pakaian-sunnah-menurut-wahabi

Belakangan ini muncul segolongan orang yang mengaku paling benar, dan paling mendekati sunnah Nabi saw. Dengan bangganya mereka klaim diri mereka golongan yang paling bertakwa, paling sesuai dengan ajaran Nabi saw, dan bebas dari ajaran dan amalan yang mereka anggap amalan sesat.

Seperti contoh screenshoot gambar diatas, Mereka anggap bahwa pakaian tsb adalah pakaian ‘ala sunnah’ Nabi saw, hingga saya berfikir benarkah Nabi saw berpakaian seperti itu? benarkah Rasulullah saw berpenampilan seperti apa yang terlihat pada gambar tsb?, justru menurut kami pakaian tsb lebih mirip/ tasyabbuh dengan pakaian ala Eropa yang sedang trend seperti gambar berikut yang kami ambil dari sini (klik).

pakaian-sunnah-menurut-wahabi

Dilain sisi ada yang lebih menyedihkan dari itu pula yaitu mereka menyebarkan di dalam buku, media cetak & elektronik atas pengharaman Isbal tanpa syarat & khilaf ulama (silahkan klik), hingga ‘grasroot’ dari mereka dengan enteng mengejek siapa yang tidak berpakaian non Isbal sebagai penghuni neraka, dan tuduhan-tuduhan lainnya yang tidak pantas di tujukan kepada saudara muslimnya (na’udzubillah).

Siapa saja bisa mengklaim bahwa dirinyalah orang paling sunnah dan paling bertakwa, padahal sejatinya hanya Allah lah saja yang paling mengetahui dan berhak mengatakan siapakah dari hamba-hamba-Nya yang paling bertakwa, Allah swt berfirman :

“….Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. Al Hujuraat (49) : 13.

Mereka lupa bahwa pakaian yang terbaik adalah takwa, bahkan kebanggaan dan kesombongan mereka yang ‘merasa’ dirinya telah berpakaian paling sunnah, menyalahi proses seseorang menjadi takwa.

Allah menjelaskan beberapa proses seseorang untuk menjadi takwa, adalah salah satunya tidak berlaku sombong, Allah berfirman :

Negeri akhirat itu, kami jadikan untuk orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan yang baik itu adalah bagi orang-orang yang bertaqwa” ~ Al Qashash (28) : 83 ~

Allah juga memperingatkan kepada kita agar lebih mengutamakan pakaian takwa, daripada pakaian zahir namun dipenuhi dengan kesombongan, Allah swt berfirman:

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.” (QS. Al-A’raf: 26).

Nasehat ulama agar terjaga dari sifat sombong yang menjauhkan dirinya dari ketakwaan:

Imam Asy Syafi’i berkata, “Orang yang paling tinggi kedudukannya adalah orang yang tidak pernah menampakkan kedudukannya. Dan orang yang paling mulia adalah orang yang tidak pernah menampakkan kemuliannya.” (Syu’abul Iman, Al Baihaqi, 6: 304)

Yahya bin Ma’in berkata, “Aku tidaklah pernah melihat orang semisal Imam Ahmad! Aku telah bersahabat dengan beliau selama 50 tahun, namun beliau sama sekali tidak pernah menyombongkan diri terhadap kebaikan yang ia miliki.”

Bagi yang tetap ingin berpakaian seperti tsb di atas, silahkan saja, akan tetapi jangan sampai memaksakan kami berpakaian seperti tsb, apalagi sampai mengejek dan mengatakan pakaian kami keluar dari pakaian sunnah dan terancam penghuni neraka.

Ada baiknya pula anda lihat video berikut ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s