IMAM MALIK MENANGIS KETIKA BERBUKA PUASA

Posted: Juli 8, 2015 in AMAL GENERASI SALAF, BID'AH, SUNNAH - ADAB & NASIHAT

Buka Puasa

Imam Malik pernah menangis ketika hendak berbuka puasa. Ketika ditanya oleh muridnya kenapa dia menangis?, Imam Malik menjawab: “Aku sedih melihat makanan yang banyak ini, kerana teringat Rasulullah. Baginda berbuka dengan makanan yang sedikit tetapi ibadahnya banyak. Sedangkan aku, berbuka dengan makanan yang banyak tetapi ibadahku sedikit”.

Beberapa kebiasaan Rasulullah SAW yang baik kita tiru:

  1. Setelah subuh, Rasulullah SAW meminum segelas air yang dicampur dengan sesendok madu asli;
  2. Ketika masuk waktu dhuha, Rasulullah SAW selalu makan tujuh butir kurma matang;
  3. Menjelang sore hari, Rasulullah SAW mengkonsumsi cuka dan minyak zaitun, tentu saja dikonsumsi dengan makanan pokok, seperti rot
  4. Di malam hari, menu utama Rasulullah SAW adalah sayur-sayuran;
  5. Jika sedang berpuasa, Rasulullah SAW berbuka dengan segelas susu dan kurma, kemudian sholat magrib;
  6. Tidak makan lebih dari satu jenis makanan panas atau makanan dingin secara bersamaan;
  7. Tidak makan ikan dan daging dalam satu waktu;
  8. Tidak langsung tidur setelah makan
  9. Tidak terlalu banyak makan daging. (Source)

Kenyang adalah bid’ah pertama kali setelah zaman Nabi saw

Sebenarnya orang yang perutnya selalu kenyang termasuk golongan ahli bid’ah. Karena, bid’ah yang pertama kali terjadi setelah zaman Rasulullah SAW adalah kenyang. Olehkarena itu Sayyidah ‘Aisyah radiyallahu ‘anha berkata:

أول بدعة حدث بعد رسول الله صلى الله عليه و سلم الشبع , ان القوم لما شبعت بطونهم جمحت بهم نفوسهم الى الدنيا

Artinya:

“Pertama kali bid’ah yang terjadi setelah zaman Rasulullah adalah kenyang. Karena, sesungguhnya kaum (orang-orang) ketika perut mereka kenyang, mereka dikendalikan oleh hawa nafsu mereka ke arah dunia.”

{ Kitab “Qutul Qulub” karya Imam Abu Thalib bin Muhammad bin Ali bin ‘Athiyah al-Haritsi al-Makki (wafat 386 H. / 996 M.), jilid 2 halaman 247, cetakan “Al-Halabi”. Mesir }. (Source KH. Thobary Syadzily).

Gaya khas berbuka puasa di salah satu keluarga kerajaan Arab Saudi

Gaya khas berbuka puasa di salah satu keluarga kerajaan Arab Saudi

Warga Palestina ketika berbuka

Warga Palestina ketika berbuka

Makan seadanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s