TAHRIF KITAB: ALERGI ZIARAH KUBUR KATA QOBRUN DIGANTI QIBALA

Posted: November 16, 2015 in NEWS & INFO, TAHRIF KITAB & KHIANAT ILMIAH
Tag:,

Kitab as-Sharim al-Mankiy

::: Kitab as-Sharim al-Mankiy Versi Maktabah Syamilah :::

Kehadiran Maktabah Syamilah adalah sebuah hal yang fenomenal dan menjadi keberkahan tersendiri. Khususnya bagi mereka yang minat baca kitabnya tinggi tapi cekak ongkos untuk beli kitab aslinya.

Bagaimana tidak, kitab yang dulu hanya diketahui namanya saja, kitab yang berjilid-jilid dan beribu halamannya, sekarang sudah bisa dinikmati dengan gratisan. Tentu bagi yang hanya punya minat koleksi saja, kehadiran Maktabah Syamilah ya tak berpengaruh apa-apa. Hanya lumayan, sudah ada minat koleksi kitab, bukan koleksi yang lain.

Kita doakan semoga penggagas dan semua eleman yang terlibat dalam kemunculan Maktabah Syamilah, diberi pahala yang tak akan ada habisnya oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Amin

Hanya saja, tiap hal biasanya ada plus-minusnya. Ada satu hal yang mengganjal saat membaca kitabnya Syeikh Ibnu Abdil Hadi; as-Sharim al-Mankiy tadi di dalam Maktabah Syamilah. Terutama yang di-tahqiq oleh Aqil bin Muhammad al-Muqthiri al-Yamani dan diteliti ulang oleh Syeikh Muqbin bin Hadi al-Wadi’i.

Tahrif Kitab oleh Salafy

Kata [قبر] diganti redaksinya. Huruf ra’-nya diganti dengan huruf lam, maka menjadi [قبل]. Sebagai contoh: [قبر النبي] menjadi [قبل النبي], yaitu dalam kalimat [باب زيارة قبل النبي صلى الله عليه وسلم]. Tentu maknanya sangat beda, dari “Qabrun” jadi “qibala” atau “qabla” atau “qubula”.

Pada awalnya sempat berpikiran, mungkin hanya salah ketik saja. Hanya saja penggantian huruf ra’ menjadi lam itu terjadi di lima tempat berbeda.

Apakah itu hanya kebetulan? Atau oleh muhaqqiq-nya atau orang yang menulis ulangnya dianggap sebuah ‘pembetulan’? Kalaupun pembetulan, ya kalo bisa buat kitab baru saja, tidak nyoret-nyoret di kitab ulama dahulu.

Takutnya kalau nanti ketemu di akherat, penulis aslinya tak rela! Bisa dijewer ntar! “Hai, ngapain kau ganti-ganti huruf di kitabku?” Mungkin seperti itu.

Source: Ust. Hanif Luthfi. Lc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s