Konflik Salafy vs Salafy

MAU IKUT KELOMPOK “SALAFI” ? KELOMPOK “SALAFI” YANG MANA DULU…??

Karena faktanya:

=> Kelompok yang mengaku “Salafi” berpecah-belah sesama mereka. Ini fakta. sebagian “salafi” mentahdzir (memboikot) kelompok “salafi” yang lain. anda mau marah ? Silahkan. Wong ini fakta..

Baca entri selengkapnya »

sifat dua puluh

Ada sebahagian orang menentang pengajian Sifat 20, sedangkan ianya telah dipelajari sejak berpuluh tahun bahkan beratus tahun oleh ummat Islam.

Baca entri selengkapnya »

Menunggu Adzan

Beberapa bulan lalu ada kiriman yang isinya daftar kesalahan tata cara shalat Jum’at. Diantaranya kebiasaan makmum di masjid kita, mereka berdiri menunggu selesainya Adzan, baru shalat Sunnah. Menurut ustadz Salafi cara ini salah, mestinya langsung shalat Tahiyat, tidak perlu berdiri.

Baca entri selengkapnya »

Adabul Mufrod

TIDAK bisa dipungkiri bahwa ada sebagian pihak dari umat Islam di masa kontemporer ini yang menolak hadits dhaif secara mutlak, dan menyeru untuk meninggalkannya sajauh-jauhnya. Namun kalau kita melihat pendapat para ulama mu’tabar baik salaf maupun khalaf, hadits dhaif tidak dibuang begitu saja, mereka tetap menggunakannya dalam banyak hal, baik dalam hukum maupun lainnya.

Baca entri selengkapnya »

Menangisi Mayyit atau jenazah

Akibat memahami agama tanpa guru dan hanya bermodalkan tekstual terjemahan hadis, akhirnya suasana duka jadi petaka, Kemarin, salah seorang “Manusia” yang sering dipanggil Ustadz marah-marah saat menghadiri takziah, ia marah bukan karena keluarga menyiapkan makanan,minuman, bukan juga karena ada pengumuman tahlil 3 malam, ia marah karena sanak family (keluarga) menangis saat jenazah dibawa ketempat peristirahatan terakhir (kubur).

Baca entri selengkapnya »

pembongkaran-makam-jasad-utuh

POJOKJABAR.com, BOGOR – Proyek Jalan Lingkar Dramaga (JLD) kembali dilanjutkan. Proses pembebasan lahan pun digeber, termasuk pemindahan makam umum di Kampung Manggis, RT 03/04, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Baca entri selengkapnya »

KITAB NUZHAH AL-NADHAR

Oleh : Muhammad Hanifuddin

Setelah di tulisan bagian pertama, kami fokus mendedah urgensi re-aktualisasi kajian (ilmu) Hadis di Pesantren, maka tulisan singkat kedua ini, difokuskan untuk menyisir sandaran historis dari tawaran gagasan tersebut. Dan dengan sengaja, kitab “Nuzhah al-Nadhar” karya Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani (773-852 H) ini kami pilih sebagai salah satu alternatif yang bisa dijadikan sebagai pintu masuk untuk membincangkan telaah basis historis itu. Mengapa demikian?

Baca entri selengkapnya »