KONTRADIKSI ULAMA SALAFY : BID’AH BERDOA SETELAH SHOLAT VS BOLEH BERDOA SETELAH SHOLAT

Posted: Mei 3, 2016 in BID'AH, KONTROVERSI BID'AH WAHABI - SALAFY, STOP MENUDUH BID'AH !!
Tag:,

Muslim China berdoa jama'ah

Ulama ahlus sunnah wal jama’ah telah sepakat akan kebolehan atau anjuran berdoa setelah sholat. Akan tetapi muncul fatwa-fatwa ulama akhir dari golongan Salafy akan bid’ahnya berdoa setelah sholat karena menurut mereka tak pernah ada contohnya dari Rasulullah saw.

Simaklah artikel berikut ini.

#PENDAPAT ULAMA SALAFY YANG MEMBOLEHKAN

#ALBANI

Albani menghasankan hadits berdoa setelah sholat fardhu

أيُّ الدُّعاء أسمعُ؟ قال صلّى الله عليه وسلّم: «جوف الليل، وأدبار الصلوات المكتوبة»

“Doa manakah yang paling didengar? Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab: “Doa pada sepertiga malam terakhir, dan setelah shalat wajib.” (HR. At Tirmidzi, No. 3499. Syaikh Al Albani menghasankan hadts ini, Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi, No. 3499)

#BIN BAZ

Syaikh Ibnu Baz dalam Majmu’ Fatawanya (11/178) mengatakan :

“Begitu pula berdo’a sesudah shalat lima waktu setelah selesai berdzikir, maka tidak terlarang untuk berdo’a ketika itu karena terdapat hadits yang menunjukkan hal ini..”

#SHOLEH FAUZAN

Berdoa setelah shalat, tidak mengapa. Akan tetapi setiap orang berdoa sendiri-sendiri. Berdoa untuk dirinya dan saudaranya sesama ummat Islam. Berdoa untuk kebaikan agama dan dunianya, sendiri-sendiri bukan bersama-sama.

“…Adapun setiap orang berdoa tanpa mengeraskan suara atau membuat kebisingan hal ini tidaklah mengapa, apakah sesudah shalat wajib atau sunnah.”

Sumber : Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al Fauzan (2/680).

# PENDAPAT BID’AHNYA (DARI ULAMA SALAFY) BERDOA SETELAH SHOLAT

#BIN BAZ

Namun, lebih baik berdo’a sesudah selesai shalat sunnah tidak dirutinkan. Alasannya, karena tidak terdapat dalil yang menjelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan hal ini (Pen: berdoa setelah sholat). Seandainya beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukannya, maka hal tersebut akan dinukil kepada kita karena kita ketahui bahwa para sahabat –radhiyallahu ‘anhum jami’an- rajin untuk menukil setiap perkataan atau perbuatan beliau baik ketika bepergian atau tidak, atau kondisi lainnya. (Majmu’ Fatawanya (11/181))

#UTSAIMIN

Utsaimin – pernah ditanya mengenai hukum berdo’a setelah shalat (setelah salam, pen), beliau  menjawab :

Berdo’a setelah shalat, jika do’a tersebut ditujukan untuk menambal (menutup) kekurangan dalam shalat, maka do’a semacam ini disyari’atkan. Di antara yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah setelah salam mengucapkan istighfar sebanyak tiga kali yaitu : astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah (maknanya adalah ‘aku memohon ampun pada Allah’).

Adapun jika tujuan do’a tersebut selain daripada ini, maka lebih utama do’a tersebut dilakukan sebelum salam. Hal ini berdasarkan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abdullah bin Mas’ud, “Kemudian terserah ia memilih do’a yang ia inginkan (lalu dia berdo’a dengannya).”

Tidaklah tepat jika seseorang selesai dari shalatnya dia lalu berdo’a. Namun yang lebih tepat adalah seseorang memanjatkan do’a ketika dia sedang bermunajat kepada Allah yaitu ketika di dalam shalat. Oleh karena itu, bukanlah termasuk petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, seseorang berdo’a setelah salam dari shalat kecuali jika itu adalah untuk menambal (menutup) kekurangan yang ada dalam shalat (sebagaimana bacaan istigfar yang dijelaskan tadi, pen).

Memang terdapat riwayat yang menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a setelah shalat wajib dan bukan shalat sunnah, namun setahu kami ini cuma dilakukan sekali saja. … Namun ini dilakukan karena ada sebab (yaitu untuk menakut-nakuti orang kafir Quraisy). [sumber: Liqo’at Al Bab Al Maftuh, kaset no. 32]

Ibnu Utsaimin juga pernah ditanya, “Sebagian orang setelah menunaikan shalat fardhu mengangkat kedua tangannya untuk berdo’a. Bagaimana pendapatmu mengenai hal ini?”

Beliau menjawab :

Do’a setelah salam tidak termasuk petunjuk (ajaran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena Allah Ta’ala berfirman,

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), berdzikirlah pada Allah.” (QS. An Nisa’ [4] : 103)

Sholih Al Utsaimin berkata :

Oleh karena itu dapat kita katakan bahwa apabila engkau ingin berdo’a kepada Allah, maka berdo’alah kepada-Nya sebelum salam.[Liqo’at Al Bab Al Maftuh, kaset no. 82]

***Selesai Kutipan***

Jika ulama mereka berdoa mereka terima jika diluarnya tidak terima

Di akhir tulisan mereka bisa berkata “ini adalah perkara Ijtihadiyah”. Mereka bisa menerima perbedaan pendapat kalangan ulama akhir mereka sendiri, akan tetapi tidak mau menerima dan menghormati perbedaan diluar afiliasi golongannya (Salafy).

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s