Archive for the ‘TAFSIR & QOUL ULAMA’ Category

Maulid di Madinah

Maulid Nabi memang tak pernah sepi dari pembicaraan, baik itu dari kalangan yang pro maupun yang kontra, semua itu terjadi akibat dari perbedaan sudut pandang tentang esensi dari Maulid itu sendiri, berbagai argumen terlontar, ada dengan cara yang baik ada juga dengan cara yang buruk, ada yang menggunakan bahasa santun ada juga dengan bahasa yang kasar dan sinis, ada yang menjelaskan secara objektif ada juga yang subjektif, dan lain-lain.

(lebih…)

tahlilan1

Setelah saya sering melakukan diskusi dg beberapa teman yg anti terhadap kegiatan amaliah TAHLILAN, ternyata titik perbedaan atau perselisihannya berawal dari minimnya kemampuan mereka dlm memahami perbedaan antara TAHLILAN, MA’TAM dan NIYAAHAH.

(lebih…)

Tawasul-1

Berikut ini adalah scan kitab-kitab ulama ahlus sunnah, yang membahas tentang bolehnya bertawasul:

(lebih…)

syarah-minhajul-wushuul

Sebelum mengeluakan fatwa, para ulama harus terlebih dahulu mengetahui kaidah yang dapat digunakan untuk menggali hukum amaliah dari dalil yang terperinci. Pengetahuan ini bersumber dari disiplin ilmu klasik, yaitu Ushul al-Fiqh. Tiada fiqh tanpa melalui Ushul al-Fiqh. Kalau ilmu fiqh bicara soal halal-haram, maka ilmu Ushul al-Fiqh bicara proses yang mendasari halal-haram tersebut.

(lebih…)

makam-nab-Muhammad

Hadits ke-1

Abu Said Al-Khudri ra Meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda:
“Barangsiapa Keluar dari Rumahnya dan Menuju Masjid untuk Menunaikan Shalat,
Kemudian Membaca Doa berikut:

(lebih…)

tarjuman-al-mustafid

Pic by: islamnusantara.web.id

Salah satu warisan intelektual Islam di Nusantara pra-modernisme yang perlu mendapat apresiasi secara memadahi adalah dalam bidang penulisan tafsir al-Qur’an. Tercatat kitab Tarjuman al-Mustafid karya seorang ulama besar di abad ke-17 bernama Syaikh Abdur Rouf al-Sinkili (1615-1694), dipandang sebagai kitab tafsir yang pertama secara lengkap menafsirkan 30 juz dan yang sampai kepada kita. Rujukan utama penulisan kitab tersebut adalah Tafsir al-Jalalayn karya dua Jalal (Jalaludin al-Suyuthi dan Jalaludin al-Mahhli), disamping Tafsir al-Khazin karya Imam al-Baidawy.

(lebih…)

as-shawaiq-al-muhriqah-li-al-awham-al-kadzibah-fi-bayan-hal-al-balut-wa-ar-raddu-ala-man-harramah

Kitab yang ditulis oleh Syekh Muhammad Mukhtar bin Atharid al-Bughri al-Batawi al-Jawi ini barangkali menjadi satu-satunya risalah yang secara khusus fokus membeberkan argumentasi yang menguatkan status halal memakan belut. Tidak hanya di level lokal, Indonesia, tetapi juga internasional.

(lebih…)