DALIL NABI SAW. MEMASUKI GEREJA (SINAGOG) DAN MENDAKWAHINYA

Posted: Februari 26, 2015 in AMAL GENERASI SALAF, STOP MENUDUH BID'AH !!
Tag:,
Syekh Nazhim datang ke Gereja Roma untuk Menemui Paus dan mendakwahi Islam

Syekh Nazhim datang ke Gereja Roma untuk Menemui Paus dan mendakwahi tentang Islam

Sesungguhnya ummat Nabi Saw adalah seorang yang bukan dengan mudahnya menuduh seorang muslim dengan tuduhan yang tidak layak. Perihal seorang muslim berdakwah kepada non muslim ternyata telah lama Rasulullah saw ajarkan, sebagaimana Rasulullah berdakwah kepada suku-suku Arab Badui yang kala itu beragama Majusi, sebagian ada yang Yahudi, Nasrani, dll. Yang karenanya masuk Islamlah mereka karenanya dan Islam berkembang pesat.

Dr. Zakir & Syekh Ahmad Deedat, aktif dakwah di Gereja & berhasil mengislamkan mereka

Dr. Zakir & Syekh Ahmad Deedat, aktif dakwah di Gereja & berhasil mengislamkan mereka

Habib Munzir menjelaskan tentang perihal bolehnya seorang muslim masuk ke tempat ibadah agama lain meskipun secara pribadi Beliau enggan melakukannya (tak mau masuk gereja & peribadatan agama lain), Beliau menjelaskan:

Boleh saja masuk ke gereja, bahkan shalat di gereja, asalkan Anda berhati-hati jangan sampai terbawa ajaran mereka. Hal itu dijelaskan bahwa para sahabat memperbolehkannya:

  1. Dikatakan oleh Jabir Ra. dari asy-Syu’bi Ra. bahwa diperbolehkannya shalat di gereja. (Mushannif Ibn Abi Syaibah 4864).
  2. Dikatakan pula oleh Ibn Abbas Ra. bahwa ia memperbolehkan shalat di gereja, namun menjadi makruh bila terdapat padanya gambar-gambar berhala (gambar Bunda Maria, Yesus dan semua yang disembah selain Allah). (Mushannif Ibn Abi Syaibah hadits no. 4867).
  3. Dikatakan oleh Rafi’ bahwa: “Aku melihat Umar bin Abdul Aziz mengimami shalat di gereja di Syam.” (Mushannif Ibn Abi Syaibah hadits no. 4869).

Maka pendapat mereka adalah antara boleh atau makruh, dan bukan haram. Dijelaskan bagaimana banyaknya sahabat Ra. yang melakukan shalat di gereja, demikian pula tabi’in (Nail al-Authar juz 2 halaman 143).

Bagi mereka yang tidak memperbolehkannya adalah karena risau khalayak akan menganggap sama antara masjid dan gereja, sama-sama tempat peribadatan, hingga menyamakan Islam dengan agama lain.

***

Syekh Hisyam Khabbani adzan di Borobudur Indonesia

Syekh Hisyam Khabbani adzan di Borobudur Indonesia

Ust. Sya’roni Assyamfuri ikut pula menjelaskan

٣٧٥٥ – حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَعَفَّانُ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ عَفَّانُ عَنْ أَبِيهِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ ابْتَعَثَ نَبِيَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِإِدْخَالِ رَجُلٍ إِلَى الْجَنَّةِ فَدَخَلَ الْكَنِيسَةَ فَإِذَا هُوَ بِيَهُودَ وَإِذَا يَهُودِيٌّ يَقْرَأُ عَلَيْهِمْ التَّوْرَاةَ فَلَمَّا أَتَوْا عَلَى صِفَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْسَكُوا وَفِي نَاحِيَتِهَا رَجُلٌ مَرِيضٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَكُمْ أَمْسَكْتُمْ قَالَ الْمَرِيضُ إِنَّهُمْ أَتَوْا عَلَى صِفَةِ نَبِيٍّ فَأَمْسَكُوا ثُمَّ جَاءَ الْمَرِيضُ يَحْبُو حَتَّى أَخَذَ التَّوْرَاةَ فَقَرَأَ حَتَّى أَتَى عَلَى صِفَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُمَّتِهِ فَقَالَ هَذِهِ صِفَتُكَ وَصِفَةُ أُمَّتِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ ثُمَّ مَاتَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ لُوا أَخَاكُمْ

Sahabat Ibnu Mas’ud Ra. berkata: “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mengutus NabiNya Saw. untuk memasukkan seseorang ke dalam surga. Lalu beliau masuk ke gereja dan di dalamnya mendapati umat Yahudi dan seorang lelaki Yahudi sedang membacakan Taurat kepada mereka hingga sampai pada sifat-sifat Nabi Saw. mereka tidak membacanya. Ada pula seorang lelaki yang sakit di pojok gereja.

Lantas Nabi Saw. bertanya: “Kenapa kalian berhenti dan tidak membacanya?”

Lelaki yang sakit itu menjawab: “Karena mereka sampai pada bacaan sifat-sifat seorang Nabi.”

Kemudian lelaki itu merangkak hingga dapat mengambil Taurat dan membacakannya hingga sampai pada sifat-sifat Nabi Saw. serta ummatnya. Ia pun berkata: “Ini adalah sifat-sifatmu dan sifat ummatmu. Aku bersaksi tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah dan engkau adalah Rasul Allah.”

Seketika lelaki yang sakit itu meninggal, lantas Nabi Saw. bersabda kepada para kerabatnya (Yahudi): “Bantulah saudara kalian.” (HR. Ahmad).

٢٢٨٥٩ – حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ انْطَلَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا وَأَنَا مَعَهُ حَتَّى دَخَلْنَا كَنِيسَةَ الْيَهُودِ بِالْمَدِينَةِ يَوْمَ عِيدٍ لَهُمْ فَكَرِهُوا دُخُولَنَا عَلَيْهِمْ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا مَعْشَرَ الْيَهُودِ أَرُونِي اثْنَيْ عَشَرَ رَجُلًا يَشْهَدُونَ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ يُحْبِطْ اللَّهُ عَنْ كُلِّ يَهُودِيٍّ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ الْغَضَبَ الَّذِي غَضِبَ عَلَيْهِ قَالَ فَأَسْكَتُوا مَا أَجَابَهُ مِنْهُمْ أَحَدٌ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِمْ فَلَمْ يُجِبْهُ أَحَدٌ ثُمَّ ثَلَّثَ فَلَمْ يُجِبْهُ أَحَدٌ فَقَالَ أَبَيْتُمْ فَوَاللَّهِ إِنِّي لَأَنَا الْحَاشِرُ وَأَنَا الْعَاقِبُ وَأَنَا النَّبِيُّ الْمُصْطَفَى آمَنْتُمْ أَوْ كَذَّبْتُمْ ثُمَّ انْصَرَفَ وَأَنَا مَعَهُ حَتَّى إِذَا كِدْنَا أَنْ نَخْرُجَ نَادَى رَجُلٌ مِنْ خَلْفِنَا كَمَا أَنْتَ يَا مُحَمَّدُ قَالَ فَأَقْبَلَ فَقَالَ ذَلِكَ الرَّجُلُ أَيَّ رَجُلٍ تَعْلَمُونَ فِيكُمْ يَا مَعْشَرَ الْيَهُودِ قَالُوا وَاللَّهِ مَا نَعْلَمُ أَنَّهُ كَانَ فِينَا رَجُلٌ أَعْلَمُ بِكِتَابِ اللَّهِ مِنْكَ وَلَا أَفْقَهُ مِنْكَ وَلَا مِنْ أَبِيكَ قَبْلَكَ وَلَا مِنْ جَدِّكَ قَبْلَ أَبِيكَ قَالَ فَإِنِّي أَشْهَدُ لَهُ بِاللَّهِ أَنَّهُ نَبِيُّ اللَّهِ الَّذِي تَجِدُونَهُ فِي التَّوْرَاةِ قَالُوا كَذَبْتَ ثُمَّ رَدُّوا عَلَيْهِ قَوْلَهُ وَقَالُوا فِيهِ شَرًّا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَذَبْتُمْ لَنْ يُقْبَلَ قَوْلُكُمْ أَمَّا آنِفًا فَتُثْنُونَ عَلَيْهِ مِنْ الْخَيْرِ مَا أَثْنَيْتُمْ وَلَمَّا آمَنَ كَذَّبْتُمُوهُ وَقُلْتُمْ فِيهِ مَا قُلْتُمْ فَلَنْ يُقْبَلَ قَوْلُكُمْ قَالَ فَخَرَجْنَا وَنَحْنُ ثَلَاثَةٌ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ وَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِيهِ { قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ كَانَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَكَفَرْتُمْ بِهِ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى مِثْلِهِ فَآمَنَ وَاسْتَكْبَرْتُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ}

Sahabat Auf bin Malik Ra. berkisah: “Suatu hari Nabi Saw. pergi dan aku bersama beliau hingga kami memasuki gereja Yahudi di Madinah di hari raya mereka. Namun mreka tidak menyukai kami memasukinya, lalu Rasulullah Saw. bersabda kepada mereka: “Wahai sekalian orang-orang Yahudi, beritahukanlah padaku 12 orang Yahudi yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, niscaya Allah akan menggugurkan kemurkaan yang ditimpakan dari setiap Yahudi yang ada di bawah kolong langit!”

Mereka pun terdiam dan tidak ada seorang pun yang menjawab. Beliau Saw. mengulangi lagi pertanyaannya tapi tidak ada yang menjawab. Sampai yang ke tiga kalinya tetap tidak ada yang menjawab. Lalu Nabi Asaw. bersabda: “Kalian enggan, demi Allah sesungguhnya aku adalah pengumpul, aku yang terakhir, aku nabi pilihan, kalian beriman ataupun mendustakan.”

Setelah itu Nabi Saw. pergi dan aku bersama beliau hingga hampir saja kami keluar lalu ada seseorang di belakang kami memanggil seraya berkata: “Engkau benar wahai Muhammad.”

Lalu Nabi Saw. menoleh dan bersabda: “Siapapun orang itu, kalian mengenalnya wahai sekalian orang-orang Yahudi.”

Mereka pun berkata: “Demi Allah, kami tidak mengetahui seorang pun diantara kami yang lebih mengetahui Kitab Allah melebihimu, tidak ada yang lebih faham darimu, yang melebihi ayahmu dan juga kakekmu sebelum ayahmu.”

Orang yang ditunjuk itu pun berkata: “Aku bersaksi untuknya (Nabi Saw.) atas nama Allah bahwa ia adalah nabi yang diutus Allah yang kalian temukan dalam Taurat.”

Namun mereka malah menyergah: “Kau berdusta!”

Mereka membantah pernyataan orang itu dan mereka mengatakan keburukan tentangnya. Lalu Rasulullah Saw. bersabda: “Kalian berdusta dan perkataan kalian tidak akan diterima. Baru saja kalian memujinya dengan baik, tapi saat ia beriman kalian beralih mendustakan dan mengatakan seperti itu padanya. Perkataan kalian tidak akan diterima.”

Kami lalu keluar dan kami berjumlah 3 orang; Rasulullah Saw., aku dan Abdullah bin Salam.

Inilah kronologi diturunkannya firman Allah Swt.: “Terangkanlah kepadaku bagaimanakah pendapatmu jika al-Quran itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani Israel mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang tersebut dalam) al-Quran lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.” (QS. al-Ahqaf ayat 10). (HR. Ahmad).

Note: secara pribadi admin mengingatkan, jika tidak dalam rangka berdakwah maka sebaiknya jangan.

Gereja Katolik St. Matthew Catholic Church di Indiana Orchard, Massachusetts -Amerika, Tahun 2006 telah di jual oleh orang Turki dan dirubah fungsi menjadi Masjid.

Gereja Katolik St. Matthew Catholic Church di Indiana Orchard, Massachusetts -Amerika, Tahun 2006 telah di jual kepada orang Turki dan dirubah fungsi menjadi Masjid.

KISAH HABIB UMAR BERDAKWAH DI GEREJA

Seorang pendeta besar memutuskan untuk mengundang Habib Umar bin Hafidz untuk datang ke gereja dan menyampaikan ceramah di sana. Seakan hal itu merupakan tantangan sekaligus pelecehan, kau yang berbicara kerukunan ummat beragama, apa berani masuk gereja?

Ternyata Habib Umar bin Hafidz setuju, datang, bahkan minta izin solat di dalam gereja, Padahal telah kita fahami bahwa dari seluruh madzhab sebagian mengatakan makruh, sebagian mengatakan haram, namun sebagian mengatakan boleh jika diharapkan akan berubah menjadi masjid.

Selepas Habib Umar bin Hafidz menyampaikan ceramahnya, maka pimpinan pendeta ditanya :
“Bagaimana pendapatmu terhadap Islam?”
Dijawabnya: “Aku benci Islam, namun aku cinta pada orang ini.
“Jika kau mencintaiku, akan datang waktunya kau akan mencintai Islam,” kata Habib Umar kemudian.

Lalu ada seseorang yang menegur Habib Umar bin Hafidz, bagaimana melakukan solat di gereja?
Beliau menjawab: “Aku melakukannya kerana aku tahu tempat ini akan menjadi masjid kelak.” (Source: M. Anis Sahab)

FATWA SYEKH SALAFY SAUDI TENTANG BOLEHNYA MEMASUKI TEMPAT IBADAH ORANG LAIN

Syekh Sulaiman Al Mani

Ulama Saudi Bolehkan Muslim Kunjungi Tempat Ibadah Agama Lain Meski harus Membayar

Syaikh Dr Abdullah bin Sulaiman al-Mani, anggota Dewan Ulama Senior dan Penasihat untuk kerajaan Saudi, mengatakan mahasiswa Saudi yang belajar di Malaysia dibolehkan untuk mengunjungi tempat-tempat ibadah agama lain serta mendorong mereka untuk aktif menggunakan sosial media, surat kabar Al Riyadh melaporkan secara online pada hari Senin kemarin (8/10).

Dr Abdullah menjelaskan kepada mahasiswa Saudi yang menerima beasiswa ke luar negeri, bahwa dirinya tidak keberatan para mahasiswa saudi di luar negeri mengunjungi tempat-tempat ibadah non-muslim dan menonton ritual mereka, bahkan jika harus membayar untuk biaya masuk, karena hal ini akan memperkuat lampiran muslim untuk agamanya dan menunjukkan ketidaktahuan para pengikut agama-agama lain terhadap Islam.

Dr Abdullah dalam pernyataannya juga mendorong para pemuda Saudi untuk menggunakan semua media sosial yang ada, seperti facebook, twitter, email, dan What’sApp, untuk menyebarkan pesan Islam ke semua kalangan dengan memanfaatkan kemajuan zaman.

Menurut surat kabar Al Riyadh, Dr Abdullah juga mengingatkan para mahasiswa tentang pentingnya menyebarkan pesan toleransi dalam menghadapi serangan sengit terhadap Islam, dan menahan diri dari melakukan reaksi kekerasan, dan berusahalah menjadi pembawa pesan damai Islam.(fq/aby).

Ulama Saudi bolehkan masuk tempat ibadah agama lain

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s