Archive for the ‘STOP MENUDUH BID’AH !!’ Category

Menunggu Adzan

Beberapa bulan lalu ada kiriman yang isinya daftar kesalahan tata cara shalat Jum’at. Diantaranya kebiasaan makmum di masjid kita, mereka berdiri menunggu selesainya Adzan, baru shalat Sunnah. Menurut ustadz Salafi cara ini salah, mestinya langsung shalat Tahiyat, tidak perlu berdiri.

(lebih…)

Adabul Mufrod

TIDAK bisa dipungkiri bahwa ada sebagian pihak dari umat Islam di masa kontemporer ini yang menolak hadits dhaif secara mutlak, dan menyeru untuk meninggalkannya sajauh-jauhnya. Namun kalau kita melihat pendapat para ulama mu’tabar baik salaf maupun khalaf, hadits dhaif tidak dibuang begitu saja, mereka tetap menggunakannya dalam banyak hal, baik dalam hukum maupun lainnya.

(lebih…)

Menangisi Mayyit atau jenazah

Akibat memahami agama tanpa guru dan hanya bermodalkan tekstual terjemahan hadis, akhirnya suasana duka jadi petaka, Kemarin, salah seorang “Manusia” yang sering dipanggil Ustadz marah-marah saat menghadiri takziah, ia marah bukan karena keluarga menyiapkan makanan,minuman, bukan juga karena ada pengumuman tahlil 3 malam, ia marah karena sanak family (keluarga) menangis saat jenazah dibawa ketempat peristirahatan terakhir (kubur).

(lebih…)

FIRANDA
(Jawaban untuk Ustadz Firanda Andirja, Lc., M.A.)

Oleh: Faris Khoirul Anam, Lc., M.H.I.
(Aswaja NU Center Jawa Timur)

Ustadz Firanda Andirja mengatakan bahwa Akidah Asya’irah (pengikut al-Asy’ari) menyimpang dan sesat. Dia menuding Asya’irah berkeyakinan bahwa al-Qur’an bukan kalamullah. Asya’irah juga dia tuduh sesat karena melakukan takwil.

(lebih…)

SHOLAWAT

Oleh : KH. Muhammad Idrus Ramli

Dalam tulisan sebelumnya telah kami uraikan biografi penyusun shalawat yang populer dengan nama Nariyah, Taziyah dan Tafrijiyah. Tulisan ini akan mengupas makna enam kalimat yang tidak dipahami oleh kaum Wahabi. Kupasan ini sebagai syarah terhadap enam kalimat tersebut, berdasarkan hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Redaksi shalawat tersebut secara lengkap sebagai berikut:

(lebih…)

ihya-ulumuddin

DALAM bidang fiqih, ushul fiqih, aqidah serta ilmu tashawuf kapasitas Imam Al Ghazali tentu tidak ada yang meragukan lagi, disebabkan masyhurnya karya-karya Imam Al Ghazali terhadap bidang ilmu tersebut. Dalam fiqih, Imam Al Ghazali memiliki, Al Basith, Al Wasith, Al Wajiz serta Al Khulashah. Dalam ushul fiqih, Imam Al Ghazali memiliki Al Mustashfa. Dalam bidang aqidah, Imam Al Ghazali memiliki Al Iqtishad fi Al I’tiqad dan beberapa kitab lainnya serta dalam tashawwuf, Al Ghazali memiliki Ihya Ulumiddin dan tentu masih banyak karya-karya Al Ghazali dalam berbagai bidang yang telah disebutkan selain kitab-kitab tersebut.

(lebih…)

kitab-al-quran-bersama-kitab-kitab-hadits-shahih

HADITS, penurut para ahlinya, dibagi menjadi shahih, hasan dan dhaif. Penggunaan hadits shahih dan hasan dalam berhujjah, tentu para ulama sepakat dalam hal ini. Namun, bagaimana penggunaan hadits dhaif sebagai hujjah?

(lebih…)