DAFTAR KITAB-KITAB WAHABI YANG MENGKAFIRKAN, MENYESATKAN AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH

Posted: November 6, 2015 in STOP MENUDUH BID'AH !!, WAHABI - SALAFY AHLI TAKFIR & TABDI, WAHABI - SALAFY HALALKAN SEGALA CARA
Tag:,

ziarah kubur-02

Golongan muda (datang belakangan), mengaku pemurni tauhid dan golongan yang paling mengikuti sunnah. Karenanya mereka telah berani dan secara terang-terangan memusuhi ummat Islam Ahlus Sunnah wal jama’ah. Mereka menolak dikatakan sebagai golongan yang suka mengkafirkan, namun bukti dan fakta nyata yang ada mereka bersikap seperti itu. Seperti sebagian kecil yang saya tulis disini, berikut daftar-daftar tulisan dari buku mereka yang mengkafirkan, menyesatkan, memusyrikkan ummat Islam, selain dari golongannya:

Mengkafirkan As’Ariyyah (Ummat Islam terbesar di dunia)

1. Kitab Fatawa Annajdiah فتاوى الأئمة النجدية حول قضايا الأمة المصيرية

cover-fatawa-al-aimmatu-annajdiah

Perhatikan screenshoot kitab “Fatwa-fatwa Imam Najdiah (Ulama Najd, seperti Ibnu Taimiyah, M. Abdul Wahab, dan pengikutnya) Tentang Persoalan-persoalan Kontemporer Ummat dari masa Syekh Islam Muhammad bin Abdul Wahab Hingga Masa Yang Mulia Syaikh Abdul Aziz bin Baaz, Pustaka Al-Rusyd Nasyirun. Jilid Awal halaman 514 Anda bisa download kitab tsb disini, dikatakan tentang penganut Al-‘As’ariyah :

FatawaAl-aimmatuAnNajdiah-Mengkafirkan-AhlusSunnah

Orang yang meyakini al-Ta’thil (keyakinan bahwa setelah mencipta Allah tidak memiliki campur tangan dalam ikhtiar manusia) di dalam islam adalah al-Ja’d Ibnu Dirham, dipermulaan abad kedua kemudian pandangannya yang najis tsb, diadopsi darinya, oleh al-Jahm Ibnu Shofwan dan para pengikutnya, kemudian kepadanya (al-Jahm Ibnu Shofwan) dinisbatkanya mazhab Al-Jahmiah. Lalu mazhab ini berubah menjadi Mu’tazilah dan al-‘Asy’ari. Inilah asal-muasal Mazhab mereka , yakni mazhab al-‘As’ariyyah berasal dari Jahmiyyah, berasal dari al-Ja’d Ibnu Dirham. Inilah silsilah asal-muasal mazhab mereka, yang pada akhirnya berasal dari keyakinan orang-orang Yahudi, Shabi’iyyah (penyembah binatang), dan kaum musyrikin.”

2. Kitab al-Aliu al-Bahiyyah Fi Syarhi al-‘Aqidah al-Wasithiyyah اللآلئ البهية في شرح الواسطية

cover-al-Aliu al-Bahiyyah-Fi Syarhi al-'Aqidah al-Wasithiyyah

Karya Syekh Shalih bin Abdul ‘Aziz bin Muhammad bin Ibrahim Ali Syaikh, telah di tahqiq (koreksi) oleh al-Rifa’i, juz pertama diterbitkan oleh Darul ‘Ashimah, anda bisa mendownload kitab tsb disini. Pada halaman 87 disebutkan :

kitab-al-aliu-al-bahiyyah-fi-syarhi-al-aqidah-al-wasithiyyah-mengkafirkan-ahlussunnah

“Sungguh telah salah orang yang salah memahami makna ahlus Sunnah wal Jama’ah, dengan memasukkan kedalam Ahlus Sunnah wal Jama’ah beberapa kelompok sesat,seperti : kelompok al-Asyariah dan kelompok al-Maturidiyyah…”

3. Kitab al-naqd ‘aqoidi al-Asyairah wal maturidiyyah نقض عقائد الأشاعرة والماتريدية

cover-Naqdh 'Aqaid Al-Asya'irah wa Al-Maturidiyyah

Karya Khalid bin ‘Ali al Mardodli al-Ghamidi, Anda dapat mendownloadnya disini, pada Uraian mukadiimah hal 8 yang ke-4, dikatakan :

Naqdh 'Aqaid Al-Asya'irah wa Al-Maturidiyyah-Mengkafirkan-Asyairoh

Bahkan perkara ini telah sampai derajat bahwa sebagian umat Islam telah membagi tiga kelompok, yaitu Salaf (Salafiyah), kelompok al-‘Asya’irah, dan kelompok al-Maturidiyyah, mereka memasukkan dua kelompok ini (dua kelompok terakhir tadi) ke dalam golongan ahlus Sunnah. Sungguh ini pendapat yang bathil (Salah) dan klaim dusta karena kelompok itu termasuk Ahlussunnah, dan karena ahlusSunnah berlepas diri dari setiap pelaku bid’ah.

Dihalaman 30 dikatakan :

Naqdh 'Aqaid Al-Asya'irah wa Al-Maturidiyyah-Mengkafirkan-Asyairoh-01

“Mereka (al-‘Asya’irah, dan al-Maturidiyyah) memiliki banyak nama sebutan, dikarenakan mereka memiliki setidaknya sepuluh perbuatan bid’ah. Dan setiap satu perbuatan bid’ah menjadi satu untuk nama mereka. Al-‘Asya’irah, dan al-Maturidiyyah diberi nama dengan beberapa nama, dan setiap nama yang diterapkan kepada mereka dikarenakan satu bid’ah yang mereka amalkan. mereka adalah : al-muaththilah, al-Jahmiyyah, al-Murji’ah, al-Jabariyyah, al-Kalabiyah, Sufi, al-Quburiyyah (kuburiyyun: pengkultus kubur), yang musyrik,..”

4. Ghurbatul Islam غربة الاسلام

cover Ghurbatul Islam

Karya Syeikh Hammud bin Abdullah al-Tuwajiri, di tahkik dan dikomentari oleh Abdul Karim bin Hammud al-Tuwajiri. Anda bisa mendownloadnya disini, pada Juz I, hal 216, dan 217, dikatakan :

Ghurbatul Islam-mengkafirkan-umat-islam

“Adapun musibah-musibah besar (bid’ah-bid’ah) yang sekarang di amalkan dikebanyakan negri-negri Islam, terutama Irak dan Mesir, ini adalah perkara yang sulit dijelaskan dan sulit di ungkapkan dengan kata-kata. Bagaimanapun semoga anda terjaga dari dua mesir (Iraq & Mesir), karena keduanya (Iraq & Mesir) dipenuhi perbuatan-perbuatan Syirik kepada Allah swt, Seperti lautan yang dipenuhi oleh perbuatan-perbuatan syirik kepada Allah swt sekaitan dengan Rububiyah dan Ilahiyah (ketuhanan)-Nya.”

“Adapun pemeluk Islam yang sejati sesungguhnya mereka itu sedikit, tertindas di muka bumi, dant terasing di tengah-tengah pelaku keburukan dan kerusakan yang mana mereka telah kami sebutkan sebelumnya, dan kebanyakan negri-negri Islam di penuhi oleh lalimnya kesyirikan.”

“…Mereka (ummat Islam Irak) mengembalikan ajaran -ajaran Majusi ke Irak, disana mereka menghidupkan kembali syiar-syiar berhala Latta, berhala ‘Uzza, berhala Manaf, dan sesembahan jahiliyah lainnya, banyak diantara negri-negri Islam lain juga terkena bencana (kemusyrikan) ini, diantaranya Syam (Syiria), Maroko, negri-negri non Arab, India, Bahrain, Qathif, al-Ihsa, dan negri-ngeri jauh lain nya.”

5. Kitab al-Durar al-Saniyyah fi al-Ajwibat al-Najdiyyah الدرر السنية في الكتب النجدية

al-Durar al-Saniyyah fi al-Ajwibat al-Najdiyyah-cover

Lihat Scan Kitab al-Durar al-Saniyyah fi al-Ajwibat al-Najdiyyah, anda bisa mendownloadnya disini, pada juz 3 hal 59 yang di-tahqiq oleh Syaikh Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim, ulama Wahhabi kontemporer, redaksinya:

Cacian Ulama Salafy - Wahabi

اتخذوا أحبارهم ورهبانهم أربابا
ً من دون الله) فقال: فسرها رسول الله والأئمة من بعده بهذا الذي تسمونه الفقه وهو الذي سماه الله شركاً واتخاذهم ارباباً لا اعلم بين المفسرين خلافاً في ذلك”
Surat At-Taubah ayat 31; ” Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah “, Syaikh berkata “ Rasulullah Saw dan para imam setelahnya, menafsirkannya dengan yang mereka sebut sebagai ilmu FIQIH. Itulah yang Allah sebut sebagai SYIRIK dan menjadikan ulama fiqihnya sebagai ARBAB (Tuhan-tuhan), aku tidak mengetahui adanya perselisihan pendapat di antara ulama ahli tafsir tentang penafsiran seperti itu “. (Ad-Durar as-Saniyyah juz 2 halaman 59)

Dalam kitab al-Durar al-Saniyyah fi al-Ajwibat al-Najdiyyah, kumpulan fatwa-fatwa ulama Wahhabi sejak masa pendirinya, yang di-tahqiq oleh Syaikh Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim, ulama Wahhabi kontemporer, mengatakan ada pernyataan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, bahwa ilmu fiqih dan kitab-kitab fiqih madzhab empat yang diajarkan oleh para ulama adalah ilmu syirik, sedangkan para ulama yang menyusunnya adalah syetan-syetan manusia dan jin.
Pernyataan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab ini berarti membatalkan dan mengkafirkan terhadap kaum Muslimin yang mengikuti madzhab fiqihyang empat. Naudzu billahi min dzaalik.

bersambung…insya Allah

Source

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s