MERIAM KEMBALI DI GUNAKAN ARAB SAUDI UNTUK MENANDAKAN AWAL RAMADHAN, SAAT BERBUKA & AKHIR RAMADHAN

Posted: Juni 18, 2015 in NEWS & INFO
Tag:

Meriam Tanda masuk Ramadhan Arab Saudi

Untuk menyemarakkan bulan Ramadhan, sebagian penduduk Islam di dunia memulainya dengan berbagai macam tradisi, seperti jika di Indonesia ada pembunyian Beduk, kentongan, dll. Maka lain lagi di Arab Saudi, seperti diberitakan Arab News berikut ini.

MADINAH: Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman telah mengumumkan bahwa meriam Ramadhan akan digunakan lagi setelah 22 tahun tidak di gunakan.

Mayjen. Abdulhadi Al-Shahrani, direktur jenderal polisi kota Madinah, telah mengkonfirmasi bahwa meriam tsb akan kembali digunakan selama bulan Ramadhan ini, sebuah publikasi lokal melaporkan baru-baru ini.

Meriam tsb digunakan selama era Ottoman namun kemudian dihentikan karena alasan administrasi dan teknis. Banyak yang menyerukan kembalinya karena penggunaannya tidak bertentangan dengan hukum syari’at Islam.

Menurut laporan, Kota Madinah awalnya memiliki dua meriam, satu di atas Gunung Sal, sekitar 500 meter dari Masjid Nabawi, dan yang lainnya di dalam lingkungan benteng Turki di Quba.

Meriam ini akan ditembakkan beberapa kali untuk mengumumkan awal dan akhir Ramadhan, dan setiap hari sebagai tanda waktu berbuka puasa.

Pengumuman dilakukan oleh Raja Salman penjaga 2 Masjid Suci  dan beberapa imam Masjid Nabawi, termasuk Sheikh Mohammed Ayoub, yang akan kembali memimpin doa setelah absen 20 tahun. Ayoub adalah salah satu suara yang paling menonjol di masjid selama lima tahun di tahun sembilan puluhan dan di tiadakan untuk alasan administrasi. Banyak orang memintanya untuk kembali.

Ayoub dilaporkan menerima berita dari Sheikh Abdulaziz bin Saleh, kepala pengadilan Madinah dan kepala imam di Masjid Nabawi. untuk memastikan bahwa hal itu benar.

Source: arabnews

Sejarah diberlakukan meriam sebagai tanda masuk waktu shalat maghrib di bulan Ramadhan, tercatat sejak tahun 865 H zaman pemerintahan mamluki. كانت القاهرة عاصمة مصر أول مدينة ينطلق فيها مدفع رمضان. فعند غروب أول يوم من رمضان عام 865 هـ أراد السلطان المملوكي . Kemudian tersebar luas di negara-negara Islam lainya, termasuk di Mekkah dan Madinah. Sumber : https://ar.wikipedia.org/…/%D9%85%D8%AF%D9%81%D8%B9_%D8…

Source

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s