Archive for the ‘SEJARAH’ Category

bc488-bungtomo

Nasionalisme berasal dari kata nation (B. Inggris) yang berarti bangsa. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kata bangsa memiliki beberapa arti: (1) kesatuan orang yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya serta berperintahan sendiri; (2) golongan manusia, binatang atau tumbuh-tumbuhan yang mempunyai asal usul yang sama dan sifat khas yang sama atau bersamaan, dan (3) kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan kebudayaan dalam arti umum, dan biasanya menempati wilayah tertentu di muka bumi (Lukman Ali. Dkk., Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta, Balai Pustaka, 1994, hal. 98).

(lebih…)

Ust. Ahmad Sarwat Lc bersama Prof Dr. Agil Al Munawwar

Huzaifah ibnul Yaman melangkah cepat tergesa-gesa mendatangi Amirul Mukminin Ustman bin Affan radhiyallahuanhu dengan kabar genting. Dua pasukan yang sama-sama muslim yang baru saja menaklukkan Azerbaijan dan Armenia, kini nyaris saling berbunuhan dengan sesama.

(lebih…)

FASE PENYEBARAN ISLAM DI NUSANTARA

Oleh: Ahmad Kholili Hasib

KEHADIRAN Islam di bumi Nusantara berlangsung secara sistematis, terencana, dan tanpa kekuatan militer, dibawa oleh para ulama-alim yang memang membawa misi khusus menyebarkan Islam.

(lebih…)

Tasawuf0004-500x500

Melacak Corak Tasawuf Muhammadiyah

Muhammadiyah adalah organisasi Islam pertama di Indonesia yang mengusung isu pokok modernisasi. Hal ini sangatlah wajar, karena pada masa organisasi ini dilahirkan oleh K.H. Ahmad Dahlan, umat Islam khusunya di Jawa sedang mengalami krisis kemanusiaan karena terbelenggu oleh kolonialisme Belanda.

(lebih…)

shohih bukhori2

ISLAM tidak pernah memasung sikap kritis umatnya terhadap sebuah persoalan. Bahkan karena sikap yang demikian membuat banyak orang yang berfikir memilih Islam sebagai keyakinannya.

(lebih…)

syarah-minhajul-wushuul

Sebelum mengeluakan fatwa, para ulama harus terlebih dahulu mengetahui kaidah yang dapat digunakan untuk menggali hukum amaliah dari dalil yang terperinci. Pengetahuan ini bersumber dari disiplin ilmu klasik, yaitu Ushul al-Fiqh. Tiada fiqh tanpa melalui Ushul al-Fiqh. Kalau ilmu fiqh bicara soal halal-haram, maka ilmu Ushul al-Fiqh bicara proses yang mendasari halal-haram tersebut.

(lebih…)

malayarchipelago

Oleh: Ahmad Kholili Hasib

Agama Islam berkembang pesat di kepulauan Nusantara dan diresapi oleh para penduduknya berlangsung secara gradual dan terencana dengan baik. Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas, pakar sejarah Melayu, mengatakan: “The spread of Islam by these Arab missionaries in the Malay world was not a haphazard matter, a disorganized sporadic affair … It was a gradual process, but it was planned and organized and executed in accordance with timelines and situation.” (Syed Muhammad Naquib al-Attas, Historical Fact and Fiction,hal. 32). Menurutnya, penyebaran Islam di Nusantara ini bukan dilakukan secara sambilan, tetapi direncanakan secara matang oleh dai’-da’i hebat.

(lebih…)