Archive for the ‘AMAL GENERASI SALAF’ Category

sufi-yang-syahid

Banyak dari para sahabat Nabi saw, yang menjadi tawanan ketika perang melawan musuh Islam, akhirnya di bunuh/ di eksekusi hingga menjadi Syuhada karena tetap berpegang teguh kepada agama ini. Diantaranya Khubaib ibn ‘Adiyy al-Anshari; salah seorang sahabat Rasulullah.

(lebih…)

ziarah kubur Saudi

Kemarin saya menulis status di akun ini tentang hadits shahih yang menjelaskan manfaat dzikir dan tahlil bersama di area kuburan bagi orang mati. Setelah status tersebut diposting, sebagian nitizen yang terpengaruh dengan pemikiran Wahabi, menulis komentar yang berisi gugatan terhadap status tersebut. Status yang saya tulis berangkat dari hadits shahih berikut ini:

(lebih…)

Baca Qur'an

Dalam kitab Tadzkirah al-Auliya, Fariruddin Attar mencatat sebuah kisah menarik tentang kemuliaan hati Imam al-A’dham, Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit (699-767 M) rahimahu Allah. Diceritakan:

(lebih…)

Bid'ah doa Khatam Qur'an dlm sholat tarawih di Masjidil Haram

Di antara perkara yang TIDAK PERNAH DILAKUKAN Rosululloh SAW adalah : ACARA BERDOA DALAM RANGKA KHATAMAN ALQUR’AN.

(lebih…)

Habib Umar bin Hafiz

Sekalipun kebenaran ada pada pihaknya, -tidak ada yang meragukan itu- Rasul s.a.w. tidak pernah menyampaikan kebenaran itu dengan menyakiti perasaan orang yang diajaknya atau diajarnya. Ini yang mestinya diteladani bagi para pendakwah atau setidaknya penyampai “kebenaran”. Benar sudah pasti, tapi tak ada kata-kata kotor menyertai, tak juga ada kemarahan yang mengikuti, ” ngotot” bukan gaya Nabi, menyindir pun selalu Nabi s.a.w. jauhi, tak satupun tersakiti dari makhluk mulia ini. Buktinya;

(lebih…)

AZiarah Kubur

Dulu ada yang nanya ke aku : Bagaimanakah hukumnya mengKHUSUSkan hari jum’at untuk acara ZIARAH KUBUR?

(lebih…)

ZIARAH KUBUR WAHABI

Pernah suatu hari, hujan tidak juga kunjung turun, tepatnya di masa Imam Malik Bin Dinar (w :123 H) -rohimahullohu Ta’aala-. Lantas murid Sahabat Anas bin Malik -rodliyallohu ‘anhu- itu keluar ke musholla untuk istisqo’ memohon turunnya hujan bersama Para ‘Ulama Sholihin dan para warga zaman itu, yang di antaranya ada juga Imam Tsabit Al-Bunaniy (w : 123 H) -rohimahullohu Ta’aala-. Namun hujan belum juga turun. Akhirnya para warga pun pulang, hanya Imam Malik dan Imam Tsabit yang masih stand by di tempat sampai malam.

(lebih…)