Posts Tagged ‘Stop Menuduh Bid’ah !’

ihya' ulumuddin

TIDAK bisa dipungkiri bahwa beberapa ulama mengkritik kitab Ihya Ulumiddin karya Imam Al Ghazali, salah satunya adalah kritik seputar hadits-hadits yang termaktub dalam kitab masyhur tersebut. Diantara para pengkritik adalah adalah Al Hafidz Ibnu Al Jauzi yang menyatakan dalam kitab Al Ihya’ penuh dengan hadits-hadits maudhu’. (lihat, Talbis Iblis, hal. 160)

(lebih…)

ziarah kubur Saudi

Kemarin saya menulis status di akun ini tentang hadits shahih yang menjelaskan manfaat dzikir dan tahlil bersama di area kuburan bagi orang mati. Setelah status tersebut diposting, sebagian nitizen yang terpengaruh dengan pemikiran Wahabi, menulis komentar yang berisi gugatan terhadap status tersebut. Status yang saya tulis berangkat dari hadits shahih berikut ini:

(lebih…)

Ust Abdul Shomad & Ust. Adi Hidayat MA

Ust. Adi Hidayat merasa geram, akan tindakan orang-orang awam, yang baru belajar Islam dengan semangatnya membuat & menyebarkan meme tentang siapa-siapa saja orang yang merayakan Maulid Nabi, seperti tersebut dalam gambar dibawah ini:

(lebih…)

Baca Qur'an

Dalam kitab Tadzkirah al-Auliya, Fariruddin Attar mencatat sebuah kisah menarik tentang kemuliaan hati Imam al-A’dham, Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit (699-767 M) rahimahu Allah. Diceritakan:

(lebih…)

AZiarah Kubur

Dulu ada yang nanya ke aku : Bagaimanakah hukumnya mengKHUSUSkan hari jum’at untuk acara ZIARAH KUBUR?

(lebih…)

ZIARAH KUBUR WAHABI

Pernah suatu hari, hujan tidak juga kunjung turun, tepatnya di masa Imam Malik Bin Dinar (w :123 H) -rohimahullohu Ta’aala-. Lantas murid Sahabat Anas bin Malik -rodliyallohu ‘anhu- itu keluar ke musholla untuk istisqo’ memohon turunnya hujan bersama Para ‘Ulama Sholihin dan para warga zaman itu, yang di antaranya ada juga Imam Tsabit Al-Bunaniy (w : 123 H) -rohimahullohu Ta’aala-. Namun hujan belum juga turun. Akhirnya para warga pun pulang, hanya Imam Malik dan Imam Tsabit yang masih stand by di tempat sampai malam.

(lebih…)

stop-menuduh

Mereka selalu berupaya mencari kesalahan dengan mengatakan bahwa mereka pengikut sejati Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, sementara kita dianggap pengikut nenek moyang. Kali ini adalah masalah istighfar sesudah shalat.

(lebih…)