Zikir Allah bid'ah - benarkah

Ust. Zulkifli M ALi Lc, Mufti Perlis Malaysia, dan Salafy yang lain ini, melarang dzikir dengan nama Allah, diulang berkali-kali, karena kalimat ini tidak memiliki arti. Sementara dzikir Nabi shalallahu alaihi wasallam selalu memiliki arti, seperti kalimat Tahlil, tasbih, tahmid dan sebaginya.

Baca entri selengkapnya »

Ciri masjid Salafy

Masjid Sunnah?

Mereka pun masih berulah di bulan Ramadlan ini dengan mengklaim masjid mereka yang sesuai Sunnah. Ada beberapa kriteria.

Baca entri selengkapnya »

Ust. Adi Hidayat - kritik penggunaan kata Imsak

Beredar video UAH tentang imsak, menurut Beliau Puasa punya tiga nama, yaitu: shoum, shiyam dan imsak. Benarkah, demikian ?!

Baca entri selengkapnya »

Jangan terpaku pada sajadahnya tapi pada jaraknya

Oleh : Abdullah Al Jirani

Awalnya, kami ingin menyusun artikel tentang permasalahan “meluruskan dan merapatkan shaff” secara luas dan detail. Akan tetapi, karena telah ada beberapa penulis yang menyusunnya, maka niat tersebut kami urungkan. Kali ini kami hanya akan fokus untuk membahas kekeliruan dalam hal memahami dan mengamalkan hadits-hadits tentang merapatkan dan meluruskan shaff saja. Dikarenkan masih sangat sedikit yang membahasnya.

Baca entri selengkapnya »

Sutroh Maroko

Sutrah Maroko

Sampai saat ini ada dari saudara kita yang tidak menginginkan sholat beralaskan karpet/ sajadah/ tikar atau semacamnya mereka menganggap hal itu bid’ah (baca sholat di karpet bid’ah?). Karena itu pula mungkin mereka menganggap karpet sajadah tidak dapat dijadikan sutroh, dan lebih ‘menganggap’ sutroh yang sebenarnya adalah dengan menggunakan papan, seperti pada gambar dibawah.

Baca entri selengkapnya »

KH-Ahsin-Sakho-Muhammad

KH. Ahsin Sakho ahli Qiro’at Ilmu Qur’an Indonesia (pic by nujabar.or.id)

Oleh : Bahrul Ulum

Sebagian orientalis seperti Arthur Jeffery beranggapan, al-Qur’an memiliki banyak versi. Adanya ragam bacaan menurut orientalis dari Inggris ini merupakan bukti mengenai hal tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Ilmu Pengetahuan dalam Islam

Oleh: Ahmad Kholili Hasib

Berbicara sains dan agama, tampaknya sudah tidak relevan lagi membuat garis demarkasi dikotomis atau dualis. Kini, banyak ilmuan meningkatkan diskusinya sampai pada tahap upaya bagaimana penyatuan antara sains dan agama. Gagasan itu popular dengan istilah ‘integrasi’. Sejak lima belasan tahun terakhir di dalam beberapa perguruan tinggi Islam Negeri (UIN) berkembang diskusi integrasi ilmu, dengan gaya dan modelnya sendiri. Jadi, diskusinya masih relative baru, padahal dalam tradisi Islam hal itu telah benar-benar mapan ribuan tahun.

Baca entri selengkapnya »