MENGAPA MENGIKUTI IMAM SYAFI’I?

Posted: Juli 23, 2015 in AMAL GENERASI SALAF, MADZHAB & KHILAFIYAH, SUNNAH - ADAB & NASIHAT
Tag:,

sy pengikut Qur'an Hadits bukan pengikut Madzhab

Kenapa Kita Ikut Madzhab Syafi’i?

Dihikayatkan oleh al-Ajurry (w. 360 H) dengan sanadnya menuju Abu Ishaq al-Harby, bahwa Ahmad bin Hanbal pernah ditanya tentang kitab-kitab Malik.

Beliau pun menjawab:

حديث صحيح ورأي ضعيف

“Hadits(nya) shahih dan pendapat(nya) dha’if.”

Lalu beliau ditanya tentang al-Auza’iy, beliau pun menjawab:

رأي ضعيف وحديث ضعيف

“Pendapat(nya) dha’if dan hadits(nya) dha’if.”

Lalu beliau ditanya tentang Abu Hanifah, beliau pun menjawab:

لا رأي ولا حديث

“Tidak ada pendapat dan tidak ada haditsnya.”

Lalu beliau ditanya tentang asy-Syafi’i, beliau pun menjawab:

رأي صحيح وحديث صحيح

“Pendapat(nya) shahih dan hadits(nya) shahih.”

Diambil dari kitab “Juz’ fiihi Hikaayaat an asy-Syaafi’iy wa Ghayrih” karya al-Ajurry.

Bukan berarti merendahkan madzhab lain. Sepertinya Imam Ahmad membahasakan jawaban beliau dengan mubaalaghah (hiperbola). Pengakuan Imam Ahmad sendiri, bukan satu-satunya alasan mengapa al-ahsan kita mengikuti madzhab asy-Syafi’i lebih dibandingkan madzhab lainnya. Dengan menekankan juga, bahwa asal hukum syar’iy adalah dalil. Wallahu a’lam.

Baarakallaahu fi uluumikum.

Hasan al-Jaizy, 7 Syawwal 1436

***

IMAM ASY-SYAFI’I MENGUASAI SELURUH HADITS SHAHIH

IMAM ASY-SYAFI'I MENGUASAI SELURUH HADITS SHAHIH

Barusan liat status fb orang yang merendahkan banget hasil ijtihad fiqih & kemampuan hadits Imam Asy-Syafi’i, alasannya karena Imam Asy-Syafi’i hanya meriwayatkan 1675 hadits saja, jauh berbeda dg Imam al-Bukhari.

Penulis TS gk tau atau pura-pura gak tau bahwa sejarah mencatat Imam Asy-Syafi’i itu memiliki gelar Nashir As-Sunnah (Pembela Sunnah / Hadits Rasulullah) yang diakui oleh seluruh ulama, oleh karena itu beliau mendapatkan gelar Mujaddid (sang pembaharu), beliau pula orang yang menulis Ulumul Hadits pertama kali.

Bahkan, penguasaan Imam Asy-Syafi’i terhadap hadits telah diakui oleh pakar Ahli hadits dari masa ke masa, Imam an-Nawawi mengatakan :

“Dan kami telah meriwayatkan dari Imam Abu Bakr Muhammad bin Ishaaq bin Khuzaimah yang dikenal sebagai imamnya para imam. Dan karena tingkat beliau yang tinggi dalam hafalan haditsnya dan pengetahuan tentang sunnah-sunnah Nabi maka beliau ditanya : “Apakah engkau tahu ada sunnah yang shahih yang tidak dicantumkan oleh Imam As-Syafii dalam kitab-kitab beliau?”, maka beliau (*Ibnu Khuzaimah) menjawab :
Tidak ada”.

(Al-Majmuu’ syarh Al-Muhadzdzab, Juz. 1, hal. 106, cet. Al-Irsyad, Jeddah)

Perlu dicatat, penguasaan hadits seorang Imam termasuk Imam Asy-Syafi’i itu tidak bisa diukur hanya dari hadits-hadits yang dituliskannya dalam kitab-kitab beliau, karena banyak sekali para ulama yang tidak sempat menuliskan semua hafalan haditsnya ke dalam sebuah karya ilmiahnya, sehingga itu masih tersimpan di kepalanya.

Source: Hidayatullah Asy-Syirbuniy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s