu kecuali, Akan menuntunmu ke jalan menuju Allah.
    Saya sendiri tidak yakin apakah Islam saya seperti Islamnya Rasulullah SAW, karena jaraknya sangat jauh dan lama. Apakah anda yakin ?. Dan apakah saya pantas untuk masuk Surga atau apakah saya kuat masuk kedalam Api Neraka ? Hanya Allah SWT yang menetapkan. Sebagai manusia hanya dapat menjalankan Perintah dan menjauhi Larangan Nya, semampu diri sendiri. Soal tahlil serahkanlah pada Allah SWT akan ketetapannya, lakukan yang ingin melakukan dan tinggalkan untuk yg tidak mau melakukan. Toh dalam tahlilan isinya juga mengagungkan asma Allah, sholawat Nabi dan do’a2 kebaikan. Mari belajar bersatu dalam perbedaan. Perbedaan itu rahmah…….bukan permusuhan. Semoga pendapat bodoh saya, mampu mengisi dan melengkapi pendapat para cendekia terdahulu. Aamiin. Mohon maaf bila ada kesalahan.

    Salam.

  42. ayi mengatakan:

    MasyaAllah Bang..speachless..
    berkah dunia akherat..aamiin aamiin aamiin Allohumma aamiin

  43. Ira Nurmaya mengatakan:

    Apa yg dikerjakan didunia ini klo menurut saya sesuai AlQuran dan hadist nabi Muhammad SAW,jika ada yg ditambah maka seolah2 Nabi Muhammad SAW belum sempurna mengajarkan Islam,pdhal Nabi Muhammad adalah utusan ALLAH SWT,contoh tauladan semua ummat

  44. Saya mengatakan:

    Sampe bedah kitab agama lain buat mencari kebenaran yg dia yakini (katanya islam), kenapa gak cari di quran n hadist aja?
    Takut malah menjelaskan bidah / mengadangada.
    Punya quran n hadist knp g di plajari n pahami. Malah mau nyari2 kesalahan muslim bersarkan kitab agama lain.

  45. adakah perintah riwayat hadist yg tidak ambigu tentang nabI Muhammad Sallahualaihiwassalam tahlilan untuk siti khadijah Radhiyallahu Anha?

    adakah hadist riwayat tentang tahlilan untuk para sahabat Umar RA,Utsman RA, Ali RA, Abubakar RA

  46. SIDIQ BORUTO mengatakan:

    carilah kebenaran bukannya kesalahan orang lain
    well,, dihadist juga ada yg menerangkan hadis itu sahih,mansuh,dhoif
    bisa dipercaya/kurang bisa diprcaya/ diganti
    mangkanya ngaji

  47. fendi yuli mengatakan:

    kalau saya sebagai jalan tengah sih . . kerjain aja apa yang diajarkan nabi. . .yang ngga diajarkan ngga usah dikerjain. .masih banyak amalan yg dicontohkan nabi kenapa mesti berdebat. tentang amalan yg bukan dr nabi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s