TARHIMAN (MENGINGATKAN ZIKIR) SEBELUM SHUBUH

Posted: Juni 25, 2015 in AMAL GENERASI SALAF, STOP MENUDUH BID'AH !!, SUNNAH - ADAB & NASIHAT
Tag:

Sholat Mati Lampu cover

Tradisi sebelum shubuh disebagian masyarakat Ahlus sunnah wal jamaah, khususnya di Indonesia sering kali di lakukan “tarhiman”, yaitu mengingatkan orang-orang untuk bangun (bersiap-siap) dan berzikir kepada Allah. Hal itu bukanlah tanpa landasan, karena hal tsb sesuai dengan sunnah Nabi saw.

Dalam Kitab Fathul Bari, Syarh Shahih Bukhari, karya al Hafzih Ibn Rajab al Hanbali, juz 4 halaman 235:

وَخَرَّجَ التِّرْمِذِيُّ مِنْ حَدِيْثِ عَبْدِ اللهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيْلٍ، عَنِ الطُّفِيْلِ بْنِ أَبِيْ كَعْبٍ، عَنْ أَبِيْهِ، أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ إِذَا ذَهَبَ ثُلُثَا اللَّيْلِ قَامَ، فَقَالَ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ، اذْكُرُوا اللهَ، جَاءَتِ الرَّاجِفَةُ تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ، جَاءَ الْمَوْتُ بِمَا فِيْهِ، جَاءَ الْمَوْتُ بِمَا فِيْهِ. وَقَالَ: حَدِيْثٌ حَسَنٌ. وَفِيْهِ دَلَالَةٌ عَلَى أَنَّ الذِّكْرَ وَالتَّسْبِيْحَ جَهْرًا فِيْ آخِرِ اللَّيْلِ لَا بَأْسَ بِهِ؛ لِإِيْقَاظِ النُّوَّامِ. وَقَدْ أَنْكَرَهُ طَائِفَةٌ مِنَ الْعُلَمَاءِ، وَقَالَ: هُوَ بِدْعَةٌ، مِنْهُمْ: أَبُو الْفَرَجِ ابْنُ الْجَوْزِيِّ. وَفِيْمَا ذَكَرْنَاهُ دَلِيْلٌ عَلَى أَنَّهُ لَيْسَ بِبِدْعَةٍ

Attirmidzi mengeluarkan dari haditsnya Abdullah bin Muhammad bin Aqil dari Aththufail bin Abu Ka’b, dari ayahnya, sesungguhnya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam ketika masuk 2/3 malam beliau berdiri seraya bersabda:”Wahai manusia, berdzikirlah kepada Allah, جَاءَتِ الرَّاجِفَةُ تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ , telah datang maut dengan apa yang ada didalamnya, telah datang maut dengan apa yang ada didalamnya”. Attirmidzi berkata: ini hadits hasan.

Didalam hadits ini menjadi petunjuk bahwasanya membaca dzikir dan tasbih dengan suara keras pada akhir malam dengan tujuan membangunkan orang tidur adalah tidak apa-apa. Sebagian ulama mengingkarinya, dia berkata bahwasnya hal tsb adalah bid’ah, diantara mereka ialah Abul Faraj Ibnul Jauzi. Akan tetapi apa yang telah kami tuturkan diatas menunjukkan bahwa hal tsb bukan bid’ah.

Wallaahu A’lam

Source: Ust. Abdullah Afif via pissktb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s