Archive for the ‘WAHABI – SALAFY HALALKAN SEGALA CARA’ Category

Gunting Fatwa-Halal

Khianat ilmiah secara sengaja, ataukah memang faktor ketidak sengajaan yang terjadi, dan kebetulan semata, telah hilangnya bait-bait, ataupun qoul ulama yang tertera pada beberapa kitab, sebagai contoh berikut ini kitab yang berubah atau berkurang isinya:

(lebih…)

Al-Kalamu fit Tarikh

Fitnah Hanabilah Masa Lalu, what?

Hari ini saya hanya ingin bercerita. Ini sejarah, apakah akan berulang? waAllahu A’lam. Silahkan dinikmati dulu dengan seksama. Ini hanya cerita.

(lebih…)

Iqtidhash Shiratil Mustaqim-Cover

Sungguh Al-Utsaimin telah melakukan Talbis (penipuan terhadap umat). Peringatan Maulid Nabi Saw, Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa merayakan Maulid dengan dasar Cinta
Nabi Saw Adalah bernilai Pahala.

(lebih…)

Syarhus Sunnah Al Muzani Kitab palsu

Kitab ini disandarkan kepada Imam Al-Muzaniy iaitu antara anak murid utama Imam Asy-Syafie. Ia berjudul Syarah As-Sunnah yg membicara beberapa bab akidah.

(lebih…)

Yazid jawaz

Kritik ulama-ulama Ahlus sunnah wal jamaah terhadap para Ustadz & ulama dari Salafy, khususnya Salafy Indonesia, semisal Ust. Yazid Jawaz terhadap penyesatannya kepada umat Islam ahlus sunnah wal jama’ah yakni yg bermadzhab aqidah As’ariyah dalam artikel, ceramah dan buku-bukunya yang tersebar, mendapatkan tanggapan dari kalangan Salafy sendiri hingga mencatut nama ulama-ulama ahlus sunnah sendiri untuk membela Ust. Yazid tsb.

(lebih…)

tafsir-jalalain

Image by: toko.nu.or.id

Saya punya kitab Tafsir Jalalain terbitan Beirut, Libanon. Saya beli di Kaliwungu dulu pada tahun 2011. Salah satu kitab yang menjadi rujukan penting Aswaja. Karangan dua imam; Jalaluddin Al Mahalli dan disempurnakan oleh Jalaluddin As Suyuthi, karenanya disebut tafsir Jalalain, Tafsir –karangannya– dua imam bergelar Jalaluddin.

(lebih…)

al-Azkar

Dalam postingan sebelumnya dengan judul baca : TAHRIF KITAB: ALERGI ZIARAH KUBUR KATA QOBRUN DIGANTI QIBALA, Penulis masih meragukan apakah benar di kitab-kitab tsb kata Ziarah kubur memang di ganti secara sengaja atau tidak, sebelumnya kata Qubur yang ada di kitab tsb di ganti dengan Qobala. Sangat tipis memang, tapi artinya sudah sangat berbeda.

(lebih…)