TAHRIF KITAB: PEMBUANGAN QOUL ULAMA TERHADAP TAWASUL & ISTIGHATSAH

Posted: Januari 3, 2017 in TAHRIF KITAB & KHIANAT ILMIAH, WAHABI - SALAFY HALALKAN SEGALA CARA
Tag:

Gunting Fatwa-Halal

Khianat ilmiah secara sengaja, ataukah memang faktor ketidak sengajaan yang terjadi, dan kebetulan semata, telah hilangnya bait-bait, ataupun qoul ulama yang tertera pada beberapa kitab, sebagai contoh berikut ini kitab yang berubah atau berkurang isinya:

1. Syarah Mutsallats Quthrub

syarah-mutsallats-quthrub

Di antara Ulama yang pro TAWASSULAN adalah Syaikh Abdul Aziz Al-Miknasiy Al-Malikiy (w : 964 H) -rohimahullohu Ta’aala-. Beliau memiliki kitab nadzm yg merupakan “Syarah Mutsallats Quthrub”. Di kitab itu kita akan dapati teks tawassulannya yaitu pada bait :

وسل من المولى العلي # من لي بنيل الأرب
ثم قبول العمل # بالمصطفى المقرب

alfaqir katakan :

Meski begitu ada sebagian kalangan yang kurang sreg dengan bait tawassulan itu, sehingga entah sengaja atau tidak bait itu pun TIDAK dicantumkan pada redaksi yang di syarah Kang Ammar ini :

Download dari ahlalhdeeth.com

Hal serupa juga terjadi pada redaksi tahqiqannya Kang Hisyam, Alumni “Darul Hadits” ini :

archive.org/down…/abuyaala_majmuu_mutalat/majmuu_mutalat.pdf

Padahal redaksi yang ditahqiq Kang Tabarukan berdasarkan 10 manuskrip berikut ini ada teks bait tawassulannya :

www.alukah.net/Books/Files/Book_8986/BookFile/manzomaa.pdf

Redaksi tawassulan itu juga ada di manuskrip ini :

www.archive.org/download/mothalath_201403/mothalath.pdf

Sayangnya juga, di tempat alfaqir singgah sekarang, redaksi tahqiqannya Kang Ammar yang telah dibuang redaksi bait tawassulannya malah dijadikan muqorror di kelas. Harapan alfaqir semoga ustadz yang ngajar muqorror itu tahu adanya pembuangan teks tawassulan tersebut, biar tidak kagetan. :V

2. Imam Ibnu Jabir Al-Andalusiy Al-Malikiy

tahrif-kitab-imam-ibnu-jabir-al-andalusiy-al-malikiy

Di antara Ulama yang PRO TAWASSULAN adalah Imam Ibnu Jabir Al-Andalusiy Al-Malikiy (w : 780 H) -rohimahullohu Ta’aala- yang biografinya bisa dibaca semisal di sini :

http://shamela.ws/index.php/author/2700

Beliau memiliki mandzumah pujian kepada Nabi dengan mentadlmin nama2 surat al-Qur’an, di dalamnya berisi TAWASSULAN kepada Nabi di beberapa bait, di antaranya pada bait ini :

به توسل إذ نادى بتوبته ** في البحر يونس والظلماء معتكرَه

juga ini :

بجاهه ‘ سأل’ نوح في سفينته ** حسن النجاة وموج البحر قد غمرَهْ

alfaqir katakan :

Kitab nadloman itu telah ditahqiq Kang Abu Wahab dan sudah DISETERILKAN dari bait2 yang berisi TAWASSULAN, yang bisa disruput di sini :

https://archive.org/…/abuyaala_nadm_so…/nadm_sowar_jabir.pdf

Redaksi yang sudah disterilkan dari tawassulan juga pernah diposting Kang Tholhah di situs “Pakar Tafsir” ini :

http://vb.tafsir.net/tafsir34540/

Di situs itu Kang Jekni sudah menasihati bahwa mensterilkan kitab itu dari teks2 tawassulan adalah perbuatan yang kurang bener, tapi agaknya Kang Tholhah dan Kang Fahri tetep ngotot bahwa itu usaha yg perlu diapresiasi.

Sementara itu di grup “Pakar Hadits” ini, redaksi tawassulan masih tetep dicantumkan, hanya saja mereka kurang “Sreg” dengan itu, bahkan Kang Alaf menyebut kasidah itu mengandung kesyirikan :

http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=151151

Kasidah itu ada di manuskrip kitab “Thiroz Al-Hullah” karya Syaikh Al-Ro’iniy halaman 135, yang bisa disruput di sini :

http://mimages.ksu.edu.sa/ima…/Makhtotah%204723/DSC00138.JPG

atau komplitnya di sini :

http://www.al-mostafa.info/data/arabic/depot/gap.php…

dan memang bagi yang bisa membaca manuskrip itu akan menjumpai adanya bait2 TAWASSULAN.

3. Nadlm Ajurrumiyyah

tahrif-kitab-syaikh-ubaid-robbihi-al-syinqithiy-al-maliky

Di antara Ulama yang PRO TAWASSULAN adalah Syaikh ‘Ubaid Robbihi Al-Syinqithiy Al-Maliky (w : 1160 H) -rohimahullohu Ta’aala- yang biografinya bisa dibaca pada halaman 39-61 dari kitab ini :

archive.org/download/hybm9/hybm9.pdf

Beliau memiliki karya sekitar 27 an kitab, di antaranya kitab “Nadlm Ajurrumiyyah” yang di dalamnya ada bait TAWASSULLAN nya yaitu perkataan beliau :

جعلها الله لكل مبتدي # دائمة النفع بجاه أحمد

alfaqir katakan :

Kitab itu sudah dicetak, ditahqiq dan disyarah berkali2, di antara pentahqiqnya rupanya ada yang mengubah bait tawassullannya, karena mungkin “kurang sreg” seperti yang dilakukan Kang Muhammad Jaddu pada cetakan TERBAIK, karena berdasarkan 4 manuskrip seperti yang dituturkan di ini :

https://essaido.blogspot.co.id/2014/03/nathm-ajroumia-pdf.html

Cetakan TERBAIK yang ada penghilangan redaksi tawassulan itu bisa disruput di sini :

www.almtoon.com/uploads/agrom.pdf

Hal serupa juga terjadi pada hasil tahqiqan Kang Hazimi di sini :

www.ajurry.com/vb/attachment.php?attachmentid=940&d=1233572443

Yang diikuti pula oleh Kang Abu Abdul Aziz anggota grup “Pakar Hadits” ini :

www.ahlalhdeeth.com/vb/attachment.php?attachmentid=111844&d=1391969866

Ada juga yang mensyarah kitab itu, yang dalam syarahnya ikut mengganti bait tawassulan tersebut, semisal yang dilakukan Kang Rofik di kitabnya ini :

ia600801.us.archive.org/16/items/lis-group7/book1_1359.pdf

Seperti itu juga yang dilakukan pada salah satu cetakan di al-Jazair tahun 2002, saya ada filenya cuma lupa link nya :V

4. Syifaus Shudur

tahrif-kitab-syifaus-shudur

Di antara Ulama yang PRO TAWASSULAN adalah Syaikh Mar’iy Al-Azhariy Al-Hambaliy (w : 1033 H) -rohimahullohu Ta’aala- yang biografinya bisa dibaca semisal di sini :

https://ar.wikipedia.org/wiki/مرعي_الكرمي

Di antara bukti ke PRO TAWASSULAN nya adalah perkataan beliau di kitabnya “Syifaus Shudur” yang redaksinya :

والله سبحانه أسأل وبرسوله أتوسل أن يرزقنا الاعتصام بالكتاب والسنة

alfaqir katakan :

Kitab di atas sudah dicetak dan ditahqiq berkali2, di antaranya adalah tahqiqannya Kang As’ad, akan tetapi dalam tahqiqannya sepertinya beliau “kurang sreg” dengan adanya redaksi TAWASSULAN nya, sehingga redaksi itu pun akhirnya dirubah, sebagaimana yang bisa dilihat pada halaman 159 di kitab tahqiqannya ini :

archive.org/download/abu_yaala_sudur_karmi/sudur_karmi.pdf

Padahal dengan jelas beliau menuturkan bahwa redaksi itu ada pada manuskrip aslinya, dan memang redaksi tawassulan itu ada pada halaman 80 di manuskrip ini :

www.alukah.net/Manu/Files/Manuscript_1502/4.pdf

Manuskrip itu menurut pentahqiqnya di halaman 11 muqoddimah tahqiqannya merupakan manuskrip yang sudah ditashhih penulisnya di Al-Azhar.

alfaqir juga punya nuskhokh ASLI cetakan lainnya yang dijadikan risalah Mejister di Saudi, di dalamnya juga dirubah redaksi tawassullannya, hanya sayangnya alfaqir tidak tahu link nuskhokh itu di internet.

Source: KH. Ibnu Harjo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s