ULAMA SALAF BERTABARUK DI MAQAM ORANG-ORANG SHOLEH

Posted: Februari 3, 2015 in AMAL GENERASI SALAF, STOP MENUDUH BID'AH !!
Tag:, ,
Penduduk Saudi ziarah & sholat ghaib di makam Raja Saudi

Penduduk Saudi ziarah & sholat ghaib di makam Raja Saudi

Tidak jarang, orang-orang ketika memiliki sebuah keinginan akan suatu hal, baik itu yang bersifat duniawi, seperti mempunyai hajat agar cita-citanya tercapai, rejekinya lancar, mendapatkan jodoh, diterima kerja, dan sebagainya. Ataupun keinginan yang bersifat ukhrawi seperti ingin meninggal dalam keadaan husnul khatimah, bahagia dunia akhirat dan lain-lain, mereka berdoa dengan bertabarruk (mengharap barakah) kepada orang-orang shalih yang telah meninggal dengan menziarahi makamnya. Baik dilakukan sendiri atau beramai-ramai melakukan wisata religi dengan menziarahi makam-makam aulia seperti wali sanga, para ulama, kyai dan sebagainya.

Apakah tradisi atau kebiasaan bertabarruk di makam-makam tersebut tidak bersumber dari para ulama salafus shalih terdahulu?

Al-Imam al-Hafizh Ibnu Abi ‘Ashim

Seorang imam ahlus sunah yang berpengaruh pada abad ke-3 hijriah/ 9 Masehi meriwayatkan dalam kitabnya al-Ahad wa al-Matsani:
طلحة بن عبيد الله. . . فاشتري له دار بسبعين ألف درهم وهي التي فيها قبره بحضرة الهجرتين وقد رأيت جماعة من أهل العلم وأهل الفضل إذا هم أخذهم أمر قصد إلى قبره فسلم عليه ودعا بحضرته، وكان يعرف الإجابة، وأخبرنا مشايخنا قديما أنهم رأوا من كان قبلهم يفعله.  الآحاد والمثاني، 1/163

“Sahabat Thalhah bin Ubaidillah,… dibelikan rumah seharga 70000 Dirham, yaitu rumah yang juga ditempati sebagai makamnya di depan Hijratain. Aku melihat sekelompok ahli ilmu dan ahli keutamaan apabila mereka memiliki hajat, mereka  mendatangi makamnya (Thalhah), mengucapkan salam dan berdoa di depannya. Dan selalu dikabulkan. Guru-guru kami dahulu bercerita bahwa orang-orang sebelumnya juga melakukan hal tersebut.”Dari dalil di atas menmberitahukan bahwa tradisi ziarah makam orang-orang shalih dengan tujuan tabarruk, agar suatu hajat bisa terkabulkan dengan tetap memohon kepada Allah, telah berlangsung sejak generasi salaf yang shalih. Hal ini tidak termasuk syirik, sebagaimana asumsi kelompok ekstrem dan radikal.Siapakah Ibnu Abi ‘Ashim? 

Abu Bakar bin Abi ‘Ashim Ahmad bin ‘Amru bin Dhahhak bin Makhlad asy-Syaibani atau yang lebih dikenal dengan Ibnu Abi Ashim (822-900 M/206-287 Hijriyah) adalah ahli hadits kelahiran Bashrah, Irak dan meninggal di Isfahan. Ia merupakan seorang imam ahlus sunah yang berpengaruh pada abad ke-3 hijriah/ 9 Masehi, dan ia dikenal karena karya-karyanya di bidang ilmu hadis.

Diantara gurunya yang terkenal adalah Imam Bukhari dan Abu Hatim ar-Razi. Ia diangkat menjadi Qadi di Asfahan selama tiga belas tahun hingga tahun 282 H. Ia meninggal lima tahun kemudian dan prosesi pemakamannya dihadiri oleh 200 ribu orang.

Sepanjang hidupnya, Ibnu Abi Ashim menghasilkan karya-karya. Dikabarkan dia menghasilkan 300 karya tentang ilmu hadits, berikut sebagian karya-karyanya:

  1. As-Sunnah li Ibnu Abi ‘Ashim
  2. Al-Ahadits wal-Matsaniy
  3. Al-Awa’il li Ibnu Abi ‘Ashim
  4. Al-Jihad li Ibnu Abi ‘Ashim
  5. Ad-Diyat li Ibnu Abi ‘Ashim
  6. Az-Zuhd li Ibnu Abi ‘Ashim
  7. Al-Mudzakkir wat-Tadzkir
  8. Ash-Shalaatu ‘ala an-Nabiy

Ibnu Al-Jauzi (w. 597 H)

Ulama ahli hadis yang terkenal dengan tasyaddudnya, masih bersedia datang ke makam para ulama untuk mengobati penyakit-penyakit dalam hatinya:

ﻭﻛﺜﺮ ﺿﺠﻴﺠﻲ ﻣﻦ ﻣﺮﺿﻲ، ﻭﻋﺠﺰﺕ ﻋﻦ ﻃﻠﺐ ﻧﻔﺴﻲ، ﻓﻠﺠﺄﺕ ﺇﻟﻰ ﻗﺒﻮر اﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ، ﻭﺗﻮﺳﻠﺖ ﻓﻲ ﺻﻼﺣﻲ، ﻓﺎﺟﺘﺬﺑﻨﻲ ﻟﻄﻒ ﻣﻮﻻﻱ ﺑﻲ ﺇﻟﻰ اﻟﺨﻠﻮﺓ ﻋﻠﻰ ﻛﺮاﻫﺔ ﻣﻨﻲ، ﻭﺭﺩ ﻗﻠﺒﻲ ﻋﻠﻰ ﺑﻌﺪ ﻧﻔﻮﺭ ﻣﻨﻲ، ﻭﺃﺭاﻧﻲ ﻋﻴﺐ ﻣﺎ ﻛﻨﺖ ﺃﻭﺛﺮﻩ، ﻓﺄﻓﻘﺖ ﻣﻦ ﻣﺮﺽ ﻏﻔﻠﺘﻲ

Jeritan sakit saya makin banyak, saya tidak mampu menemukan diri saya sendiri. Saya pun mengungsi ke makam-makam orang saleh, saya bertawassul untuk kebaikan saya. Saya pun ditarik oleh kelembutan Tuhan ku untuk menyendiri. Ia kembalikan hati saya setelah menjauh lari dari saya. Ia juga memberi tahu aib yang telah saya pilih sendiri. Saya pun sembuh dari penyakit lupa saya (Shaid Al-Khatir 1/93)

Source: fiqhmenjawab.blogspot.com & KH. Ma’ruf Khozin

Baca Juga :

MENGAMBIL BERKAH DI MAKAM ORANG SHOLEH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s