Posts Tagged ‘Stop Menuduh Bid’ah !’

Ilustrasi Pic-tahajud

Kisah Ibnul Munkadir Dan Seorang Shalih Yang Tak Ingin Dikenal

Berikut adalah kisah seorang shalih yang menghindari ketenaran. Kisah ini terdapat dalam kitab “Shifat Ash-Shofwah” karya Ibnul Jauzi -rahimahullah-.

(lebih…)

STOP MENUDUH BID'AH

Beginilah sajadah, pengeras suara dan peralatan lainnya (tissue dan air minun) yg diletakkan di depan Ka’bah khusus bagi imam di Masjidil Haram. Posisi imam berada di depan pintu Ka’bah. (Baca Ulama Salafy: Sholat di Karpet & Sajadah bid’ah)

(lebih…)

Yasinan lebih buruk dari zinah- benarkah itu

Di antara Sunnah Nabi SAW yang mulai banyak dilupakan oleh kaum muslimin adalah membaca Surat Yasin di malam hari. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa membaca (surat) Yasin pada malam hari dengan mengharap keridoan Allah, ia akan diampuni (dosanya).”

(lebih…)

Kitab-kitab-Ilmu-Agama-Islam

Keberadaan Madzhab al-Asy’ari tidak boleh dipandang miring, keliru apalagi sesat. Para ulama pengikutnya berperan membangun peradaban dan ilmu pengetahuan Islam. Termasuk dalam bidang ilmu hadis. Kontribusi para ulama madzhab al-Asy’ari terhadap perkembangan ilmu musthalah hadis tidak dapat diabaikan. Bahkan menurut catatan al-Baghdadi, mayoritas ulama ahli hadis menganut madzhab Imam Abu Hasan al-Asy’ari.

(lebih…)

Ilustration pic

Oleh: ASWAJA CENTER JEMBER

Sudah jamak diketahui bahwa Salafi-Wahabi tidak punya akar sejarah hingga ke zaman salaf (tiga generasi pertama). Akar gerakan tersebut hanya sampai pada Muhammad ibn Abd al-Wahhab (1206 H) dari Nejd yang banyak meramu pemikirannya dari pendapat-pendapat Ibnu Taymiyah al-Harrani (728 H.) dan murid-muridnya, terutama Ibnu Qayyim al-Jauziyah (751 H). Namun demikian, sudah maklum bahwa mereka mengklaim gerakannya adalah gerakan yang bersumber langsung dari al-Qur’an, Hadis serta tindak tanduk para ulama saleh. Atas klaim ini mereka menyebarkan gerakannya ke seluruh dunia dengan label purifikasi atau pemurnian; Pemurnian pemahaman agama yang menurut mereka telah dikotori dengan bid‘ah dan kemusyrikan.

(lebih…)

Salim A Fillah

Oleh : Ustadz Salim A. Fillah

Karena kata “salaf”, “salafi”, dan “salafiyah” adalah sebuah kehormatan bagi setiap yang berada di atas jalan yang ditempuh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya, ada syair yang sering dikutip tentang pendakuan dan kenyataan.

(lebih…)

ziarah kubur Saudi

Mengenai Hadiah Bacaan Quran utk Mayit ;

فإن قيل : فهذا لم يكن معروفًا في السلف، ولا يمكن نقله عن واحد منهم مع شدة حرصهم على الخير، ولا أرشدهم النبي صلى الله عليه وسلم، وقد أرشدهم إلى الدعاء، والاستغفار، والصدقة، والحج، والصيام؛ فلو كان ثواب القراءة يصل لأرشدهم إليه، ولكانوا يفعلونه.

Jika ada yang bertanya:

“Amalan kirim pahala bacaan Quran kepada mayat itu tidak dikenal di kalangan Salaf. Tidak ada orang yang bisa menukil keberadaan amalan seperti itu dari satu orang Salaf saja, sementara para Salaf itu sangat kuat perhatiannya dengan amalan yang baik. Dan Nabi pun tidak pernah mengajarkan pada para Salaf tentang amalan kirim pahala bacaan Quran, sementara Nabi jelas pernah mengajarkan pada mereka tentang mendoakan dan memohon ampunan untuk orang mati, bersedekah, menghajikan dan berpuasa untuk orang mati. JADI, KALAU MEMANG KIRIM PAHALA BACAAN QURAN ITU SAMPAI KEPADA MAYAT, MAKA OTOMATIS NABI TELAH MENGAJARKANNYA, DAN MEREKA PUN TENTU MELAKUKANNYA”.

(lebih…)