Posts Tagged ‘Ahlaq’

santri-guru

SETIAP manusia memiliki kelebihan satu dengan yang lain. Allah swt mengangkat derajat orang-orang berilmu dan orang beriman. Dengan ilmu yang dimiliki dan keimanan yang melekat dalam dirinya; mereka dihormati, dihargai dan bahkan dijaga oleh para malaikat. Maka termasuklah mereka orang-orang yang beruntung, sebab mendapat kedudukan khusus di sisi Allah Subhanahu Wata’ala.

(lebih…)

shahih-bukhari

IMAM AL BUKHARI adalah ulama yang membatasi makan, bahkan terkadang dalam sehari hanya makan satu buah atau satu biji almond.

(lebih…)

santri-guru

Oleh: Qosim Nursheha Dzulhadi

DALAM agama Islam para ulama memiliki kedudukan yang amat tinggi. Mereka adalah hamba pilihan: karena mereka paling takut (khasy-yah) kepada Allah (Qs. Fathir [35]: 28). Mereka (disebut sebagai ahl al-dzikr) juga tempat rujukan umat: kalau ummat tidak paham tentang ajaran agama ini harus bertanya kepada mereka (Qs. Al-Nahl [16]: 43). Lebih dari itu, yang dicantumkan namanya dengan Allah dan para malaikat-Nya ketika menyaksikan bahwa tidak ada ilah kecuali Allah adalah para ulama (ahl al-‘ilm) (Qs. Al ‘Imran [3]: 18).

(lebih…)

bantu-jompo

Ilustration pic by koleksicerita2

IMAM JALALUDDIN AL MAHALLI adalah seorang ulama besar madzhab Asy Syafi’i di Mesir. Ulama pensyarah kitab Al Minhaj ini selalu membantu orang-orang jompo dan orang-orang yang memiliki kelemahan dalam memenuhi hajat mereka untuk membelikan barang-barang yang mereka butuhkan di pasar.

(lebih…)

ahlak-adab

BAGAIMANA KITA MEMANDANG GURU KITA.?

Al Imam Ali bin Hasan al Atthas mengatakan :
ﺍﻥ ﺍﻟﻤﺤﺼﻮﻝ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﺍﻟﻔﺘﺢ ﻭﺍﻟﻨﻮﺭ ﺍﻋﻨﻲ ﺍﻟﻜﺸﻒ ﻟﻠﺤﺠﺐ، ﻋﻠﻰ ﻗﺪﺭ ﺍﻻﺩﺏ ﻣﻊ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻭﻋﻠﻰ ﻗﺪﺭ ﻣﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﻛﺒﺮ ﻣﻘﺪﺍﺭﻩ ﻋﻨﺪﻙ ﻳﻜﻮﻥ ﻟﻚ ﺫﺍﻟﻚ ﺍﻟﻤﻘﺪﺍﺭ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺷﻚ

” Memperoleh ilmu, futuh dan cahaya (maksudnya terbukanya hijab2 batinnya), adalah sesuai kadar adab kuta bersama guru. Kadar besarnya guru di hati kita, maka demikian pula kadar besarnya diri kita di sisi Allah tanpa ragu “. (al Manhaj as Sawiy : 217).

(lebih…)

sholat-jumat

Sering kita temui ada saja orang yang ingin mengejar fadhilah sunnah, ingin berada dishaf terdepan ketika akan sholat berjamaah, akan tetapi melupakan etika terhadap jamaah yang lain, seperti halnya datang belakangan lalu merangsek kedepan dan melewati/ melangkahi bahu-bahu jamaah yang sedang duduk, atau pula ketika selesai jamaah mereka tidak menginginkan dzikir/ doa bersama, langsung balik melewati bahu-bahu mereka, bukankah hal ini mengganggu jamaah yang lain?

(lebih…)

CENDEKIAWAN & ILMUWAN ISLAM

“Setiap manusia sangat rentan bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang yang tekun bertaubat.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah).” Demikian Anas bin Malik mengawali hadits yang pernah ia dengar langsung dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassallam mengenai kesalahan.

(lebih…)