M. ABDUL WAHAB & IBNU TAIMIYAH TAK SAMPAI KAFIRKAN ORANG YG BERTAWASUL

Posted: Maret 29, 2016 in AMAL GENERASI SALAF, STOP MENUDUH BID'AH !!, SUNNAH - ADAB & NASIHAT
Tag:

Raja Saudi Ziarah Kubur Nabi saw

Sungguh berbeda Salafy (khususnya Salafy Indonesia) dengan ulama panutan mereka M. Abdul Wahab & Ibnu Taimiyah yang tidak mengkafirkan, membid’ahkan ataupun mensyirikkan muslim yang bertawasul kepada Nabi dan orang-orang sholeh yang sudah wafat.

KESIMPULAN IMAM IBNU TAIMIYAH TENTANG TAWASSUL

Imam Ibnu Taimiyah mengatakan:

أن التوسل يكون في حياته وبعد موته وفي مغيبه وحضرته ولم يقل أحد : إن من قال بالقول الأول فقد كفر ولا وجه لتكفيره فإن هذه مسألة خفية ليست أدلتها جلية ظاهرة والكفر إنما يكون بإنكار ما علم من الدين ضرورة أو بإنكار الأحكام المتواترة والمجمع عليها ونحو ذلك .

Tawassul dilakukan, baik pada saat beliau (Nabi SAW) masih hidup maupun setelah wafat, dengan maupun tanpa keberadaan beliau.”

Tidak ada seorang pun yang mengatakan bahwa orang yang mengambil pendapat pertama telah menjadi kafir. Tidak ada alasan sama sekali untuk mengkafirkannya, karena masalah ini cukup rumit dan dalilnya tidak tegas. Sedangkan kekufuran hanya terjadi dengan mengingkari perkara yang telah jelas dan menjadi bagian pokok dalam agama atau mengingkari hukum yang telah mutawatir, disepakati (ijmak) dan semisalnya.”

Sumber: Majmu’ Fatawa Ibn Taimiyah.

Ibnu Taimiyah: Tidak boleh ada takfir dalam masalah tawassul dengan Nabi SAW setelah beliau wafat.

Majmu Fatawa Ibn Taimiyah

Sumber: “Majmu Fatawa Ibn Taimiyah” jilid 1 halaman 81.

KESIMPULAN SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB TENTANG TAWASSUL

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab menjelaskan tentang Tawassul kepada Nabi SAW:

“Masalah ini termasuk pembahasan fiqih, meskipun pendapat yang benar menurut kami adalah pendapat jumhur bahwa hal itu hukumnya makruh. Oleh karena itu, tidak boleh mengingkari perkara yang masih dalam ranah ijtihad.

Pengingkaran kami hanya tertuju pada orang yang memanggil makhluk lebih tinggi daripada memanggil Allah, lalu pergi ke kuburan, bersimpuh di makam Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani atau yang lainnya seraya meminta diselesaikan masalahnya, meminta pertolongan dan meminta hajat.

Mana persamaan antara semua itu dengan orang yang hanya memohon kepada Allah secara tulus ikhlas tanpa memohon kepada siapapu selain-Nya, tapi hanya mengatakan dalam doanya: Aku meminta-Mu dengan perantara Nabi-Mu, rasul-rasul atau hamba-hamba-Mu yang sholeh, atau mendatangi kuburan Ma’ruf (Al-Karkhi) misalnya, atau kuburan siapapun, lalu berdoa di situ, akan tetapi tidak berdoa dan memohon kecuali hanya kepada Allah saja secara tulus ikhlas. Di mana persamaannya?”

Sumber: “Kompilasi Karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab”, 2/41, Dar Al-Qasim. Dinukil dalam kitab “Shiyanatul Insan ‘an Waswasati Syaikh Zaini Dahlan”.

قال الشيخ محمد بن عبدالوهاب رحمه الله تعالى :

فهذه المسألة من مسائل الفقه ، ولو كان الصواب عندنا قول الجمهور إنه مكروه فلا ننكر على من فعله ، ولا إنكار في مسائل الاجتهاد ، لكن إنكارنا على من دعا المخلوق أعظم مما يدعو الله تعالى ، ويقصد القبر يتضرع عند ضريح الشيخ عبد القادر أو غيره يطلب فيه تفريج الكربات ، وإغاثة اللهفات ، وإعطاء الرغبات فأين هذا ممن يدعو الله مخلصاً له الدين لا يدعو مع الله أحداً ، ولكن يقول في دعائه : أسألك بنبيك ، أو بالمرسلين ، أو بعبادك الصالحين ، أو يقصد قبر معروف أو غيره يدعو عنده ، لكن لا يدعو ( إلا ) الله مخلصاً له الدين ، فأين هذا مما نحن فيه ؟ أهـ

مجموع مؤلفات الشيخ محمد بن عبدالوهاب (2/ 41) ط 1 ، دار القاسم

ملاحظة :
هذا المجلد فيه ثلاث رسائل وهذا الكلام في الرسالة الأخيرة ( إي ابحث عن هذا الكلام في الترقيم الذي في آخر المجلد )

Kesimpulan Muhammad bin Abdul Wahhab menjelaskan tentang Tawassul

Link:

http://shamela.ws/browse.php/book-11324/page-64

https://books.google.co.id

Source: Ust. Danank K

Komentar
  1. Moh syamsul maarif mengatakan:

    Yang kamu tuduh tidak benar menurut kamu juga memiliki argumen yg kuat bro. Buktinya dalam setiap perdebatan masalah ini kamu kan modalnya ‘pokoknya” harus bid ah. Ya sudahlah pake sendiri itu surga. Kamu kan merasa paling benar sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s